GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Universitas Negeri Malang Gelar Pelatihan Mobil Listrik Pertama di Indonesia

Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan salah satu lembaga pendidikan terkenal di Beijing Cina yakni Beifang Automotive Education, menggelar pelatihan skil mobil listrik selama lima hari
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 20 Mei 2024 - 09:54 WIB
Universitas Negeri Malang Gelar Pelatihan Mobil Listrik Pertama di Indonesia
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Pemanasan global telah menjadi isu dunia dan perubahan iklim mengacu pada perubaham suhu serta pola cuaca dalam jangka panjang. Ativitas manusia telah menjadi pendorong utama perubahan iklim terutama dengan pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak dan gas bumi.

Isu pemanasan global tersebut kemudian menghasilkan sejumlah kesepakatan negara negara di seluruh dunia dalam konvensi. Seperti konvensi Kyoto, konvensi Perancis dan konvensi Bali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tiga konvensi tersebut bertujuan untuk pengalihan penggunaan bahan bakar dari fosil ke bahan bakar tanpa fosil, seperti matahari, nuklir dan listrik.

Atas dasar isu global tersebut, pemerintah Indonesia kemudian merespon dengan mengeluarkan Perpres Nomer 15 Tahun 2012 yang ditandatangani Presiden Joko Widodo di Bali,  bahwa Indonesia harus elektrisasi semua kendaraan dari bahan bakar fosil menuju listrik.

"Dan untuk merespon kebijakan Pemerintah tersebut, Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan salah satu lembaga pendidikan terkenal di Beijing Cina yakni Beifang Automotive Education, menggelar pelatihan skil mobil listrik selama lima hari," kata Wakil Rektor 3 Universitas Negeri Malang, Prof Dr Ahmad Munjin Nasih S.Pd, M.Ag, Senin (20/5).

Ada tiga visi dalam training mobil listrik ini, yakni zero pollution, zero accident, dan zero congestion. Training mobil listrik pertama di Indonesia ini diikuti sejumlah peserta dari sejumlah kalangan, mulai dari masyarakat perguruan tinggi, perguruan menengah dan masyarakat Industri.

"Animo masyarakat terhadap training mobil listrik yang digelar Universitas Negeri Malang ini sangat tinggi. Pada pelatihan perdana ini saja sudah ada sekitar 190 lebih peserta yang mendaftar. Banyaknya peserta maka akan dibagi menjadi beberapa gelombang gelombang agar maksimal dalam pelatihan ini," ujar Ahmad Munjin kepada tvOnenews.com.

Training skil ini langsung dibimbing oleh instruktur dari Universitas Negeri Malang yang ahli di bidangnya yakni Muchammad Harly ST, MT Dosen Teknologi Rekayasa Otomotif yang juga selaku ketua pelaksana training mobil listrik dan Hasan Ismail Dosen Pendidikan Teknik Otomotif.

"Ada tiga tingkatan dalam training mobil listrik ini, yakni pelatihan dasar, medium dan atas. Para peserta dilatih mulai dari pengenalan hingga perakitan atau pembuatan mobil listrik," kata Harly, Senin (20/5) selaku ketua pelaksana training mobil listrik Universitas Negeri Malang.

Banyaknya peserta, pihak Universitas Negeri Malang akan membagi menjadi sejumlah kelompok pelatihan dalam setiap gelombang. Dalam satu gelombang hanya terdiri dari 40 peserta.

Salah seorang peserta dari masyarakat Industri mengatakan bahwa pelatihan ini banyak membawa manfa'at khususnya menghadapi tantangan ke depan terkait penggunaan alat transportasi non fosil.

"Jadi masyarat tidak usah khawatir bila mau membeli motor atau mobil listrik, karena di Indonesia sendiri sudah mulai banyak teknisi mobil listrik yang memiliki skill terbaik," ujar Wahidin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain mendapatkan pelatihan teori, dalam training mobil listrik ini, peserta juga mendapatkan materi praktikum dengan porsi lebih banyak. (eco/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

3100 Penumpang dari 15 Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tak Bisa Terbang, Dampak Perang Amerika-Iran

3100 Penumpang dari 15 Penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tak Bisa Terbang, Dampak Perang Amerika-Iran

Penutupan ruang udara di negara kawasan Timur Tengah berdampak pada operasional penerbangan internasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali. 
Kapolri Ungkap Ada Dua Kali Puncak Arus Mudik-Balik Lebaran Idulfitri 2026, Akan Ada Sistem One Way Hingga Contra Flow

Kapolri Ungkap Ada Dua Kali Puncak Arus Mudik-Balik Lebaran Idulfitri 2026, Akan Ada Sistem One Way Hingga Contra Flow

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa prediksi puncak arus mudik dan arus balik lebaran Idulfitri tahun 2026, akan terjadi dua kali.
Sebanyak 143,9 Juta Orang Diprediksi Akan Mudik Lebaran Idul Fitri 2026, Menurun Dibanding Tahun Lalu

Sebanyak 143,9 Juta Orang Diprediksi Akan Mudik Lebaran Idul Fitri 2026, Menurun Dibanding Tahun Lalu

Wakapolri, Komjen Pol Dedi Prasetyo ungkap sebanyak 143,9 juta orang diprediksi akan melakukan mudik lebaran Idul Fitri tahun 2026 tahun ini.
Minum Kopi Saat Puasa Nggak Masalah, Asal Tambahkan Satu Bahan Ini Biar Kenyang Lebih Lama

Minum Kopi Saat Puasa Nggak Masalah, Asal Tambahkan Satu Bahan Ini Biar Kenyang Lebih Lama

Ade Rai ungkap cara aman minum kopi saat puasa Ramadhan agar kenyang lebih lama tanpa ganggu gula darah, cukup tambahkan bahan ini.
Eks Gubernur DKI Sutiyoso Kenang Momen dengan Try Sutrisno, Pernah Diminta Maju Pilpres 2009

Eks Gubernur DKI Sutiyoso Kenang Momen dengan Try Sutrisno, Pernah Diminta Maju Pilpres 2009

Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menghadiri upacara persemayaman jenazah Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat.
Ingin Pertahankan Rekor Persib, Federico Barba Antisipasi Lini Serang Persebaya

Ingin Pertahankan Rekor Persib, Federico Barba Antisipasi Lini Serang Persebaya

Bek Persib Bandung, Federico Barba pun ingin mempertahankan rekor tersebut di pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). 

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Cs Siap Beraksi, Megatron Main Lagi Kapan?

Jadwal final four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap tampil untuk memperebutkan gelar juara ajang voli paling bergengsi di Indonesia.
Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Harum Namanya di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Akhirnya Jujur soal Alasan Pilih JPE di Proliga 2026

Megawati Hangestri, pevoli andalan Indonesia yang pernah berkarier di Korea dan Turki, akhirnya kembali membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026, alasan
Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, Penyebab Utama Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Kembalikan Mobil Dinas Baru Seharga Rp8,49 M

Terungkap, penyebab utama, Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud secara resmi memutuskan untuk mengembalikan mobil dinas baru hasil pengadaan APBD
Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Top 3 Bola: John Herdman Senang, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026, hingga Aksi Heroik Calvin Verdonk

Inilah Top 3 Bola hari ini: bek Belgia masuk radar John Herdman, peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2026, dan aksi heroik Calvin Verdonk bersama Lille.
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Sukses Pertahankan Rekor, Neriman Ozsoy Tak Tersentuh di Puncak

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) masih pertahankan rekor mentereng dan Neriman Ozsoy makin nyaman di puncak.
Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Timur Tengah Mencekam, Begini Nasib 58 Ribu Jemaah Umroh Indonesia yang Tertahan di Arab Saudi

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah, Puji Raharjo, memastikan pemerintah terus memantau perkembangan situasi secara berkala.
Dari Pendidikan Syiah ke Kursi Transisi Negara: Jejak Karier Ayatollah Arafi

Dari Pendidikan Syiah ke Kursi Transisi Negara: Jejak Karier Ayatollah Arafi

Mengenal Ayatollah Alireza Arafi, ulama senior Iran yang memimpin transisi pasca-wafatnya Khamenei dan berperan penting menjaga stabilitas negara.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT