GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hujan Lebat, Tanah Longsor di Magetan Putus Akses Jalan Antar Desa dan Alternatif ke Jawa Tengah

Hujan lebat lebih dari empat jam yang mengguyur wilayah lereng Gunung Lawu mengakibatkan 6 titik tanah longsor terjadi di Desa Gonggang
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 22 April 2024 - 12:00 WIB
Tanah Longsor di Magetan
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Magetan, tvOnenews.com - Hujan lebat lebih dari empat jam yang mengguyur wilayah lereng Gunung Lawu mengakibatkan 6 titik tanah longsor terjadi di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Minggu malam (21/4).

Wagiman (45) perangkat Desa Gonggang mengaku 6 titik tanah longsor tersebut 5 diantaranya adalah tebing dan menutup akses jalan antar dusun dan desa, sedangkan satu diantaranya adalah jalan utama penghubung antar kecamatan dan juga alternatif penghubung Magetan menuju Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ada 6 titik, rata-rata tebing dan menutup jalan antar dusun, sedangkan satunya jalan penghubung antar Provinsi Jawa Tengah amblas,” kata Wagiman.

Wagiman mengatakan, tanah longsor tersebut terjadi akibat hujan lebat yang terjadi sejak Minggu sore hingga malam hari. Tanah longsor terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, sehingga warga dikerahkan langsung kerja bakti hingga Senin (22/4) dini hari agar jalan bisa dilewati.

“Tadi malam warga, perangkat dan relawan langsung dikerahkan sampai pukul 12 malam agar jalan bisa dilewati warga ke pasar, sawah dan ke kota,” imbuhnya.

Sementara itu, satu lokasi diantaranya adalah jalan penghubung antar kecamatan dan juga jalan alternatif penghubung antar Kabupaten Magetan Jawa Timur menuju Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.

Khoirul Anwarudin (40) warga setempat mengatakan jalan yang amblas sepanjang 25 meter dengan kedalaman 20 meter. Akibatnya separuh badan jalan amblas tak bisa dilewati kendaraan roda empat.

“Ini jalan penghubung antar provinsi, Jawa Timur menuju Wonogiri Jawa Tengah, separuh jalan amblas sehingga tak bisa dilewati roda empat,” ujar Khoirul.

Akses jalan yang amblas ini merupakan jalur utama perekonomian warga di Desa Gonggang menuju Wonogiri dan juga Kota Magetan. Jadi bagi kendaraan roda empat dan lebih harus memutar dengan jarak 4 hingga 5 kilometer.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Roda empat dan truk gak bisa lewat mas, harus memutar sekitar 5 kilometer itupun jalanya juga rawan longsor,” tutupnya.

Warga berharap segera ada tindak lanjut dari pemerintah daerah untuk memperbaiki kembali jalan yang menjadi satu-satunya jalur perekonomian warga. Hingga kini puluhan warga dan anggota TNI dari Koramil Poncol masih kerja bakti membersihkan material longsor. (men/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

WN India Diduga Bunuh Diri di Kantor Imigrasi Surabaya karena Depresi Menunggu Deportasi

SN tercatat overstay selama 248 hari sehingga diduga melanggar Pasal 78 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman Bocorkan 6 Pemain Diaspora Masuk Radar Timnas Indonesia, Ada dari Jerman hingga Amerika Serikat

John Herdman mengungkap Timnas Indonesia sedang memantau pemain diaspora dari Jerman, Belanda, Australia hingga Amerika Serikat untuk masa depan skuad Garuda.
Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Penahanan Kiai Cabul Pati Dipindah ke Polda Jateng, 17 Saksi Sudah Diperiksa Polisi

Polisi memindahkan penahanan oknum kiai cabul, Ashari (51), pendiri Pondok Pesantren Ndholo Kusumo Pati ke Polda Jateng dengan alasan keamanan.
Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jatim Gelar Baksos dan Bakkes untuk Ribuan Warga di Nganjuk

Polda Jawa Timur menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Bakti Kesehatan (Bakkes) di Balai Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Menunggu Deportasi, WN India Meninggal di Kantor Imigrasi Surabaya

Petugas menemukan SN dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 07.50 WIB saat melakukan pemeriksaan rutin di ruang detensi.
Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Merasa Dirugikan, SMAN 1 Sambas Desak Panita LCC MPR Pulihkan Nama Baik Sekolah dan Beri Jaminan di Tingkat Nasional

Pihak SMAN 1 Sambas mengeluarkan pernyataan sikap yang salah satu poinnya meminta agar panitia lomba cerdas cermat (LCC) 4 pilar MPR untuk pulihkan nama baik.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT