News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apes, Remaja Pencari Rumput Jadi Korban Penganiayaan dan Pengeroyokan Warga di Lumajang

Nasib apes menimpa remaja pencari rumput asal Dusun Darungan, Desa Jatiroto Lor, Jember. AR yang masih berusia 16 tahun, hanya bisa tertunduk meratapi nasibnya.
Selasa, 24 Oktober 2023 - 16:22 WIB
Cuplikan adegan pengeroyokan
Sumber :
  • wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Nasib apes menimpa remaja pencari rumput yang masih di bawah umur asal Dusun Darungan, Desa Jatiroto Lor, Jember. AR yang masih berusia 16 tahun hanya bisa tertunduk meratapi nasibnya. Korban yang tak sengaja memotong daun tebu muda saat mencari rumput, justru dituduh telah melakukan pengrusakan tanaman, sehingga dikeroyok warga dan bahkan videonya langsung viral di media sosial, Selasa (24/10).

Peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan ini berawal saat AR yang tengah mencari rumput diduga tidak sengaja memotong daun tebu yang masih muda di lahan salah satu warga Dusun Kotokan, Desa/Kecamatan Jatiroto, Lumajang. Pemilik lahan yang mengetahui kejadian tersebut berusaha menangkapnya, namun korban melarikan diri tetapi berhasil ditangkap oleh warga sekitar sebelum selanjutnya dikeroyok warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada adegan pengeroyokan dalam video yang beredar, terlihat korban yang mengenakan kaos oblong warna hitam tampak tidak berdaya, setelah sejumlah pria secara emosi memukul tubuh dan menendang kepala korban dengan menggunakan sabit dan kaki. Teriakan kesakitan korban, juga tidak dihiraukan lagi oleh para pelaku yang terus melampiaskan amarahnya kepada korban, meskipun warga lainnya berusaha melerai.

Perlu diketahui, anakan tebu yang dipotong remaja belia itu hanya beberapa helai bibit saja. Namun, terjangan dan hantaman yang dilayangkan pelaku justru tak memandang demikian.

Akibat perlakuan itu, korban harus menerima sejumlah luka di sekujur tubuhnya. Tendangan di wajah membuat areal di sekitar mulut korban lecet, terdapat juga bekas celurit yang ditempelkan pelaku di leher bagian belakang, terdapat juga rasa nyeri di dada yang juga turut dirasakan Abdurrohman.

Tidak terima diperlakukan secara kasar dan tidak manusiawi, korban akhirnya melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian dengan didampingi keluarga dan orang tuanya.

“Anak saya ini sedang cari rumput, tidak sengaja memotong daun tebu kok malah dituduh mencuri. Saya tidak terima anak saya dianiaya dan dikeroyok,” kata Hariyanto, ayah korban saat ditemui di Polsek Jatiroto.

“Saya minta semua pelaku penganiayaan dan pengeroyokan segera ditangkap dan diproses secara hukum,”imbuhnya.

Sementara itu, Kapolsek Jatiroto AKP Rudi Isyanto, membenarkan kejadian tersebut, proses hukum lebih lanjut masih dilakukan, sementara pelaku diketahui berjumlah dua orang. Adanya unsur ketidaksengajaan dari korban juga dibenarkan.

“Jadi, lebih tepatnya bukan aksi pencurian, melainkan pengrusakan yang tidak disengaja,” terang Rudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pantauan tvOnenews,com hingga sore hari, pemeriksaan baru dilakukan kepada satu pelaku, dari kedua pelaku bernama Rusmanto dan Kusman. Visum juga sudah dimintakan ke puskesmas, yang selanjutnya akan segera dilampirkan untuk proses lebih lanjut dari Polsek Jatiroto.

“Dua terduga pelaku saat ini masih kita mintai keterangan. Korban juga telah menjalani visum. Kita akan tetap tangani perkara ini secara profesional,” pungkas Rudi. (wso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Tokoh Masyarakat Surakarta Nilai MBG Sangat Membantu di Daerah Rawan Bencana

Pandangan tersebut disampaikan tokoh masyarakat Surakarta, Pak Mayor Haristanto yang tidak melihat kritik sebagai sesuatu yang harus selalu dipertentangkan dengan pemerintah.
Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Program Ekonomi Biru untuk Negeri Digelar untuk Dukung Penguatan Ekonomi Nelayan di Kupang

Upaya pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia Timur.
Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan Gagal Bawa Pulang Medali di Asian Games 2026, Pelatih Tiba-tiba Singgung Aturan V League

Timnas Voli Putri Korea Selatan dipastikan pulang tanpa medali dari Asian Games 2026 setelah kembali gagal mencapai podium.
Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Dugaan Korupsi Replanting PT PSU Dilaporkan ke Polda Sumut, Soroti Potensi Pendapatan Rp73,8 Miliar

Komisaris PT PSU Muhammad Syarif Lubis mengatakan, pihaknya melakukan audit internal dan menemukan dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan oknum pegawai.
GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

GAMKI DIY Gagas "Memilih Dari Mana Saja" atau Vote Anywhere Diusulkan dalam Diskursus RUU Pemilu 2026

Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu yang tengah bergulir dinilai tidak boleh hanya sekadar berkutat pada persoalan sistem pemilu, pencalonan, atau daerah pemilihan saja.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat

Guruh Soekarnoputra, adik Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, meninggal dunia.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Reaksi Erick Thohir usai Timnas Indonesia Menang Atas 2-0 dan FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dibuka

Erick Thohir bangga Indonesia menjadi tuan rumah perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Kebanggaan makin lengkap setelah Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT