News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Kenal Kapolda Jatim dan Janjikan Lolos Seleksi Bintara Polri, Seorang Warga di Magetan Tipu 370 Juta Rupiah

Seorang pedagang sate gule kambing asal Magetan, terpaksa gigit jari usai tertipu calo Secaba Polri senilai 370 juta rupiah. 
Jumat, 9 Februari 2024 - 11:21 WIB
dijanjikan lolos seleksi Bintara Polri, seorang warga tertipu 370 juta rupiah
Sumber :
  • tim tvone - miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Seorang pedagang sate gule kambing asal Magetan, Etik Ekawati (42) warga Desa Belitan, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, terpaksa gigit jari usai tertipu calo Secaba Polri senilai 370 juta rupiah. 

Pelaku Oto Ari Wibowo (35) warga Desa Batangsaren, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, yang dikenalnya tahun 2022 lalu melalui pelanggan sate kambing di warungnya, mengaku bisa meloloskan anaknya di tes Seleksi Calon Bintara (Secaba) Polri. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, pelaku juga mengaku banyak kenalan orang dalam termasuk Kapolda Jawa Timur Toni Harmanto (saat masih menjabat). Dengan rayuan manis pelaku, Etik pun akhirnya percaya dan mau membayar sejumlah uang asal anaknya bisa masuk polisi. 

“Awalnya kan dijanjikan kalau anak sudah jadi baru bayar, tapi selang beberapa hari sudah minta bayaran,” kata Etik, di warung sate gule kambing miliknya.

Etik mengaku, yang diminta awal itu buat bayar administrasi, sama bayar orang dalam biar dipermudah tesnya. Setelah ditransfer pelaku kembali minta kiriman uang lagi hingga 3 kali transfer total senilai 370 juta rupiah. 

“Total 370 juta, anak saya selesai tes tapi gak lolos makanya saya lapor polisi,” imbuhnya. 

Terpisah, pelaku Oto Ari Wibowo yang berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Magetan di Yogjakarta pada Senin (5/2) mengaku dirinya bermodal mengaku sebagai dukun dan kenal orang dalam termasuk Kapolda Jatim, bisa membuat korbannya percaya hingga mau kirim uang saat diminta. 

“Saya kan orang biasa tapi saya kenal orang dalam,” ujar Oto saat dimintai keterangan di Mapolres Magetan. 

Oto juga mengaku dari total uang 370 juta dibayar secara dicicil beberapa kali oleh korbannya. Nanti jika terdapat sisa maka akan dikembalikan lagi kepada korban. Agar korban lebih percaya, pelaku juga berjanji akan bertanggung jawab atas segala sesuatu di kemudian hari. 

“Dibayar nyicil pak, total ya sudah tiga ratus juta lebih,” ungkap Oto. 

Sementara itu Kapolres Magetan AKBP Satria Permana membenarkan bahwa anggotanya telah mengamankan seorang pria yang diduga sebagai penipu seleksi penerimaan Secaba Polri. Modusnya meminta sejumlah uang agar anaknya bisa lolos tes. 

“Sudah kita amankan orangnya kita kenakan pasal 372, 378,” jelas Satria di Mapolres Magetan.

Satria juga menghimbau kepada warga untuk tidak mudah percaya kepada janji-janji orang dalam yang bisa meloloskan masuk polisi dengan meminta sejumlah uang. 

Satria menjelaskan bahwa penerimaan calon anggota Polri baik itu Tamtama, Bintara maupun Perwira, kita (Polri) sudah menganut prinsip bersih, transparan, akuntabel dan juga humanis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Maka dari itu saya himbau hindari calo-calo yang menjanjikan dengan sejumlah uang bisa meloloskan putra dan putrinya, kita dalam penerimaan tidak ada transaksional,” terang Satria. 

“Rata-rata para pelaku penipuan ini modusnya adalah sama, yakni mengaku punya kenalan orang dalam, bisa meloloskan tes, janji bisa jadikan polisi tapi dengan mahar sejumlah uang. Maka jangan dipercaya atau malah segera laporkan saja orang tersebut kepada Polres Magetan,” tutupnya. (men/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

sejak Kecil Sering Dimanja dan Dibela Kalau Salah, Taufik Hidayat Tumbuh jadi Pemuda Arogan

Pelarian Taufik Hidayat alias TH (30), tersangka utama kasus penyekapan dan penganiayaan brutal terhadap kekasihnya, YTR (29), akhirnya resmi berakhir. Tim Res-
Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia, Kemenangan Atas Oman Sukses Dongkrak Peringkat FIVB Farhan Halim Cs

Update Ranking Dunia Timnas Voli Indonesia setelah berhasil meraih kemenangan berharga di laga terakhir fase grup AVC Men's Cup 2026.
USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

USGS Prediksi Gempa Susulan M6,0 Kembali Terjadi di Venezuela Sepekan ke Depan

Terbaru, USGS memperkirakan peluang terjadinya gempa susulan berkekuatan di atas magnitudo 6,0 dalam sepekan ke depan mencapai delapan persen.
Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil Wanti-wanti Neymar Cs agar Tak Anggap Remeh Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Level Mereka Sekarang Berbeda

Legenda Brasil, Zico, memberikan peringatan kepada negaranya jelang hadapi Jepang di 32 besar Piala Dunia 2026. Menurutnya, Tim Samurai Biru telah berkembang.
Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Ancaman Trump, Tarif 100 Persen pada Negara yang Pungut Pajak Digital

Amerika Serikat mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan-perusahaan AS.
PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

PKS Usul Pemerintah Buat PP Tindaklanjuti Pasal 50A UU P2SK

pemerintah harus memastikan semua investasi pada Patriot Bond tetap tunduk pada prinsip Know Your Customer (KYC), Customer Due Diligence (CDD), dan Enhanced Due Diligence (EDD).

Trending

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni: Kualifikasi Makin Menarik! McLaren Mulai Ganggu Mercedes di Red Bull Ring

Jadwal F1 GP Austria 2026, Sabtu 27 Juni yang merupakan hari kedua dari rangkaian seri ke-8 Formula 1 musim ini akan tersjai sesi latihan bebas dan kualifikasi.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT