News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waspada! Musim Penghujan, Demam Berdarah Dengue (DBD) Mulai Serang Anak-anak

Belasan anak dikabarkan terkena wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya. Satu orang meninggal dunia saat menjalani perawataran di rumah sakit.
Rabu, 26 Januari 2022 - 14:26 WIB
DBD serang anak-anak, 1 orang meninggal dunia
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, Jawa Timur  - Belasan anak dikabarkan terkena wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di RW 10 Kelurahan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, yang menyerang sejak awal Januari 2022. Dari belasan anak yang terkena DBD, satu orang meninggal dunia saat menjalani perawataran di rumah sakit.

Anak yang meninggal akibat DBD tersebut bernama Qonita Ismantagiyyam, putri dari Bova Hari Setiawan, warga Jalan Manyar Kartika Barat, Kelurahan Menur Pumpungan. Anak berusia 8 tahun tersebut meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis di salah satu rumah sakit di Surabaya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Nova Hari Setiawan, anaknya sempat demam tinggi pada Kamis lalu, kemudian dibawa ke poliklinik setempat. Dokter mendiagnosa anaknya terkena radang tenggerokan.

“Waktu panasnya tinggi 39 derajat, saya langsung membawa ke poliklinik dekat rumah. Setelah diperiksa, dokternya bilang kena radang tenggorokan. Lalu, saya bawa pulang dirawat di rumah,” ungkap Nova.

Setelah menjalani rawat jalan selama dua hari, putrinya kembali panas tinggi. Lalu, anaknya dibawa ke rumah sakit. Usai diperiksa di rumah sakit, anaknya kembali menjalani rawat jalan. Namun, panasnya tak kunjung turun.

“Puncaknya pada Senin lalu panasnya tinggi lagi dan saya kembali membawa ke rumah sakit yang sama. Anak saya dinyatakan terjangkit DBD. Kondisinya memburuk dan masuk ruang ICU. Trombositnya terus turun dan kondisinya kritis hingga akhirnya pada Selasa dini hari kemarin meninggal dunia,” tutur Nova sambil menahan kesedihan mendalam.

Sementara itu, Ketua RT 01 Menur Pumpungan, Arifin, menyatakan pihaknya telah melaporkan kasus Demam Berdarah Dengue yang menyerang warganya ini kepada puskesmas dan kelurahan setempat. Namun responnya dianggap lamban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Prosesnya cukup ribet. Kata Bu Jumantik sudah dilaporkan ke puskesmas dan kelurahan, namun menunggu surat dari rumah sakit pasien yang bersangkutan. Mestinya tidak begini, untuk mengantisipasi penyebaran DBD langsung saja difogging tidak perlu surat resmi segala. Toh yang kena DBD sudah banyak disini. Bahkan, satu anak meninggal dunia,” sesal Arifin.

Warga berharap, pemerintah Kota Surabaya segera bertindak cepat untuk menangani kasus Demam Berdarah Dengue di wilayah setempat, agar korban tidak terus bertambah. Setidaknya, pemerintah kota melakukan tindakan fogging atau pengasapan di wilayah tersebut untuk membasmi nyamuk aides agepty yang menimbulkan demam berdarah. (Sandi Irwanto/hen)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT