News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmikan Gedung Rawat Jalan dan Kamar Operasi MOT RS Mata Jatim, Gubernur Khofifah: Upaya Tingkatkan Kualitas Layanan Pasien

Gubernur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Rawat Jalan dan kamar operasi Modular Operating Theatre (MOT) di Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jatim
Rabu, 17 Januari 2024 - 11:56 WIB
peresmian Gedung Rawat Jalan dan Kamar Operasi MOT RS Mata Jatim
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Rawat Jalan dan kamar operasi Modular Operating Theatre (MOT) di Rumah Sakit Mata Masyarakat (RSMM) Jatim, Jalan Ketintang Baru Sel. I No.1 Surabaya. 

Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan untaian melati di depan pintu masuk gedung, serta pemotongan tumpeng oleh Gubernur Khofifah didampingi Asdatun Kejati Jatim Irine Putri, Asisten Administrasi Umum Setdaprov Jatim Akh. Jazuli, Kadinkes Provinsi Jatim Prof. Dr. dr. Erwin Astha Triyono, dan Direktur RSMM Jatim dr. Eka Basuki Rahmad.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan, dengan diresmikannya gedung rawat jalan lima lantai yang mengusung konsep one stop service dan kamar operasi dengan konsep Modular Opearting Theatre (MOT) ini, diharapkan dapat memaksimalkan kualitas pelayanan, meningkatkan patient safety, serta kenyamanan pasien.

“Dengan adanya peresmian ini tentunya didukung sumber daya yang mumpuni, sarana prasarana yang canggih dan selalu update, adalah modal kuat untuk menjadi rumah sakit khusus mata satu satunya milik Pemprov Jatim yang akan menjadi andalan masyarakat tidak hanya di Jatim tapi juga Indonesia timur,” katanya.

Khofifah mengatakan, RS Mata Jatim sebagai RS khusus mata kelas B di Jatim telah berkontribusi besar dalam menyelesaikan permasalahan gangguan penglihatan di Jatim. Tidak hanya itu, inovasi terus dilakukan RS Mata Jatim untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan kesehatan mata.

Terbaru, didukung teknologi canggih untuk pengembangan layanan subspesialis seperti relex smile (bebas kacamata dan lensa kontak), low vision, retina, glaukoma, kesehatan mata anak dan strabismus, infeksi dan imunologi, serta rekonstruksi dan onkologi mata.

“Untuk mendukung pelayanan kesehatan mata, di tahun 2023 RS Mata Jatim telah membuka poli penyakit dalam sebagai penunjang memberikan kenyamanan pasien dan pengunjung yang memerlukan konsultasi lebih lanjut. Ke depan, beberapa poli subspesialis juga akan dibuka seperti sub spesialis neuro ophthalmology dan poli subspesialis dry eye,” katanya.

Tak hanya itu, Gubernur Khofifah juga menyampaikan, saat ini RS Mata lebih melayani pasien rawat jalan dengan jumlah tempat tidur sebanyak 32 unit. Secara kualifikasi, RS Kata telah memenuhi kualifikasi RS mata tipe B.

“Nanti ke depan akan dikembangkan menjadi 40 tempat tidur karena pada dasarnya ini lebih memberikan layanan rawat jalan plus length of stay nya 2 hingga 3 hari,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah juga melaunching dua aplikasi inovasi dari RSMM Jatim. Kedua aplikasi tersebut yakni aplikasi Sistem Informasi Gangguan Penglihatan Low Vision (SIGALON) dan Aplikasi Digital Eye Strain Information System (DESIS).

Aplikasi SIGALON yaitu aplikasi untuk deteksi dini kasus low vision dengan metode penilaian mandiri. Adapun fungsi dari aplikasi tersebut adalah untuk meningkatkan cakupan penemuan low vision di masyarakat sehingga kelainan-kelainan low vision dapat diatasi lebih dini. Low vision merupakan salah satu gangguan penglihatan yang menjadi prioritas untuk ditanggulangi.

Sedangkan aplikasi DESIS merupakan aplikasi untuk deteksi dini gangguan penglihatan yang disebabkan oleh penggunaan komputer, tablet dan telepon genggam.

Perlu diketahui berdasarkan data dari World Report of Vision, saat ini di seluruh dunia terdapat sekitar 2,2 miliar orang yang mengalami gangguan penglihatan. Gangguan penglihatan adalah kondisi yang ditandai dengan penurunan tajam penglihatan dan/atau luas lapangan pandang, yang dapat mengakibatkan kebutaan.

Dari seluruh orang dengan gangguan penglihatan, hampir setengahnya atau sekitar 1 miliar orang merupakan gangguan penglihatan yang dapat dihindari, baik dicegah maupun diobati.

“Dengan dikembangkannya aplikasi Sigalon dan aplikasi Desis ini saya berharap dapat direplikasikan untuk kasus penyakit mata lainnya, seperti katarak, glaukoma dan retina. Khususnya untuk penyakit katarak dimana jumlah kasusnya banyak dan juga menjadi penyebab utama dari kebutaan,” harapnya.

Kepada pihak RS Mata, ia juga berpesan agar promosi dan edukasi kesehatan juga semakin ditingkatkan terutama dalam penanggulangan gangguan penglihatan. Kegiatan edukasi kesehatan ditujukan untuk memberdayakan masyarakat agar mampu berperan aktif dalam mendukung perubahan sikap dan perilaku serta menjaga dan meningkatkan kesehatan untuk mencegah terjadinya gangguan.

Berkaitan dengan promosi RS Mata, Gubernur Khofifah meminta agar semua pihak terutama jajaran Pemprov Jatim dan stakeholder ikut mempromosikan RS Mata Jatim, baik lewat media sosial maupun secara lisan. Promosi RS Mata Jatim harus dilakukan secara masif. Karena menurutnya, layanan-layanan yang terbaik tersebut tidak akan ada artinya bila tidak diketahui oleh masyarakat.

“Ini tugas semuanya untuk memberitahukan kepada masyarakat bahwa ada rumah sakit mata tipe B dengan kualitas layanan yang luar biasa dan sangat baik,” katanya.

Tidak hanya itu, ia juga meminta agar nama dari rumah sakit mata masyarakat diubah dengan menambahkan nama tokoh penggerak atau tokoh yang mendedikasikan diri pada kesehatan mata di Jatim.

“Saya berharap namanya diubah, rumah sakit mata kemudian ditambah nama tokoh kesehatan yang menjadi penggerak kesehatan mata di Jatim. Kalau sudah ada, kemudian bisa minta izin ke keluarga dan ditambahkan namanya itu menjadi nama rumah sakit mata Jatim ini,” katanya.

“Karena saya rasa, nama itu sesuatu yang bisa membantu mengenalkan rumah sakit secara lebih luas serta membangun semangat kita semua. Karena opinion building dan image building itu penting,” tambahnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya kepada seluruh keluarga besar rumah sakit mata Jatim yang terus berupaya dalam meningkatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan mata kepada masyarakat.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh tenaga kesehatan mata yang terus memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat,” kata Khofifah.

Sementara itu, dalam laporannya, Direktur RSMM Jatim dr. Eka Basuki Rahmad mengatakan, RSMM sebagai satu-satunya Rumah Sakit Khusus Mata Kelas B milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan mata yang terbaik.

Adapun layanan mata unggulan yang dimiliki RSMM diantaranya adalah Pelayanan Lasik ReLex SMILE dan Presbyond, Pelayanan Katarak dan Bedah Refraktif, Pelayanan Vitroretina dan Pelayanan Refraksi dan Low Vision.

Dengan Total 206 Pegawai yang terdiri dari PNS, PPPK dan BLUD, RSMM memiliki total 16 Dokter Spesialis Mata, Dokter Spesialis Patologi Klinik dan Dokter Spesialis Penyakit Dalam yang kompeten di bidangnya.

“Alhamdulillah tren kunjungan pasien di RSMM Jawa Timur juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Dimana pada tahun 2021 kunjungan pasien di RSMM Jawa Timur adalah sebesar 45.946 pasien dan kemudian meningkat pada tahun 2023 sebesar 67.738 pasien atau mengalami kenaikan sebesar 147,45%,” ucapnya.

Dalam pelayanan komunitas, selama tahun 2023 RSMM telah melaksanakan kegiatan skrining di beberapa sekolah dasar bekerjasama dengan Puskesmas di Surabaya, rumah anak prestasi, pondok pesatren dan beberapa komunitas lainnya.

“Dalam pelaksanaan skrining ini kami menggunakan Aplikasi SIGALON (Sistem Informasi Gangguan Penglihatan Low Vision) dan Aplikasi DESIS (Digital Eye Strain Information System). Kedua Aplikasi ini merupakan aplikasi untuk mengetahui deteksi dini pada gangguan penglihatan,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai tambahan, dalam upaya memberikan pelayanan spesialistik terutama di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan, di bawah koordinasi Dinkes Jatim, RSMM turut serta melakukan kegiatan pelayanan kesehatan bergerak di kepulauan dan koridor Madura. Adapun bentuk kegiatannya berupa penanganan spesialistik seperti operasi katarak dan pterigyum serta edukasi terkait kesehatan mata.

Diharapkan dengan kegiatan tersebut dapat meningkatkan akses masyarakat pada pelayanan spesialistik mata dan juga berdampak pada penurunan angka kebutaan di daerah kepulauan dan koridor Madura. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

5 Liga Top Eropa Segera Bergulir, Ada PSG vs Aston Villa hingga Arsenal vs Manchester City

Lima liga top Eropa atau 'Big Five' akan memulai musim 2026/2027 secara bertahap. Catat tanggal dan jam mulainya.
Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Setelah Viral Menangis di Depan Mentan Amran, Begini Kabar Terbaru Mahasiswa Undip Adriano Padama asal NTT

Seorang mahasiswa baru Undip Adriano Padama mendadak viral usai berani menyampaikan masalah kelangkaan beras di daerahnya kepada Mentan Andi Amran Sulaiman ...
Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Penyidikan

Polda Metro Jaya meningkatkan kasus tewasnya Karumga eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, dari penyelidikan ke penyidikan.
Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi Maling Ketiduran Usai Bobol Rumah di Lampung, Bangun-Bangun Sudah Dikepung Warga

Kronologi maling di Pringsewu, Lampung, berinisial IM (21) yang membobol rumah kosong, mengacak-acak isinya, lalu tertidur di kamar hingga dikepung warga.
Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Puji Kiper Timnas Indonesia, Ini Komentar Pelatih Ajax Usai Pilih Ter Stegen Ketimbang Maarten Paes Lawan PEC Zwolle

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel, akhirnya buka suara soal keputusannya mencadangkan Maarten Paes. Ia memilih memberikan kesempatan kepada Marc-André ter Stegen.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Lakukan Pelanggaran Terbanyak di Piala AFF 2026: Kami Paling Sportif

Media Vietnam soroti Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Garuda disebut tim dengan pelanggaran terbanyak, sementara Vietnam mengklaim diri paling sportif.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT