News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Petisi dari Sejumlah Universitas di Indonesia Jelang Pelaksanaan Pemilu, Begini Pendapat Forum Rektor Indonesia

Munculnya berbagai petisi dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia, membuat beberapa pihak bereaksi. Petisi tersebut merupakan bagian dari ekspresi kebebasan akademik, kebebasan berpendapat. Beberapa rektor menyikapi petisi tersebut.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 5 Februari 2024 - 10:42 WIB
Forum Rektor Indonesia
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Munculnya berbagai petisi dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia, membuat beberapa pihak bereaksi. Petisi tersebut merupakan bagian dari ekspresi kebebasan akademik, kebebasan berpendapat. Beberapa rektor menyikapi petisi tersebut. Salah satunya datang dari Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Nurhasan.

Nurhasan yang juga sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) mengungkapkan, pihaknya menghargai kebebasan berpendapat melalui petisi ini. Hal itu, sebagai bagian dari otonomi kampus yang dijamin oleh undang-undang (UU). Meski begitu, harus ada koridor dalam menyampaikan pendapat ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Koridor yang harus ditaati selama kebebasan tersebut bersifat obyektif, dengan didasari nilai etika dan untuk kebaikan bangsa,” tuturnya usai acara forum rektor di Universitas Hasanuddin, Makassar.

Ia menambahkan, pihaknya sangat menghormati kebebasan berpendapat. Ia mempersilahkan selama kebebasan tersebut tidak bersifat tendensius.

“Jangan sampai kebebasan berpendapat ini digunakan untuk menghujat memfitnah, hingga menghasut. Ini jauh dari nilai-nilai etika, apalagi sampai anarkis. Ini tidak boleh,” ungkap Nurhasan.

Sementara itu, Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, Mundakir mengomentari terkait petisi yang santer di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Mundakir mengatakan kebebasan akademik, kebebasan berpendapat dan lain-lain sesungguhnya merupakan esensi kemanusiaan. Namun di tengah tahun politik seperti ini semuanya harus lebih berhati-hati karena bisa jadi hal tersebut disusupi kepentingan politik praktis.

“Kepedulian atas kondisi aktual masyarakat tentu menjadi tanggungjawab semua kampus. Tetapi tentu harus berhati-hati dan paham situasi. Aksi-aksi tersebut jelas dimanfaatkan dan berpotensi menguntungkan salah satu kontestan. Kalau sudah begitu. Tentu itu harus menjadi perhatian. Kampus harus tetap menjaga agar suasana tetap sejuk dan damai,” kata Mundakir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi di tengah-tengah tahun politik, menurut Mundakir, menjadi permasalahan, karena aksi-aksi tersebut berpotensi mendapatkan makna politis yang dapat menguntungkan salah satu calon. Oleh karena itu, netralitas kampus menjadi sangat penting, terutama menjelang pemilu.

Mundakir mengharapkan, seluruh warga sivitas di kampus harus memahami arti dan pentingnya netralitas dalam konteks Pemilu 2024. Mereka harus menjadi contoh dalam menjaga netralitas, integritas, dan profesionalisme, serta mengedepankan kepentingan publik di atas segalanya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menkomdigi Apresiasi Kapolri, Berantas Markas Judi Online Lintas Negara hingga Pencurian BTS

Menkomdigi Apresiasi Kapolri, Berantas Markas Judi Online Lintas Negara hingga Pencurian BTS

Menkomdigi Meutya Hafid memberikan apresiasi terhadap Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memberantas permasalahan di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi antara Polri dan Komdigi, maka akan lebih menekan angka judi online di Indonesia.
Chery-JLR Freelander 8 Siap Dikirim Akhir Oktober 2026: SUV Canggih nan Gagah, Segini Kisaran Harganya

Chery-JLR Freelander 8 Siap Dikirim Akhir Oktober 2026: SUV Canggih nan Gagah, Segini Kisaran Harganya

SUV Freelander 8 hasil kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) bersiap memasuki tahap pengiriman untuk varian lima penumpang di China pada 31 Oktober 2026.
Cegah Polio, Sosialisasi Imunisasi Anak Direncanakan hingga Kecamatan di Surabaya

Cegah Polio, Sosialisasi Imunisasi Anak Direncanakan hingga Kecamatan di Surabaya

Sejumlah elemen masyarakat bersama Pemerintah Kota Surabaya dan UNICEF menggelar kegiatan dalam rangka memperingati World Polio Day 2026 di Atrium Ciputra World Surabaya.
Kabar Duka, Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Wafat

Kabar Duka, Direktur Utama PNM Periode 2018-2026 Arief Mulyadi Wafat

Dirut PNM periode 2018–2026 Arief Mulyadi wafat pada Selasa, 27 Oktober 2026 pukul 11.23 WIB. Kepemimpinannya berlanjut hingga 10 Mei 2026 sebelum diserahkan kepada Kindaris yang menggantikannya.
Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Kabar Duka! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Meninggal Dunia di Yogyakarta, Sempat Alami Demam

Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dapil DIY, Gandung Pardiman meninggal dunia di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta pada Selasa (27/10/2026) pagi hari.
Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Pemilu Israel Digelar Hari Ini, Apakah Warga Palestina Bisa Berpartisipasi?

Muncul sejumlah pertanyaan terkait bagaimana partisipasi warga Palestina dalam Pemilu Israel 2026 yang akan digelar pada hari ini, Selasa, 27 Oktober 2026.

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT