GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Bullying Oknum Guru SMKN 1 Pacitan Kepada Seorang Siswi Berujung Damai, Namun Sanksi Mengejar

Beberapa waktu yang lalu, masyarakat dikejutkan dengan peristiwa aksi bullying atau perundungan terhadap siswi di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Pacitan.
Kamis, 31 Agustus 2023 - 14:00 WIB
Proses Damai Antara Oknum Guru SMKN 1 Pacitan dengan Seorang Siswa
Sumber :
  • Agus Wibowo

Pacitan, Jawa Timur - Beberapa waktu yang lalu, masyarakat dikejutkan dengan peristiwa aksi bullying atau perundungan terhadap siswi di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan Kota Pacitan.

Aksi bullying tersebut diduga dilakukan oleh oknum guru perempuan dengan mengutarakan kata-kata yang kurang terpuji pada Senin (28/8/2023) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menyikapi kasus Perundungan/Bullying tersebut, UPT SMKN 1 Pacitan telah melakukan mediasi kedua belah pihak yang dihadiri oleh orangtua korban dan guru pelaku serta unit PPA Polres Pacitan dan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kepala Sekolah SMKN 1 Pacitan Joko Supriyadi menjelaskan bahwa peristiwa bullying atau perundungan tersebut dilakukan oleh salah satu guru kepada dua siswanya di ruangan laboratorium sekolah. Oknum guru itu melontarkan kata kata yang tak seharusnya diucapkan dan meminta puluhan siswa lainnya untuk menyaksikan.

"Kami sudah memanggil berbagai pihak orangtua, korban serta oknum guru yang bersangkutan dan Unit Perlindungan Anak Polres Pacitan untuk mediasi di sekolah”. Jelasnya.

Dalam mediasi tersebut disepakati  hasil bahwa kedua belah pihak sudah berdamai dengan membuat Surat Kesepakatan Bersama (KSB). Kesepakatan yang telah di tanda tangani kedua pihak tersebut berisi bahwa kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

Pihak dari guru bertanggungjawab memulihkan psikologi siswa hingga dinyatakan baik serta tidak akan mengulanginya perbuatannya. Orang tua korban juga bersepakat untuk tidak melanjutkan masalah tersebut ke ranah hukum.

Kepala Sekolah SMKN 1 Pacitan menghimbau kepada seluruh tenaga pendidik untuk selalu menjaga keharmonisan lembaga. Berhati hati dalam bersikap atau interaksi. Mengedapankan saling menghormati dan tidak menyakiti orang lain.

Selain itu, para orang tua harus ekstra dalam melakukan pengawasan terhadap anaknya. Agar lebih memperhatikan tingkah laku anaknya. Memberikan pemahaman  budi pekerti sejak dini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kasus ini menjadi pelajaran bagi kami seluruh guru dan juga orang tua. Diharapkan lebih memberikan pemahaman sejak dini terhadap anak terkait perilaku," tambahnya.

Di kesempatan ini Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Pacitan, Indiyah Nurhayati, Mpd menegaskan guru yang bersangkutan sudah dalam proses pembinaan. Namun bilamana dalam pembinaan itu tidak menunjukan etikad menjadi baik, maka guru tersebut akan menerima sanksi tegas hingga berakibat pemecatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Pascal Struijk Akhirnya Mau Bela Timnas Indonesia? Bek Liga Inggris Itu Beri Reaksi Tak Terduga Soal Piala Dunia Bareng Garuda: Tentu Saja!

Nama Pascal Struijk jadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Indonesia. Bek Leeds United itu memunculkan spekulasi baru setelah berikan respons.
Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Fenomena Judol di Indonesia Masuk Fase Mengkhawatirkan, Puan: Ini Alarm Sosial

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti data dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bahwa hampir 200 ribu anak Indonesia terpapar judi online (judol).
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran di 3 Wilayah Jakarta-Tangsel, 18 Orang Diamankan dan Air Keras Disita

Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan tawuran di Cakung, Koja, dan Tangsel. Sebanyak 18 orang diamankan, celurit hingga air keras disita.
Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Meski Gagal Lolos Piala Dunia, Timnas Indonesia U-17 Dapat Pujian Tinggi Media Vietnam: Mereka Pernah Cetak Sejarah di ASEAN

Timnas Indonesia U-17 memang gagal di Piala Asia U-17 2026. Namun, hasil tersebut tidak membuat kiprah Garuda Asia kehilangan apresiasi dari media luar negeri.
Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Diikuti 19.765 Ribu Karya, Gubernur Khofifah Tegaskan EJIES 2026 Pusat Inovasi Pendidikan Jawa Timur

Gubernur Khofifah hadiri Malam Penganugerahan Karya Inovasi Pendidikan Terbaik East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026.
KPK Tindaklanjuti Laporan AMI Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans di Bekasi

KPK Tindaklanjuti Laporan AMI Soal Dugaan Korupsi Pengadaan Ambulans di Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menindaklanjuti laporan Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) terkait dugaan korupsi pengadaan ambulans dan mobil jenazah

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT