GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lahan Hutan Pinus Milik Perhutani di Lumajang Terbakar

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan hutan produksi milik Perhutani di Kabupaten Lumajang.
Rabu, 18 Oktober 2023 - 20:55 WIB
Lahan Hutan Pinus Milik Perhutani di Lumajang Terbakar
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan hutan produksi milik Perhutani di Kabupaten Lumajang. Kali ini, insiden karhutla melanda kawasan hutan petak 3-G1, RPH Sumberurip, BKPH Pasirian Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Rabu (18/10). 

Asper BKPH Pasirian, Eko Tunggal Wahyudiyono menyatakan bahwa titik api pertama kali terpantau muncul sekitar pukul 10.00 Wib, dari lokasi tebangan kayu pinus,di blok Leker Desa Sumbermujur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tadi pagi dapat laporan muncul asap di blok leker. Selanjutnya bersama para mandor dan matri, kami mencoba cek langsung ke lokasi dan mendapati kawasan tebangan kayu pinus di lokasi sudah terbakar hebat,” kata Eko kepada tvOnenews.com.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, petugas perhutani berusaha memadamkan api yang terus membakar tanaman serasa kering, serta batang kayu pinus yang sudah kering dan lapuk, serta ratusan batang kayu pinus sisa tebangan.

“Hembusan angin yang kencang juga sangat menyulitkan upaya pemadaman. Kami terus berupaya memadamkan api dengan cara gepyok dan menyiramnya dengan tanah. Sementara petugas lainnya berusaha membuat sekat bakar, agar api tdak terus menjalar,” terang Eko.

“Meskipun cukup sulit untuk memadamkan total karena kayu pinus ini memang mudah terbakar, namun sedikit demi sedikit, kami bisa memadamkan api dan hanya menyisakan bara saja. Pemadaman secara total sulit kami lakukan karena faktor perlengkapan dan cuaca panas di lokasi,” imbuhnya.

Terkait insiden kebakaran hutan ini, Eko menduga kuat ada pihak yang tidak bertanggung jawab sengaja melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Sebab, di lokasi sudah tidak ada tegakan kayu pinus lagi. Selain sisa kebakaran tahun 2015 silam yang sudah lapuk dan kering.

“Memang disini dulu sempat terjadi kebakaran tahun 2015 silam, jadi di lokasi masih banyak sisa batang kayu pinus yang kering dan lapuk, serta ratusan batang kayu pinus tebangan yang belum sempat diangkut. Dugaan kami, ini memang sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuka lahan,” terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga menjelang petang, sejumlah petugas masih disiagakan di lokasi untuk melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya titik api baru, di samping terus membuat sekat bakar agar kebakaran tidak semakin meluas.

“Untuk luasan yang terdampak kebakaran perkiraan 1,5 hektar. Ini kami masih siaga di lokasi, mudah-mudahan sisa bara juga segera padam agar tidak muncul titik api baru, mengingat semua tanaman di sekitar  blok Leker ini sudah kering dan mudah terbakar,” pungkasnya. (wso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Pengakuan Wanita Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya: Namanya Orang Mabuk, Saya Enggak Sadar

Kelanjutan kasus kecelakaan maut yang terjadi di kawasan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, menemui titik terang. 
Link Nonton New Recruit 4 Episode 1 Sub Indo, Park Min-seok Naik Pangkat dan Hadapi Ancaman Sabotase

Link Nonton New Recruit 4 Episode 1 Sub Indo, Park Min-seok Naik Pangkat dan Hadapi Ancaman Sabotase

Link nonton dan spoiler New Recruit 4 episode 1 sub Indo. Park Min-seok naik pangkat dan menghadapi rekrut misterius serta ancaman sabotase di Unit Shinhwa.
Kementerian Lingkungan Hidup Selidiki 11 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutlah

Kementerian Lingkungan Hidup Selidiki 11 Perusahaan Terindikasi Terkait Karhutlah

Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyelidiki 11 perusahaan di Kalimantan Selatan (Kalsel) yang terindikasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) di provinsi itu berdasarkan pemantauan titik panas atau hotspot dari citra satelit yang masuk dengan wilayah konsesi.
Dihadirkan di Praperadilan Febrie, Mantan Ketua PPATK Sebut TPPU Tak Harus Tunggu Pidana Asal

Dihadirkan di Praperadilan Febrie, Mantan Ketua PPATK Sebut TPPU Tak Harus Tunggu Pidana Asal

Eks Ketua PPATK Yunus Husein dihadirkan dalam sidang praperadilan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Ia memberikan penjelasan bahwa pengusutan TPPU tidak tidak perlu menunggu tindak pidana asal (TPA).
Awas, Mesum di Tempat Umum, Sejoli dan Penyebar Video Terancam Hukuman Pidana

Awas, Mesum di Tempat Umum, Sejoli dan Penyebar Video Terancam Hukuman Pidana

Jagat media sosial kembali digegerkan oleh beredarnya rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi tidak terpuji pasangan sejoli di ruang publik. Mesum di ...-
Polisi Gelar Rekonstruksi Pencurian Disertai Pembunuhan Ojol di Tangerang, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Polisi Gelar Rekonstruksi Pencurian Disertai Pembunuhan Ojol di Tangerang, Pelaku Peragakan 23 Adegan

Tim Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pencurian disertai kekerasan (Curat) dan pembunuhan terhadap pengemudi ojek online (Ojol)

Trending

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Bukan Diblokir, Polda Metro Jaya Ungkap Status Dana Rp80,9 Juta di Rekening AMPB Supriyono

Polisi menegaskan tindakan yang dilakukan penyelidik Ditreskrimsus bukan pemblokiran rekening, melainkan permohonan penundaan transaksi terkait penyelidikan dugaan penghimpunan dana yang dikaitkan dengan kegiatan AMPB.
Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Video Viral Kasir Minimarket 7 Menit Terus Dicari, Benarkah Ada? Ini Bedanya dengan “Yank Uwes Yank Part 2”

Pencarian video viral kasir Minimarket 7 menit terus ramai. Simak fakta, pola penyebaran link, serta perbandingannya dengan isu “Yank Uwes Yank Part 2”.
Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Viral Lylia dan Link Video 7 Menit "Kasir Minimarket" di X-Telegram, Fakta Terbarunya Ternyata Begini

Nama Lylia ramai dikaitkan dengan video viral kasir minimarket berdurasi 7 menit di TikTok, X, dan Telegram. Simak fakta terbaru dan risiko link palsu.
Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Pasar Bintara Terbakar, Puluhan Kios dan Lapak Pedagang Ludes Dilahap Api

Peristiwa kebakaran hebat terjadi di area kawasan Pasar Bintara, Kota Bekasi, tepatnya di depan Stasiun Cakung pada Minggu (24/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Viral Calon Mahasiswi Kedokteran Unhan Mundur Usai Dilarang Pakai Hijab, Kemhan Klarifikasi

Klarifikasi tersebut sebagai respons berita viral terkait calon mahasiswa kedokteran Unhan yang mengundurkan diri setelah adanya larangan penggunaan hijab.
Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Kebakaran Melanda Pasar Bintara Bekasi, Suami Pedagang Sedih Lapak dan Dagangan Hangus Dilahap Si Jago Merah

Suami pedagang perabot & seragam sekolah di Pasar Bintara, Kota Bekasi, Mulyanto sedih puluhan lapak dan kios termasuk milik sang istri ludes akibat kebakaran.
Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Polisi Temukan Bukti 35 Korek Api, Bensin hingga Bibit Sawit, Hutan di Kalimantan Sengaja Dibakar?

Penyidik juga akan memeriksa transaksi keuangan para tersangka untuk melacak sumber dana yang digunakan dalam kegiatan pembukaan lahan di kalimantan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT