GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawaslu Bojonegoro Luncurkan Delapan Poin Prioritas Indeks Kerawanan Pemilihan untuk Pilkada 2024

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro, secara resmi meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilihan (IKP) tahun 2024 pada Minggu (18/8).
Senin, 19 Agustus 2024 - 15:34 WIB
Bawaslu Bojonegoro Luncurkan Delapan Poin Prioritas Indeks Kerawanan Pemilihan
Sumber :
  • tvOne - dewi rina

Bojonegoro, tvOnenews.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bojonegoro, secara resmi meluncurkan Indeks Kerawanan Pemilihan (IKP) tahun 2024 pada Minggu (18/8). Peluncuran ini bertujuan untuk memetakan dan mengidentifikasi potensi kerawanan dalam pelaksanaan Pemilihan Umum Daerah (Pilkada) yang akan datang.

Ketua Bawaslu Bojonegoro, Handoko Sosro Hadi Wijoyo, mengungkapkan bahwa peluncuran IKP ini dilakukan secara serentak oleh Bawaslu di seluruh kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Handoko menegaskan pentingnya pencegahan secara menyeluruh untuk memastikan Pilkada berjalan dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Melalui peluncuran IKP ini, mari kita bersama-sama berupaya untuk menetralkan atau setidaknya meminimalkan kejadian rawan. Idealnya, kita berharap kejadian tersebut tidak terjadi sama sekali," ujar Handoko.

Dia menambahkan bahwa pemetaan dan identifikasi kerawanan pemilihan mencakup delapan poin penting yang didasarkan pada pengalaman dari pemilihan legislatif sebelumnya. Salah satu masalah yang diidentifikasi adalah pergeseran atau penggelembungan suara yang melibatkan pihak penyelenggara.

"Selama pemilihan legislatif lalu, kami menemukan peristiwa penggelembungan suara yang dilakukan oleh penyelenggara. Hal ini merupakan isu penting yang perlu mendapatkan perhatian serius," tambah Handoko.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bojonegoro, Muhammad Muchid, juga menekankan pentingnya IKP sebagai alat strategis untuk menjaga integritas Pilkada. IKP dirancang untuk mengukur berbagai aspek yang berpotensi mengganggu pelaksanaan Pilkada, seperti risiko kekerasan, praktik politik uang, dan pelanggaran administrasi pemilihan. Data yang terkumpul dari IKP akan digunakan untuk merumuskan strategi pencegahan dan penanganan yang efektif.

Bawaslu Bojonegoro berharap dengan adanya IKP, seluruh elemen terkait dapat bekerja sama untuk menciptakan Pilkada yang bersih, aman, dan demokratis. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif dalam mengawasi jalannya pemilu dan melaporkan segala bentuk pelanggaran yang ditemukan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Djoko Lukito, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah, menambahkan bahwa Kesbangpol telah melakukan sosialisasi untuk memastikan masyarakat memahami hak mereka dalam memilih calon Bupati dan Wakil Bupati sesuai dengan pilihan pribadi mereka.

"Kerawanan yang mungkin muncul termasuk intimidasi terhadap pemilih untuk memilih calon tertentu. Namun, kami berharap hal tersebut tidak terjadi di Bojonegoro," tegas Djoko Lukito.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Kasus Chromebook Jadi Sorotan, Pengamat Sebut Tim Khusus Nadiem Langgar Hierarki Negara

Pengamat kebijakan publik, Yanuar Winarko, menilai keberadaan tim khusus eksternal dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) merupakan bentuk maladministrasi yang serius.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Keselamatan Prajurit Prioritas Utama, Kemenko Polkam Buka Peluang Tarik Pasukan TNI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan bahwa perlindungan nyawa prajurit TNI yang bertugas di Lebanon adalah harga mati. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Dedi Mulyadi Gandeng Bank Indonesia, Fokus Bangun Ekonomi Jabar Berbasis Ekologi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya mengejar angka pertumbuhan, tetapi juga menjaga keseimbangan alam. 
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Buntut Polemik Anulir Jawaban Siswa, MPR Nonaktifkan Juri dan MC dari Lomba Cerdas Cermat, Begini Alasannya

Polemik jawaban siswi SMAN 1 Pontianak dianulir dewan juri dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MPR RI beri klarifikasi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT