GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rawan Kejahatan Jalanan, Pencurian Barang dalam Mobil dengan Memecah Kaca Terjadi di Pakisaji Malang

Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di wilayah Kecamatan Pakisaji, Malang. Pelaku berhasil membawa uang tunai dan surat-surat berharga.
Rabu, 4 September 2024 - 14:29 WIB
Kondisi mobil warga usai dipecah kacanya dan diambil barang-barangnya
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di wilayah Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Pelaku berhasil membawa uang tunai dan surat-surat berharga senilai jutaan rupiah.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, sekitar pukul 11.39 WIB, Selasa (3/9/2024) siang kemarin. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasi Humas Polres Malang AKP Ponsen Dadang Martianto mengatakan, mobil Honda HRV abu-abu nopol N 1929 IW yang mengalami pecah kaca di bagian depan sebelah kiri itu milik Eko Purnomo (51) warga Perum Citra Raya River View  Blok C 67 RT 24 RW 05 Desa Pakisaji, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

"Usai mendapati kaca mobilnya pecah, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke  tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang bersama Polsek Pakisaji. Dan petugas langsung melakukan penyelidikan," kata AKP Dadang, Rabu (4/9/2024).

Terkait kronologi ini, Dadang mengungkapkan, sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (3/9/2024) korban memarkir mobilnya di TKP dan ditinggal bertamu ke rumah saudaranya. Dan kondisi mobil korban dalam keadaan terkunci semua pintu mobilnya.

"Selang satu jam kemudian, saudara korban diberitahu tetangga bahwa telah mendengar ada suara kaca pecah, kemudian saudara korban keluar rumah dan melihat bahwa kaca mobil korban sebelah kiri depan sudah dalam kondisi pecah," bebernya.

Selanjutnya korban bersama Sri (saudara korban) berusaha mengecek ternyata barang-barang milik korban berupa tas selempang hitam yang berisi sejumlah surat berharga dan uang tunai senilai Rp2 juta, sudah raib dicuri pelaku. Dengan kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Pakisaji.

"Barang-barang berharga yang dilaporkan hilang adalah satu buah tas slempang berisi surat-surat berharga dan uang tunai Rp2 juta. Sementara kerugian kaca pecah sekitar Rp2 juta," terang AKP Dadang.

Sejuah ini, pihak kepolisian tengah melalukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memgumpulkan rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung. 

Sejumlah bukti rekaman CCTV telah dikantongi. Diketahui, terdapat tiga orang pria yang bergelagat mencurigkan. Mereka mengendarai dua sepeda motor. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, salah pelaku tampak turun dari motor, mengintip kaca mobil. Ia nampak memecahkannya dan mengambil tas dari dalam mobil. Usai mengambil, mereka kemudian berlari meninggalkan lokasi kejadian. 

“Pelakunya sedang dalam lidik dan kami akan terus mengejar hingga mereka tertangkap,” tukasnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT