News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ironis! Sebelum Membunuh, Pelaku Sempat Diajak Korban Salat Dzuhur Berjemaah di Pakis Malang

Terkuak fakta pembunuhan Sunik (48), sebelum ditemukan tewas bersimbah darah oleh suaminya bernama Juwanto, ia mengajak pelaku yakni Eni Wijayanti (52) untuk makan rujak di warung dekat rumah korban.
Selasa, 23 Juli 2024 - 15:38 WIB
Eni Wijayanti (52) warga Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya
Sumber :
  • tvOne - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com – Terkuak fakta pembunuhan Sunik (48) warga Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Malang, sebelum ditemukan tewas bersimbah darah oleh suaminya bernama Juwanto, ia mengajak pelaku yakni Eni Wijayanti (52) warga Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, untuk makan rujak di warung dekat rumah korban.

Bahkan usai makan rujak, korban bersama pelaku melaksanakan sholat Dzuhur berjemaah di mushola dekat rumah korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (16/7), EV datang kerumah Sunik. Kemudian satu jam kemudian Sunik mengajak Evi (tersangka) untuk makan rujak di warung yang tak jauh dari rumah korban," kata Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Putra, Selasa (23/7).

"Sekitar pukul 11.30 WIB, usai makan rujak, korban mengajak Evi untuk menunaikan sholat Dzuhur berjamaah di Mushola dekat rumahnya," sambungnya.

Lanjut kata Gandha, usai  sholat Dzuhur, korban bersama pelaku pulang ke rumah. Sesampai di rumah, korban rebahan atau tidur miring di dalam kamar depan rumahnya.

"Pada saat itu pelaku mengutarakan niatnya untuk pinjam uang sebesar Rp1 Juta untuk beli handphone. Namun korban tak memberikan pinjaman dan pelaku merasa sakit hati hingga memukul bagian kepala korban berkali kali dengan palu besi yang di bawah pelaku dari rumahnya di Kota Surabaya," jelasnya.

Akibat kejadian itu, korban meninggal dunia dan pelaku mengambil uang yang ada tas, handphone dan motor milik korban. Setelah itu ditinggal kabur ke Surabaya.

Gandha menambahkan, pada tubuh korban ditemukan  enam luka memar. Sedangkan untuk luka bekas kekerasan benda tajam ada 31 luka.

"Jadi peristiwa ini termasuk sadis. Jika dirincikan, terdapat 3 luka terbuka tajam pada kepala sebelah kanan ukuran 1,5 cm sedalam jaringan otak. Kemudian, terdapat 2 luka terbuka tajam pada telinga dalam sebelah kanan," imbuh Gandha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, terdapat 10 luka terbuka tajam pada kepala sebelah kanan sejajar dengan telinga sampai kepala belakang sedalam organ otak. Lalu, luka terbuka tajam mematahkan tulang tengkorak kepala atas kanan ukuran 6 x 4 centimeter. 

"Dan terdapat 6 luka terbuka tajam ukuran 1,5 cm pada kepala bagian atas dan terdapat 2 luka terbuka tajam pada kepala bagian kiri sedalam organ otak," tukasnya. (eco/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Akhir Cerita Skandal Mesum Kepala Sekolah dan Guru SD Pekalongan di Ruang Sekolah

Skandal mesum yang melibatkan oknum Kepala Sekolah dan seorang Guru Sekolah Dasar (SD) di Desa Langkap, Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, akhirnya berbuntut ...
Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Haji Isam Diisukan Mau Akuisisi Saham BBCA, BCA Beberkan Fakta Sebenarnya

Kabar Haji Isam mengakuisisi saham BBCA beredar santer beredar. Pihak BCA angkat bicara dan menjelaskan struktur kepemilikan serta perubahan pengendali terakhir.
Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Kakanwil Imigrasi Sumut Buka Rakor dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun 2026

Direktorat Kerja Sama Keimigrasian dan Bina Perwakilan, Direktorat Jenderal Imigrasi, menyelenggarakan Rapat Koordinasi dengan Perwakilan Asing di Medan Tahun
Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Bukan Sekadar Tawuran, Ketua Geng Motor Makassar Diduga Terlibat Penculikan dan Penganiayaan Sadis

Ketua geng motor Waser, Al Kaisar (19), ditangkap polisi di Makassar. Ia diduga terlibat penculikan dan penganiayaan korban yang ditebas parang hingga dipanah.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Viral Nyala Biru Keunguan Muncul di Gunung Papandayan Garut, Ini Penjelasan Badan Geologi

Sehari berikutnya, pada 24 September 2026, nyala yang terlihat dilaporkan lebih sedikit dan cenderung terkonsentrasi. Warna nyala juga tampak biru keputihan.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video Viral Momen Tiga Kakak Beradik Panik Berteriak Melawan Maut dari Dalam Rumah saat Diterjang Banjir Bandang Solok

Video peristiwa tradis dialami tiga kakak beradik saat panik berteriak ketika rumah diterjang banjir bandang di Solok, Sumatera Barat, viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT