GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ini Kata Komnas Perlindungan Anak Terkait Hasil MRI Kasus Siswi Dicolok Tusuk Bakso

Dugaan perundungan, dalam kasus pencolokan mata dengan tusuk bakso yang menimpa SA (7), siswi kelas 2 SDN 263, di Menganti, Gresik, masih menyimpan kejanggalan
Jumat, 22 September 2023 - 13:44 WIB
Press Release Satreskrim Polres Gresik
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Dugaan perundungan, dalam kasus pencolokan mata dengan tusuk bakso yang menimpa SA (7), siswi kelas 2 SDN 263, di Wilayah Kecamatan Menganti, Gresik, masih menyimpan kejanggalan. Hal itu dikatakan oleh Ketua Komnas Perlindungan Anak Jawa Timur, Febri Kurniawan Pikulun, setelah menghadiri giat jumpa pers dengan dokter spesialis mata RSUD Ibnu Sina, dr Bambang Tuharianto Sp. M di ruang rapat Mapolres Gresik, Kamis (21/9).

“Saya masih ingin menggali lagi data-datanya. Karena dokter (Bambang Tuharianto -red) tersebut hanya menyatakan tidak terjadi luka, tidak terjadi pendarahan, dan tidak terjadi kekerasan. Hanya penurunan penglihatan saja," kata Febri kepada awak media.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan dari hasil pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) yang disampaikan pihak rumah sakit Ibnu Sina Gresik, pihaknya masih menanyakan akan penyebab terjadinya penurunan penglihatan yang dialami korban SA.

"Apa yang menyebabkan terjadinya penurunan dalam penglihatan tersebut? Apa hubungannya dengan cek psikologi anak tersebut? Ini kan tidak boleh dipisahkan. Harus ada cek dari kedokteran, kedokteran mata terutama, dan spesialis psikologi,” lanjutnya.

Seperti dikabarkan sebelumnya, dr Bambang Tuharianto Sp M dalam jumpa pers di Mapolres Gresik mengatakan, bahwa korban SA memang mengalami penurunan penglihatan pada bagian mata kanan. Namun, pihaknya belum bisa memastikan penyebabnya. 

“Memang terjadi penurunan di mata kanan, tetapi kita tidak bisa mengatakan ini keluhan. Apakah penurunan ini karena peristiwa itu? Atau bagaimana? Jadi, tidak bisa ditarik kesimpulan apa pun,” ungkapnya.

Dikatakan dr Bambang, dari hasil pemeriksaan MRI, tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan. Pihaknya juga belum bisa memastikan hingga kapan sembuhnya mata korban. 

“Memang terjadi penurunan. Fungsinya turun banget, bisa permanen, bisa juga membaik. Makanya ini belum finish, akan diberikan vitamin-vitamin untuk membangkitkan fungsi penglihatan," tutur dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan terkait hasil Labfor Polda Jatim untuk pemeriksaan Digital Video Recorder (DVR), tidak ditemukan hasil rekaman tepat pada kejadian berlangsung. 

“CCTV itu aktif terakhir 1 Juli 2023. Sehingga tidak nyala. Tanggal 18 Agustus, baru dinyalakan. Nah, sejak tanggal 1 Juli-18 Agustus 2022, tidak bisa merekam situasi. Ini dikuatkan data logfile tidak ada,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Polda Jabar Ringkus 13 Perusuh May Day di Bandung, Sita Molotov hingga Atribut Kelompok Tertentu

Sebanyak 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat terkait aksi anarkis yang mewarnai peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Tamansari, Bandung, awal Mei 2026. 
Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Ibu-ibu Pedagang Pasar Teriak Gubernur Malut 2 Periode, Respons Bijak Sherly Tjoanda: Satu Selesai Dulu

Saat kunjungan kerja ke Pasar Galala, Sofifi beberapa waktu lalu, ibu-ibu para pedagang kompak meneriakkan dua periode Gubernur Malut kepada Sherly Tjoanda.
Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Sport Terpopuler: Omongan Khabib soal Chimaev Terbukti, Reaksi Kapten Red Sparks soal Megawati Hangestri, Hyundai Hillstate Dapat Jackpot

Dunia olahraga kembali dipenuhi kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai soal Khamzat Chimaev hingga Megawati Hangestri. Berikut rangkumannya.
Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Al Nassr vs Al Hilal 1-1: Ronaldo Dibuat Tak Habis Pikir dengan Gol Bunuh Diri Bento di 10 Detik Terakhir Injury Time

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan harus menahan euforia kemenangan mereka atas Al Hilal usai Al Nassr dipaksa bermain imbang dalam laga sengit dan penuh drama.
Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Polrestabes Semarang Minta Mahasiswi Diduga Korban Pelecehan Oknum Dosen UIN Walisongo Segera Melapor

Aparat kepolisian dari Polrestabes Semarang kini tengah menunggu laporan resmi dari mahasiswi yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta

Trending

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT