GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Remaja di Gondanglegi Malang Tewas Misterius, Polisi Periksa 9 Orang Saksi

Kematian remaja bernama Sahroni (19) warga Dusun Krajan, Desa Urek Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (5/7) lusa kemarin, masih menyimpan teka teki. Kini pihak kepolisian sudah periksa 9 orang saksi.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 9 Juli 2024 - 11:17 WIB
Remaja di Gondanglegi Malang Tewas Misterius
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Kematian remaja bernama Sahroni (19) warga Dusun Krajan, Desa Urek Urek, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (5/7) lusa kemarin, masih menyimpan teka teki. Kini pihak kepolisian sudah periksa 9 orang saksi.

Informasi sebelumnya, remaja ini ditemukan meninggal dunia di ruang tamu rumahnya, dengan kondisi tak wajar dan ada beberapa luka dibagian wajah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sahroni, sebelumnya 2 hari meninggalkan rumah ke rumah pacarnya di Kecamatan Turen Kabupaten Malang.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat menerangkan, dari hasil penyelidikan diketahui fakta baru bahwa korban sempat kabur karena cekcok dengan keluarga di rumah.

Cekcok tersebut dilatarbelakangi karena permasalahan sepeda motor korban yang digadaikan oleh ayah kandungnya tanpa sepengtahuan korban.

Pacar korban mengantarkan tanpa sepengetahuan keluarga karena sudah larut malam. Karena yang bersangkutan ini kabur dari rumah, marah motornya digadaikan bapaknya tanpa seizin dia,” tegas Gandha, Selasa (9/7).

Ditambahkan Gandha, dari pengakuan saksi atau kekasih korban, ia sempat meminta pertolongan tetangga korban untuk memastikan bahwa korban dalam keadaan baik-baik saja.

“Korban minggat dari rumah selama dua hari, di rumah pacar di Turen. Bermain sama temen-teman lain. Kadang di rumah tetangga sebelah rumah pacarnya,” bebernya.

Gandha menambahkan, dari keterangan saksi yang telah diperiksa oleh penyidik, sebelum tewas korban diketahui sempat minum minuman keras. Ia juga sempat mengeluh kesakitan. Namun, saat akan dibawa berobat korban menolak.

“Intinya yang bersangkutan diantar pulang pacar beserta adiknya pacar, namun sebelum pulang sempat mampir ke halaman parkir Puskesmas Turen. Tapi korban ini menolak dan bersikukuh diantar pulang ke rumah. Iya (sebelumnya) mengeluh sakit karena sebelumnya minum-minum,” imbuh Gandha.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan oleh Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk diketahui penyebab kematian korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, disinggung terkait indikasi overdosis karena minum minuman keras (miras), pihak kepolisian belum dapat memastikan hal tersebut. Sebab, untuk mengetahui penyebab kematian korban harus menunggu hasil autopsi yang dilakukan oleh Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

“Belum bisa dipastikan (overdosis) karena autopsi belum keluar secara resmi,” tandasnya. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emil Audero dan Maarten Paes Dibuat Ciut dengan Kiper Keturunan Ini? Timnas Indonesia Berpotensi Dapat Tambahan Calon Bintang Dunia Berdarah Bali

Emil Audero dan Maarten Paes Dibuat Ciut dengan Kiper Keturunan Ini? Timnas Indonesia Berpotensi Dapat Tambahan Calon Bintang Dunia Berdarah Bali

Tony Kouwen, kiper keturunan Indonesia, tampil gemilang saat trial di Atletico Madrid. Bintang 16 tahun ini digadang bisa jadi pesaing Emil Audero dan Maarten Paes.
Tegas! Prabowo: Tidak Boleh Hukum Jadi Alat Kriminalisasi Lawan Politik di Pemerintahan Saya

Tegas! Prabowo: Tidak Boleh Hukum Jadi Alat Kriminalisasi Lawan Politik di Pemerintahan Saya

Presiden RI, Prabowo Subianto, menegaskan arah pemerintahannya akan bertumpu pada kepastian hukum dan keadilan, sekaligus menolak praktik hukum sebagai alat politik.
Saksi Kasus Suap Ijon Proyek Nyumarno Terlibat Pengeroyokan, KPK Akan Koordinasi Dengan Polres Bekas

Saksi Kasus Suap Ijon Proyek Nyumarno Terlibat Pengeroyokan, KPK Akan Koordinasi Dengan Polres Bekas

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan berkoordinasi dengan Polres Metro Bekasi terkait penahanan Anggota DPRD Bekasi, Nyumarno.
Media Vietnam Curiga Timnas Indonesia U-17 Dibantai China 0-7 Gara-gara Naturalisasi: Mengkhawatirkan

Media Vietnam Curiga Timnas Indonesia U-17 Dibantai China 0-7 Gara-gara Naturalisasi: Mengkhawatirkan

Media Vietnam menyoroti kekalahan telak Timnas U-17 Indonesia dari China dan mengaitkannya dengan ketergantungan naturalisasi. Begini katanya.
Dapat Durian Runtuh, 4 Zodiak Ini Diprediksi Akan Dapat Hoki pada 14 Februari 2026

Dapat Durian Runtuh, 4 Zodiak Ini Diprediksi Akan Dapat Hoki pada 14 Februari 2026

Tanggal 14 Februari 2026 menjadi hari yang paling membahagian bagi beberapa zodiak. Ramalan astrologi tunjukan, mereka bakal dapat banyak keberuntungan. Simak!
LRT Jabodebek Gelar Sosialiasi Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Kereta

LRT Jabodebek Gelar Sosialiasi Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual di Kereta

LRT Jabodetabek melakukan aksi sosialisasi terkait kekerasan dan pelecahan seksual.

Trending

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs Minta Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi Dihentikan, Sebut Dapat "Ilham" dari Eks Wakapolri dan Eks Ketua PP Muhammadiyah

Roy Suryo Cs meminta kasus tuduhan ijazah Jokowi dihentikan usai mendapatkan masukan dari eks Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno dan mantan Ketua PP Muhammadiyah Din Syamsuddin.
Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Kepincut Kualitas Jay Idzes, Bek Como Berdarah Jakarta Ini Siap Buka Pintu Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan satu nama potensial dari Eropa, yakni Lyfe Oldenstam, bek Como Primavera (U-19) yang punya garis keturunan Indonesia.
Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sehebat Apa Saint Kitts and Nevis, Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Saint Kitts and Nevis dikabarkan menjadi lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026. Indonesia menjadi ...
Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Tak Lagi Jadi Menteri ESDM? Bahlil Lahadalia Berencana Ikut Kontestasi Pileg 2029

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengungkapkan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan mencalonkan diri di Pileg 2029.
Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026, 13 Februari: Yolla Yuliana Pimpin Jakarta Livin Mandiri Tantang Megawati Hangestri Cs

Link Live Streaming Proliga 2026 pada Jumat 13 Februari yang merupakan hari kedua seri ke-6 menghadirkan dua big match sektor putri di Bojonegoro, Jawa Timur.
Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026, Jumat 13 Februari: Ada Dua Big Match Hari Ini! Yolla Yuliana Bakal Hadapi Megawati Hangestri

Jadwal Proliga 2026 Jumat 13 Februari menyajikan duel Megawati Hangestri dengan Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Livin Mandiri yang dikomandoi Yolla Yuliana.
11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

11 Juta Warga Miskin Harus Daftar Ulang PBI BPJS Kesehatan? Mensos Bilang Begini

Langkah tersebut ditempuh sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPR RI sekaligus upaya memperbarui basis data penerima bantuan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT