Nasib Pilu Ida Susanti, Akhirnya Gugat Suaminya yang Ternyata Perempuan, Laporannya Tak Pernah Digubris Polda Jatim
- Sandi Irwanto/tvOne
Surabaya, tvOnenews.com - Nasib pilu seorang perempuanĀ di SurabayaĀ bernama Ida Susanti dikisahkan di media sosial hingga akhirnya viral.
Pengakuannya yang suaminya ternyata seorang perempuan tulen, adik dari pengusaha ternama menuai simpati dariĀ banyak pihak.
Apalagi, gugatannya kepada suami palsunya kepada petugas penegakĀ hukum tidak digubris, hingga membuat hatinya hancur.
Ida Susanti,Ā perempuan asal Surabaya tersebut kini menjadi perhatian publik. Bagaimana tidak, ternyata perempuan berusia 58 tahun ini mengaku pernah dinikahi seseorang bernama Nardinata Marshioni Suhaimi alias Nera Maria Suhaimi Joseph, yang ternyata diketahui berjenis kelamin perempuan juga.

Perempuan yang kini tinggal di kawasan Jalan Dharmahusada Indah SurabayaĀ ini menyebutkan, dirinya sempat bertahan dua tahunĀ dengan menutupi perkawinan dengan Nardinata, dengan sejumlah alasan yang disepakti keduanya.
Namun,Ā Ida Susanti tidak tahan lagi karena Nardinata sering memukulinyaĀ dan mengancam membunuhnya.
āSetiap kali bertemu dengan dia, aku sering dihajar, dipukuli, aku gak bisa melawan karena tubuhnya besar.Ā Tak hanya menganiaya aku, tapi Nardianata ini juga mengancam akan membunuh aku. Aku sudah tidak tahan lagi,ā ungkapnya kepada awak media di sebuah kedai di kawasan Dharmahusada Surabaya.
Akhirnya,Ā di tahun kedua hubungannya dengan Nardinata, Ida melaporkan kasus penipuan hingga kekerasan seksual tersebutĀ ke Mapolda Jawa Timur. Namun, IdaĀ merasaĀ perjuangannya untuk mendapatkan keadilan tidakĀ digubris penegak hukum.
āSaya harus bolak-balik ke Polda Jatim. Bahkan, saya melaporkan dia untuk kedua kalinya juga tidak ada kelanjutannya dari petugas penegak hukum. Sungguh aku capek sekali waktu itu. Setiap menanyakan perkara yang sudah saya laporkan kepada petugas, namun jawabannya gak jelas, aku kecewa sekali,ā ujarnya.
Ida Susanti pun kemudian menggugan Nardinata secara perdata di Pengadilan Negeri Surabaya, berkaitan dengan kepemilikan rumah di kawasan Pakuwon City.
āRumah itu memang yang membelikan Nardinata, namun surat sertifikatnya sudah atas nama saya. Dia pernah meminta sertifikat ituĀ katanya untuk dijual, namun aku tolak. Pertengkaran pun kembali terjadi. Herannya beberapa saat kemudianĀ Ā saya tahu rumah itu sudah berganti atas nama dia,ā keluhnya.
Load more