GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Festival Rujak Otek Sumberwuluh, Ini Pesan Wakil Bupati Lumajang Demi Lestarinya Budaya dan Kearifan Lokal

Kabupaten Lumajang yang terletak di kaki Gunung Semeru, memiliki 21 kecamatan dan 205 desa/kelurahan dengan berbagai budaya dan kearifan lokal yang berbeda-beda
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 28 Agustus 2023 - 10:20 WIB
Festival rujak otek sumberwuluh lumajang
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com – Kabupaten Lumajang yang terletak di kaki Gunung Semeru (3.676 Mdpl), memiliki 21 kecamatan dan 205 desa/kelurahan dengan berbagai budaya dan kearifan lokal yang berbeda-beda.

Agar aneka budaya dan kearifan lokal tersebut tidak luntur atau punah, Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati , berharap kepada masyarakat agar terus melestarikan kearifan lokal yang ada di setiap daerahnya masing-masing, salah satunya gelaran Festival Rujak Otek yang ada di Desa Sumberwuluh, yang digelar di Lapangan Kamar Kajang, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Minggu (27/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ingin, pelestarian budaya ini dilakukan setiap tahun sebagai event, karena ini penting, supaya tidak punah," ungkap Bunda Indah panggilan akrab Wakil Bupati Lumajang, saat membuka Festival Rujak Otek.

Bunda Indah menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah akan mendukung semua kebudayaan yang ada di Kabupaten Lumajang. Menurutnya hal itu penting dilakukan supaya di setiap desa maupun kecamatan bisa memiliki icon yang unik dan khas sesuai kebudayaan yang ada di wilayahnya masing-masing, sehingga dapat menarik wisatawan serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Kita (Pemkab Lumajang) terus support setiap kebudayaan supaya bisa sama-sama melestarikan budaya," ujarnya.

Selain itu, Bunda Indah juga mengapresiasi atas gelaran Festival Rujak Otek tersebut, karena antusias yang datang tidak hanya dari warga lokal saja namun terdapat wisatawan mancanegara yang hadir untuk menikmati rujak otek dan pagelaran seni yang diselenggarakan.

Sementara, Kepala Desa Sumberwuluh, Sulhan mengatakan bahwa Festival Rujak Otek merupakan salah satu agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah dan masyarakat Desa Sumberwuluh. Sulhan juga mengatakan, festival tersebut sempat tidak diadakan beberapa tahun kemarin karena diterjang wabah Covid-19 dan bencana Gunung Semeru.

Namun tahun ini diadakan kembali sebagai bentuk melestarikan kearifan lokal dibidang kuliner Desa Sumberwuluh dan juga untuk mengenalkan kepada generasi muda supaya budaya di Desa Sumberwuluh tidak hilang.

"Kegiatan ini untuk mengingatkan kepada anak cucu kita bahwa Rujak Otek di Desa Sumberwuluh tetap ada. Ini juga menjadi momen mambangkitkan perekonomian warga yang sempat terpuruk akibat pandemi dan erupsi," ujarnya.

Sulhan menjelaskan bahwa tujuan diadakannya festival tersebut juga untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar. Ia berharap di setiap tahunnya Festival Rujak Otek terus diadakan dan semakin meriah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tiga tahun yang lalu, jumlah pedagang rujak yang mengikuti festival lebih dari 80 orang. Tapi tahun ini hanya 26 orang saja, karena sebagian penjual kini telah bermukim di tempat relokasi. Namun masyarakat jangan khawatir, karena 1.500 porsi rujak otek, hari ini kita sediakan secara gratis untuk masyarakat yang hadir,” terangnya.

“Semoga tahun-tahun berikutnya bertambah semarak sehingga Festival Rujak Otek akan tetap dipertahankan dan diadakan di Desa Sumberwuluh," pungkasnya. (wso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Duduk Perkara Vicky Prasetyo Diduga Nipu Rp700 Juta, Ternyata untuk Modal Pilkada dan Ajak Suami Korban Jadi Cawabup Bandung Barat

Vicky Prasetyo dituding melakukan penipuan terhadap seorang perempuan bernama Nunun Lusida. Ia juga menjanjikan suami korban maju jadi cawabup Bandung Barat.
Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Peringatan Keras Pramono, Larang Ormas Razia Rumah Makan Selama Ramadhan

Pemerintah Provinsi DKI berikan peringatan keras terhadap organisasi kemasyarakatan (ormas) di Jakarta selama bulan Ramadhan.
Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Sambut Lebaran, Koleksi Hampers Cantik Berisi Cookies dan Bolen Laris Manis

Menjelang hari raya Idul Fitri yang penuh kemenangan, tradisi berbagi kebahagiaan melalui hantaran atau hampers kembali menjadi tren yang dinanti.
Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Jelang Ramadhan, Warga Jember Demo Tuntut Toko Miras Ditutup

Menjelang Ramadan, gelombang tuntutan muncul di Kabupaten Jember. Warga mendesak penutupan toko penjual minuman beralkohol yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Apakah Penggunaan Obat Aman Saat Berpuasa, RSUD Sulbar Beri Edukasi

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang tata cara penggunaan obat yang tepat selama menjalankan ibadah puasa.
Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Lando Norris Lontarkan Sindirin Tajam untuk Max Verstappen yang Sebut Mobil F1 2026 Seperti Formula E: Pensiun Saja!

Komentar pedas Max Verstappen tentang mobil F1 2026 langsung mendapat respons dari juara bertahan Formula 1, Lando Norris, yang memilih untuk tak tinggal diam.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Awal Mula Rumah Jokowi Disebut Tembok Ratapan Solo, Ini Fakta Unik di Baliknya hingga Tanggapan Orang Terdekat

Di bagian depan rumah memang tertera tulisan Gg Kutai Utara No. 1 yang selama ini dikenal sebagai kediaman Jokowi bersama keluarga.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 Seri Bogor: Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata, Megawati Hangestri Libur

Jadwal Proliga 2026 seri Bogor, yang akan diramaikan oleh sejumlah laga seru termasuk penentu nasib Bandung BJB Tandamata dan Megawati Hangestri bersama skuad Pertamina Enduro tak akan main.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT