News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Petasan dan Bahan Peledak yang Dirazia Polisi Bangkalan, Madura, Dimusnahkan oleh Tim Gegana Polda Jatim

Ribuan petasan yang telah disita dari warga, dimusnahkan oleh aparat kepolisian Bangkalan, Madura, dengan dibantu dari tim gegana Brimob Polda Jawa Timur
Selasa, 9 April 2024 - 12:36 WIB
ribuan petasan dan bahan peledak dimusnahkan
Sumber :
  • tim tvone - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Ribuan jenis petasan dari ukuran kecil, sedang dan besar yang telah disita dari warga, dimusnahkan oleh aparat kepolisian Bangkalan, Madura, dengan dibantu dari tim gegana Brimob Polda Jawa Timur di sebuah lahan kosong di wilayah Jaddih, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan. Selain ribuan petasan, petugas gabungan juga telah memusnahkan bahan peledak lainnya, termasuk dua kuintal bubuk bahan utama mercon.

Ribuan jenis petasan dan bubuk mercon yang ledakannya sangat berbahaya, didapat petugas saat melakukan razia dan penggerebekan di sejumlah rumah warga yang dicurigai merakit dan dijadikan gudang mercon di wilayah Bangkalan, Madura.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari awal anggota Polres Bangkalan saat memulai bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah, kita telah melakukan razia di seluruh Kecamatan di wilayah Kabupaten Bangkalan, Madura," kata AKBP Febri Isman Jaya, Kapolres Bangkalan.

Lanjutnya, dari razia dan pengerebekan di rumah warga tersebut, petugas telah menemukan sejumlah bahan peledak pembuatan petasan serta ribuan jenis petasan.

"Dari razia yang dimulai pada bulan suci Ramadhan hingga jelang lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, petugas telah menyita ribuan jenis petasan dan gulungan kertas serta bubuk sebagai bahan mercon diamankan dari rumah warga, sebelum akhirnya dimusnahkan dengan dengan dibantu dari tim Gegana Polda Jawa timur," terangnya.

Menurut AKBP Febri, petasan dan bahan peledak utama yang telah disita oleh petugas kemudian dimusnahkan dengan menggunakan empat buah drum besar oleh tim dari Gegana Brimob Polda Jawa Timur.

"Cara memusnahkan bahan peledak petasan ini dilakukan dengan menggunakan empat buah drum besar, tempatnya di wilayah Jaddih Bangkalan," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah warga yang diduga sebagai perakit petasan dibawa petugas guna dimintai keterangan di Mapolres Bangkalan, Madura. Namun pada pelaku yang terbukti membuat petasan atau merakit bahan peledak berbahaya terancam hukuman pidana.

"Untuk para pelaku yang terbukti melakukan perakitan atau pembuat bahan peledak jenis petasan terancam undang- undang darurat nomor 12 tahun 1951/ tentang larangan menyimpan dan memiliki bahan peledak. Ia di terancam hukuman 10 tahun penjara," pungkasnya. (fds/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT