GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sinergi Lintas Stakeholder, Pertamina Kembangkan Kelompok Ternak Desa Ketapang, Banyuwangi

Pertamina jalin kerjasama sebagaimana dilaksanakan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus untuk Community Development pengembangan kelompok ternak
Kamis, 6 Juni 2024 - 16:34 WIB
Pertamina Kembangkan Kelompok Ternak Desa Ketapang
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Banyuwangi, tvOnenews.com – Dalam pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina melaksanakan berbagai macam strategi demi pencapaian sustainability program, salah satunya dengan menjalin kerjasama lintas stakeholder sebagaimana dilaksanakan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus untuk program Community Development pengembangan kelompok ternak, di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. 

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Integrated Terminal Tanjungwangi bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi melaksanakan program pengembangan dan pemberdayaan kepada kelompok ternak Dusun Pancoran, yakni Kelompok Ternak Sinar Abadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok Ternak Sinar Abadi menjadi bagian dari pogram TJSL Integrated Terminal Tanjungwangi di bawah payung program PELITA (Pemberdayaan Ekonomi Lingkungan Lingkar Ketapang). 

Saat ini, kelompok sudah memiliki lebih dari 100 ekor kambing dari jumlah awal 22 ekor. Untuk pembudidayaan, Pertamina dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi bersama kelompok mengembangkan jenis lokal dan senduro.

Pembudidayaan Hewan Ternak

Program pengembangan dan pemberdayaan peternakan PELITA telah memasuki tahun kelima pembinaan dan memasuki exit program pada tahun ini. Untuk program TJSL, Pertamina memberikan pembinaan selama lima tahun roadmap program dengan goals program adalah masyarakat sudah mandiri pada tahun kelima. 

Pada program bersama Kelompok Ternak Sinar Abadi, selain pengembangan ternak, Pertamina juga mengaplikasikan inovasi untuk memanfaatkan limbah kotoran hewan ternak menjadi pupuk organik, berangkat dari permasalahan yang terjadi di masyarakat dengan menumpuknya kotoran hewan ternak di sekitar lingkungan masyarakat. Hal ini didukung juga dari potensi wilayah di Dusun Pancoran, Desa Ketapang, yang merupakan wilayah perkebunan yang subur sehingga pupuk organik sangat diperlukan oleh masyarakat. 

Kotoran hewan yang dihasilkan dari hewan ternak kelompok mencapai 300kg per hari yang merupakan gabungan dari ternak kelompok dan beberapa peternak lainnya di Dusun Pancoran. Namun, jika permintaan terhadap pupuk organik tinggi, maka Kelompok Ternak Sinar Abadi akan menampung seluruh produksi kotoran hewan dari seluruh peternak yang ada di Dusun Pancoran hingga mencapai 5 ton per hari. Proses pembuatan pupuk organik terdiri dari campuran kotoran hewan, cocopeat, arang sekam dan mikroba. Produk yang dihasilkan terdiri dari pupuk organik khusus tanaman hias yang dijual dengan harga Rp 1200/kg dan pupuk organik kebun dengan harga jual Rp 22.000/karung.

Pada semester pertama tahun ini, sebagai persiapan exit program, Pertamina memberikan kendaraan roda tiga upaya membantu mobilisasi pengangkutan kotoran hewan dan pemasaran pupuk organik. Pemasaran pupuk organik tersebar di wilayah Kabupaten Banyuwangi, bahkan sampai ke Pulau Bali. Kelompok Ternak Sinar Abadi memasarkan produknya ke toko-toko pertanian dan menjualnya ke masyarakat yang membutuhkan untuk lahan pertanian mereka. Sebelum adanya bantuan pengadaan motor roda tiga, masyarakat menggunakan gerobak dorong dan motor yang dilengkapi dengan keranjang. Kontur wilayah yang berbukit, menyulitkan masyarakat sehingga dibutuhkan kendaraan yang lebih efisien untuk pengangkutan kotoran hewan dan pemasaran pupuk organik. 

“Adanya program bantuan yang diberikan oleh Pertamina ini karena Kelompok Sinar Abadi memiliki potensi dan kemampuan mengelola kelompok dan ternak dengan baik. Maka dari itu, kita perlu menjaga dan merawat pemberian dari Pertamina tanpa menimbulkan gejolak internal. Dalam membangun sektor ternak, tidak hanya merupakan tugas dari pemerintah saja, namun tugas kita bersama agar dapat menciptakan masyarakat yang mandiri,” terang Kepala Bidang Budidaya dan Usaha Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Ir. Abdurrazak, S.Pt., M.Tr.P.

Pada kesempatan yang sama, Pertamina Integrated Tanjung Wangi, Alia Anggraini menyampaikan adanya kolaborasi yang tercipta antara pihak pemerintah, perusahaan, serta masyarakat diharapkan dapat menjadi wujud nyata membangun masyarakat yang mandiri dan dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki. 

“Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi motivasi bagi pihak lain untuk bergerak bersama membangun masyarakat,” ujar Alia.

Suparman, Ketua Kelompok Ternak Sinar Abadi sangat menyambut baik pemberian bantuan dari Pertamina. 

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas keterlibatan Pertamina dan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi dalam upaya mengembangkan kelompok ternak. Kami dulunya sangat tertinggal, ditambah lagi berada di wilayah yang aksesnya sangat sulit menyebabkan kita sulit berkembang. Namun, adanya program bantuan ini membuka kesempatan bagi kami untuk maju dan mandiri. Kami tidak akan menyianyiakan bantuan yang diberikan, akan kami rawat dan jaga. Serta kami berharap desa ini menjadi percontohan bagi desa lainnya,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Area Manager Comm., Rel, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju komunitas yang mandiri guna mencapai pengembangan yang berkelanjutan. Dukungan ini juga sebagai bentuk komitmen Pertamina untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) ata Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-8 pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi dan tujuan ke-17 kemitraan untuk mencapai tujuan. 

“Selain mengimplementasikan SDGs, Pertamina turut berupaya menjalankan Enviromental, Social & Governance (ESG), salah satunya di bidang lingkungan. Kriteria lingkungan pada ESG membahas mengenai bagaimana perusahaan mempertimbangkan dampak operasional bisnis terhadap lingkungan dan peran perusahaan sebagai penjaga lingkungan. Dengan adanya program PELITA untuk pengembangan dan pemberdayaan peternakan ini harapan kami dapat memberikan Energy Sustainability yang juga merupakan tema besar Pertamina dalam pelaksanaan program TJSL mulai dari pengembangan peternakan itu sendiri hingga pengelolaan limbah kotoran menjadi produk jadi yakni pupuk organik,” tutup Ahad. (hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Legenda Liverpool Bikin Prediksi Berani soal Perebutan Tiket ke Liga Champions: Manchester United Favorit

Legenda Liverpool Bikin Prediksi Berani soal Perebutan Tiket ke Liga Champions: Manchester United Favorit

Legenda Liverpool membuat prediksi berani soal perebutan tiket ke Liga Champions. Manchester United kini diunggulkan setelah kembali ke empat besar klasemen sementara Liga Inggris.
Dulu Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Jesus Casas Kini Malah Jadi Pelatih Klub yang Repotkan Persib Bandung di ACL Elite Two

Dulu Dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Jesus Casas Kini Malah Jadi Pelatih Klub yang Repotkan Persib Bandung di ACL Elite Two

Jesus Casas, eks pelatih Irak yang sempat masuk radar Timnas Indonesia, kini akan melatih klub yang pernah repotkan Persib Bandung di fase grup ACL Elite Two.
Reaksi Marco Bezzecchi Usai Dijagokan Marc Marquez Juarai MotoGP 2026, Pembalap Aprilia Pilih Merendah

Reaksi Marco Bezzecchi Usai Dijagokan Marc Marquez Juarai MotoGP 2026, Pembalap Aprilia Pilih Merendah

Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi memberikan responsnya usai dijagokan oleh Marc Marquez sebagai salah satu kandidat peraih gelar juara dunia MotoGP 2026.
Polisi Buru Dua DPO Curanmor Beraksi Pakai Senpi di Tanjung Duren

Polisi Buru Dua DPO Curanmor Beraksi Pakai Senpi di Tanjung Duren

Polisi masih memburu dua pelaku curanmor yang masuk dalam DPO yang beraksi menggunakan senjata api di Gang Manggis XVIII, Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, Sabtu (21/2/2026).
Beda Jauh dengan Andre Onana, Senne Lammens Sampai Dipuji David Moyes usai Manchester United Menang Lagi

Beda Jauh dengan Andre Onana, Senne Lammens Sampai Dipuji David Moyes usai Manchester United Menang Lagi

Kiper Manchester United, Senne Lammens, mendapatkan sanjungan usai kemenangan 1-0 atas Everton. Tak hanya dari Michael Carrick, melainkan juga David Moyes.
Curhat Pilu Ayah Nizam Syafei, Sang Putra Sempat Minta Maaf Dua Kali Sebelum Meninggal

Curhat Pilu Ayah Nizam Syafei, Sang Putra Sempat Minta Maaf Dua Kali Sebelum Meninggal

Curhat pilu ayah Nizam Syafei ungkap sang putra sempat minta maaf dua kali sebelum meninggal, terkuak dugaan kekerasan dan fakta mengejutkan dari rumah sakit.

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi! Anggota Brimob Aniaya Siswa di Tual Dipecat Secara Tidak Hormat

Resmi, anggota Brimob aniaya siswa di Tual dipecat secara tidak hormat. Hasil itu dari sidang etik yang berlangsung selama 13 jam, di Mapolda Maluku, Kota Ambon
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Pengganti Thom Haye Sudah di Depan Mata, Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Ini Dipantau Timnas Indonesia

Pengganti Thom Haye Sudah di Depan Mata, Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Ini Dipantau Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda Eropa yang sedang naik daun. Nama Laurin Ulrich, gelandang berdarah Surabaya disebut pengganti Thom Haye.
Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT