News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teror Bercak Darah Misterius di Tuban Resahkan Warga

Sejak tiga hari terakhir warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, digegerkan dengan munculnya cairan mirip bercak darah yang tercecer di pemukiman penduduk
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 26 Juli 2024 - 09:41 WIB
Teror bercak darah di salah satu rumah warga di Tuban
Sumber :
  • tvOne - hartono ronggolawe

Tuban, tvOnenews.com - Sejak tiga hari terakhir warga Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, digegerkan dengan munculnya cairan mirip bercak darah yang tercecer di pemukiman penduduk.

Warga kini menjadi resah lantaran bercak mirip darah berbau amis tersebut berceceran di jalan-jalan kampung dan gang kecil serta menempel di tembok rumah warga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian ini juga menjadi perbincangan hangat, setelah sejumlah warga mengupload foto-foto kejadian di media sosial. Bahkan, kini warga setempat juga merasa takut dan cemas, khawatir peristiwa serupa kembali terulang. 

Hingga Kamis (25/7) siang, bercak darah misterius yang tercecer di jalan dan tembok rumah warga masih saja muncul, bahkan cairan merah yang sudah kering tersebut selain masih terlihat di paving jalan dan tembok-tembok rumah warga yang belum dibersihkan, terbaru ditemukan menempel di jok motor milik warga setempat.

Menurut Kepala Desa Tuwiri Wetan, Wiji Santoso, ceceran darah misterius tersebut, diperkirakan muncul sejak Senin malam dan baru diketahui warga Selasa pagi. kemudian muncul kembali kedua kalinya, Selasa malam yang juga baru diketahui Rabu pagi.

Bercak darah yang masih belum diketahui asal-muasalnya tersebut hingga Kamis siang masih muncul dan menrmpel di jok dan dek sepeda motor milik warga.

"Ini baru saja anak buah saya datang dari menyaksikan warga mencuci sepeda motornya yang juga terkena bercak darah," tutur Wiji Santoso, Kepala Desa Tuwiri Wetan, saat ditemui dikantornya, Kamis, (25/7) siang.

Hingga kini pihaknya masih belum menemukan kejelasan asal muasal munculnya darah tersebut, sebab warga sudah mencoba menelusuri jejak darah, di setiap lorong gang dan pemukiman warga namun tidak ditemukan ujung dan pangkal munculnya darah tersebut.

"Kami sudah mencoba menelusuri, ke setiap gang dan pemukiman, bahkan masuk meneliti dalam rumah kosong yang lama tidak dihuni pemiliknya, tapi masih saja belum ketemu," tandas Wiji Santoso.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah warga yang ditemui awak media juga mengatakan tidak penyebar cairan mirip darah yang muncul secara misterius tersebut.

"Kalau di rumah saya itu kejadiannya Senin malam. Tapi saya baru tahu hari Selasa pagi usai sholat subuh. Terus saya bersihkan. Kalau baunya ya kayak darah, Cuma nggak tahu darahnya siapa," ungkap Lia, warga setempat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Tak Perlu Lagi Keluar Bekasi, Dini dan Arief Pilih Tinggal di Summarecon yang Manjakan Penghuni dengan Konsep "Integrated Ecosystem"

Memasuki usia ke-16 tahun, kawasan Summarecon sukses memulihkan nama baik Bekasi dengan bertransformasi menjadi pusat hunian premium dan destinasi bisnis berkelas dunia.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Kejadian di Lebanon Jadi Bahan Evaluasi, Mensesneg Tegaskan Belum Ada Keputusan Penarikan TNI

Pemerintah Indonesia menyatakan hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menarik pulang personel TNI yang tergabung dalam Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL). 
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu Ungkap Rencana Onyo Kuliah di Amsterdam, Sudah Ada Sosok yang Menunggu di Sana

Ruben Onsu ungkap rencana Onyo kuliah di Amsterdam, Belanda, dengan dukungan keluarga dan persiapan matang tanpa mengganggu karier hiburannya. (9/4/2026)

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Pemprov Jabar Cium Dugaan Pungli di Samsat Bandung, Ada Keluhan Tarif Rp 700 Ribu jadi Sorotan Dedi Mulyadi

Kabar adanya tarif mengurus pajak motor Rp 700 ribu menjadi viral di media sosial. Hal ini juga menuai sorotan Kang Dedi Mulyadi
Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT