News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Datangi Kejari Blitar, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Penanganan Kasus Santri Meninggal Dunia Akibat Dikeroyok di Ponpes

Keluarga korban santri meninggal akibat dikeroyok temannya di Pondok Pesantren Tahsanul Akhlaq, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, mempertanyakan penanganan proses hukum yang dianggap lamban ditangani ke Kejaksaan Negeri Blitar.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 28 Maret 2024 - 13:28 WIB
Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Penanganan Kasus Santri Meninggal Dunia Akibat Dikeroyok di Ponpes
Sumber :
  • tvOne - muhammad imron

Blitar, tvOnenews.com - Keluarga korban santri meninggal akibat dikeroyok temannya di Pondok Pesantren Tahsanul Akhlaq, Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, mempertanyakan penanganan proses hukum yang dianggap lamban ditangani ke Kejaksaan Negeri Blitar.

Tim kuasa hukum keluarga korban santri meninggal akibat dikeroyok temannya sesama santri mengklarifikasi proses penanganan kasus yang menyebabkan anak kliennya meninggal dunia akibat dikeroyok 17 santri yang telah ditetapkan sebagai anak berhadapan dengan hukum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bersama tim kuasa hukum korban penganiayaan di salah satu pondok pesantren, kami ingin mengklarifikasi atau mengetahui penangan kasus itu ke kejaksaan, hingga saat ini penanganan kasus ini begitu lamban," jelas Mashudi, Tim Kuasa Hukum Korban, Kamis, (28/3).

Mashudi mengungkapkan kedatangannya ke Kejari Blitar setelah kliennya mempertanyakan proses hukumnya. Sebab pihak keluarga hingga kini masih belum mengetahui sejauh mana proses hukum ini berjalan.

Tim kuasa hukum mencontohkan penangan kasus serupa di Kediri yang menyebabkan santri meninggal sudah memasuki vonis, sementara di Blitar kasus yang telah terjadi awal Januari itu hingga kini belum ada kejelasan.

"Semisal seperti kasus di Kediri yang saat ini sudah vonis, sementara penanganan kasus di Blitar belum ada kepastian, oleh sebab itu tim kami ingin mengklarifikasi kepada jaksa terkait update penanganan kasus tersebut," imbuh Mashudi.

Wahyu Susanto, Kasi Pidana Umum Kejari Blitar mengungkapkan penanganan kasus pengeroyokan yang menyebabkan satu santri meninggal dunia sudah dilimpahkan ke Kejari Blitar dan berstatus lengkap atau P21. Kejaksaan Negeri Blitar akan secara maraton mempercepat pelimpahan kasus ini ke pengadilan agar segera disidangkan.

"Tahapan penanganan perkara yang mengakibatkan korban meninggal di salah satu Pondok Pesantren di Kabupaten Blitar, samapai saat ini kami penuntut umum anak dari kejaksaan negeri Blitar telah menyatakan sikap P21," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejari Blitar mentargetkan pada pekan depan kasus pengeroyokan yang menyeret 17 santri terbut akan masuk meja persidangan Pengadilan Negeri Blitar.

Sebelumnya santri asal Sutojayan meninggal dunia usai dikeroyok temannya sesama santri di satu pondok pesantren pada Januari lalu. Akibat pengeroyokan korban yang masih duduk di bangku SMP itu kritis hingga akhirnya meninggal dunia usai tiga hari dirawat di rumah sakit. (min/gol) 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bikin Haru! Video Call Terakhir ASN Korban Penembakan KKB Viral, Sempat Kabari Ayah usai Lolos Seleksi CPNS

Bikin Haru! Video Call Terakhir ASN Korban Penembakan KKB Viral, Sempat Kabari Ayah usai Lolos Seleksi CPNS

Video call (VC) terakhir antara sang ayah dan Wili Mbuik viral di media sosial. Kini Wili telah gugur setelah ditembak oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Gim Kolaborasi Indonesia–UEA

Agate dan Red Dunes Games Rilis Port of Jumanah, Gim Kolaborasi Indonesia–UEA

Port of Jumanah merupakan salah satu dari tiga proyek kolaborasi Red Dunes Games dan Agate, sementara dua proyek lainnya dijadwalkan meluncur pada 2027.
Diakui Sebagai Pemain Kuota Asia Terbaik di Liga Voli Korea, Begini Respon Berkelas Megawati Hangestri

Diakui Sebagai Pemain Kuota Asia Terbaik di Liga Voli Korea, Begini Respon Berkelas Megawati Hangestri

Kembalinya Megawati Hangestri ke Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate mendapat sorotan dari para penggemar baik di Indonesia maupun Korea Selatan.
SK Bupati Buru Terkait Masyarakat Adat Tanpa Perda Dinilai Bertentangan dengan UU

SK Bupati Buru Terkait Masyarakat Adat Tanpa Perda Dinilai Bertentangan dengan UU

Persoalan utamanya bukan semata-mata mengenai keberadaan masyarakat adat, melainkan kedudukan dan kewenangan
Peralta Sebut Rivalitas Persib dengan Persija seperti River Plate Vs Boca Juniors di Argentina

Peralta Sebut Rivalitas Persib dengan Persija seperti River Plate Vs Boca Juniors di Argentina

Mariano Peralta menyebut rivalitas Persib dan Persija seperti River Plate vs Boca Juniors. Ia bertekad membawa Maung Bandung menang di SUGBK.
47 Ribu Mahasiswa S1-S3 Sulteng Rasakan Manfaat Berani Cerdas

47 Ribu Mahasiswa S1-S3 Sulteng Rasakan Manfaat Berani Cerdas

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid memilih menjadikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sebagai investasi masa depan melalui Berani Cerdas.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau Bikin Ulah Lagi, Penghancur Karier Gelandang Timnas Indonesia Buat Pelanggaran Keras dan Rugikan Vietnam Jelang FIFA ASEAN Cup

Doan Van Hau kembali menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran keras di V.League 26/27. Bek Vietnam itu menerima kartu merah usai bikin lawan cedera parah.
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Polisi Kejar 4 Pelaku Pembacokan Pria di Koja, Korban Luka di Tangan dan Pinggang

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengatakan penyidik masih mengusut kasus tersebut dan melakukan pencarian terhadap keempat pelaku.
Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang Peneliti Anthropic Mundur Karena Khawatir AI Dapat Musnahkan Umat Manusia

Seorang peneliti asal Inggris mengundurkan diri dari perusahaan pengembang kecerdasan buatan (AI) asal AS, Anthropic.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT