News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Jokowi Resmikan Tower RS Islam A Yani Surabaya 

Setelah menghadiri apel Hari Santri di Tugu Pahlawan Surabaya, Presiden Jokowi melanjutkan kunjungan kerjanya dengan meresmikan Tower RSI di Jalan Ahmad Yani
Minggu, 22 Oktober 2023 - 15:45 WIB
Peresmian RSI A Yani Surabaya
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Setelah menghadiri apel Hari Santri di Tugu Pahlawan Surabaya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan kunjungan kerjanya dengan meresmikan Tower Rumah Sakit Islam (RSI) di Jalan Ahmad Yani Surabaya, Minggu, (22/10). 

Tak hanya meresmikan gedung baru setinggi 13 lantai tersebut, Jokowi juga menandatangani prasasti dan meninjau fasilitas di rumah sakit milik Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis), khususnya layanan BPJS Kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulillah hari ini kita resmikan tower Rumah Sakit Islam Surabaya A Yani sebagai persembahan *living monument* dalam memperingati satu abad NU," terang Jokowi.

RSI A. Yani Surabaya ini akan meningkatkan fasilitas dan memberikan pelayanan pada semua kalangan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang nyaman dan terjangkau.

"Keberadaan tower dengan fasilitas dan peralatan modern juga sekaligus menandai transformasi Rumah Sakit Islam A Yani Surabaya menjadi rumah sakit modern yang dan nyaman dan terpercaya," imbuhnya.

Peresmian rumah sakit ini juga untuk meningkatkan kapasitas dan layanan serta menjadi rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA), khususnya untuk mahasiswa kedokteran dan perawat.

"Saya berharap RSI A.Yani ini dapat menjadi pusat pelatihan dan pengembangan kesehatan dan pendidikan di lingkup Nahdlatul Ulama dan mencetak tenaga kesehatan yang terampil dan profesional," tukasnya.

Sementara itu, Direktur RSI Surabaya Ahmad Yani, dr Dodo Anondo menegaskan, Jokowi memang sangat konsen dengan pasien BPJS kesehatan. Dia ingin rumah sakit memberikan layanan bagi pasien BPJS kesehatan dengan standar yang sama dengan pasien umum lainnya.

"Kami harus tunjukkan bahwa kami juga membantu pemerintah dalam memberikan layanan bagi pasien BPJS kesehatan ini. Tidak ada yang kami beda-bedakan dengan pasien lainnya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, dr Dodo mengatakan bahwa RSI Surabaya Ahmad Yani, melebihi standar kelas rawat inap standar (KRIS) yang ditetapkan pemerintah untuk pasien BPJS kesehatan.

"Standar KRIS itu 40 persen dari total tempat tidur untuk pasien BPJS kesehatan. Padahal kita melebihi ada sekitar 78 tempat tidur di graha 1 dan 25 tempat tidur di satu lantai kami siapkan di tower RSI. Jadi kami juga tidak membeda-bedakan itu," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Man City Mulai Ancang-ancang Antisipasi Kepergian Pep Guardiola, Eks Pelatih Real Madrid Masuk Kandidat Utama

Man City Mulai Ancang-ancang Antisipasi Kepergian Pep Guardiola, Eks Pelatih Real Madrid Masuk Kandidat Utama

Rumor kepergian Pep Guardiola kian menguat. Manchester City disebut menyiapkan Xabi Alonso, Enzo Maresca, hingga Cesc Fabregas sebagai calon pelatih baru musim depan.
DPR Nilai Kinerja Menpar 50: Anggaran Habis di Seminar Internal

DPR Nilai Kinerja Menpar 50: Anggaran Habis di Seminar Internal

Kebijakan pariwisata, oleh DPR, dinilai belum mampu menjadi mesin penggerak ekonomi hingga ke pelaku wisata di tingkat bawah.
Daftar Tujuan Cristiano Ronaldo Jika Hengkang dari Al Nassr, MU Termasuk?

Daftar Tujuan Cristiano Ronaldo Jika Hengkang dari Al Nassr, MU Termasuk?

Cristiano Ronaldo dikabarkan ingin hengkang dari Al-Nassr usai tak puas dengan manajemen klub. Klausul Rp860 miliar membuka peluang CR7 kembali ke Eropa atau hijrah ke MLS.
KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

KPK OTT Kantor Bea Cukai Kemenkeu Jakarta

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta, Rabu (4/2/2026). OTT ini dilakukan di kantor Bea Cukai Kemenkeu, Jakarta.
Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Dokter Oky Lapor Polisi Usai Alami Teror hingga Ancaman dalam Karangan Bunga

Polda Metro Jaya tengah mengusut kasus dugaan teror terhadap dokter Oky yang mengaku menirima kiriman karangan bunga bermuatan fitnah dan pencemaran nama baik.
Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Menpar Widi Kena Sentil Lagi Gara-gara Jawab Pertanyaan DPR Lewat Medsos

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay menyentil Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana yang dinilai menjawab pertanyaan lewat medsos.

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Dikunjungi John Herdman di Sesi Latihan Sassuolo, Jay Idzes Terima Kabar soal Nasibnya dari Media Italia

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampaknya menerima kabar soal nasibnya dari media Italia. Di sisi lain, dia menerima kunjungan dari pelatih John Herdman.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis Pakai Bahasa Bajawa, Anak Kelas IV SD di NTT yang Bunuh Diri di Pohon Cengkeh Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu Minta Sang Ibu Tak Mencarinya

Ditulis pakai bahasa Bajawa, anak kelas IV SD di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berpesan agar sang ibu untuk tak mencarinya.
Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Tolak Penggusuran Pasar Sambas Medan, Pedagang Sebut Pemko Medan Matikan Rezeki Rakyat Kecil

Puluhan pedagang Pasar Sambas berunjuk rasa menolak penggusuran lahan di Pasar Sambas, Kota Medan, yang akan dieksekusi juru sita Pengadilan Negeri (PN) Medan,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT