News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Pertama Pemadaman Karhutla Gunung Lawu di Ngawi, Terkendala Cuaca

Upaya pemadaman hutan lindung Gunung Lawu di sisi utara Kabupaten Ngawi di hari kelima akhirnya menggunakan metode water bombing dengan helikopter
Rabu, 4 Oktober 2023 - 09:14 WIB
hari pertama pemadaman Karhutla Gunung Lawu terkendala cuaca
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Ngawi, tvOnenews.com - Upaya pemadaman hutan lindung Gunung Lawu di sisi utara Kabupaten Ngawi di hari kelima akhirnya menggunakan metode water bombing dengan helikopter, Selasa (3/10) pukul 16.30 WIB.

Namun demikian Maxus Baihaki (40) tehnisi dan operator water bombing dengan helikopter mengaku, upaya pemadaman di hari pertama ini dirasa kurang maksimal akibat terkendala cuaca dan visibility (jarak pandang). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk sorti ini kendala kita adalah jam operasional helikopter karena sunset kita closenya pukul 17.29 WIB,” ucapnya. 

Maxus menjelaskan terkait proses pemadaman water bombing di hari pertama yang tidak sesuai dengan rencana awal, yakni di lokasi titik api skala besar di hutan Desa Karanggupito RPH Campurejo masuk Kecamatan Kendal Ngawi, dan dialihkan di hutan Wukir Bayi di Desa Girimulyo, Kecamatan Jogorogo, Ngawi karena cuaca. 

“Kenapa kita tidak menyiramnya di titik api yang besar ini karena visibilty yang sangat minim akhirnya kita putuskan untuk memboming di daerah atas karena masih save dan kondisi angin juga aman untuk melakukan operasi ini,” imbuhnya. 

Lanjut Maxus, yang dimaksud visibility ini adalah kondisi angin kencang, kemudian kabut atau asap tebal yang menutupi jarak pandang pilot untuk operasional. Sehingga faktor tersebut ditambah jam operasional terbatas kita yang hanya bisa melakukan penyiraman sebanyak tiga kali saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sesuai rencana water bombing kembali dilakukan hari ini (Rabu pagi) dan diharapkan cuaca dan visibiltynya aman, sehingga operional pelaksanaanya besok bisa berjalan lancar. 

Sementara itu, perubahan juga terjadi pada lokasi pengambilan air. Dimana rencana awal pengambilan air dari Telaga Sarangan di Magetan diganti lokasi di kolam renang Sengon hills yang ada di Jogorogo yang hanya berjarak 3 kilometer saja dari titik kebakaran. (men/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Kantor Imigrasi Bekasi melayangkan imbauan penting bagi masyarakat yang telah mengajukan permohonan paspor.
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan Paling Utama Sebelum Adzan Subuh: Pesan Syekh Ali Jaber tentang Istighfar di Waktu Sahur

Amalan paling utama sebelum adzan subuh, pesan Syekh Ali Jaber tentang istighfar di waktu sahur.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT