GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Kabur ke Hongkong, Makelar Pinjaman Bank Pakai Identitas Warga Diringkus Kejari Pacitan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan berhasil menangkap seorang makelar pinjaman bank berinisial S, warga Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 5 Oktober 2024 - 15:39 WIB
makelar pinjaman bank berinisial S
Sumber :
  • tvOne - agus wibowo

Pacitan, tvOnenews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan berhasil menangkap seorang makelar pinjaman bank berinisial S, warga Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan.

Tersangka S diduga terlibat dalam kasus penyalahgunaan identitas 47 warga untuk mendapatkan pinjaman dari salah satu bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Akibat tindakannya, kerugian negara yang ditaksir mencapai 1,6 miliar rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan, Eri Yudianto, menjelaskan bahwa tersangka S bersama dengan salah satu mantan perangkat desa setempat berinisial S, menjalankan aksi ini selama dua tahun, mulai dari tahun 2020 hingga 2022. Keduanya diduga bekerja sama dalam membuat dokumen palsu dengan menggunakan identitas warga untuk mengajukan pinjaman ke bank.

Para korban, yang tidak tahu-menahu bahwa identitas mereka digunakan untuk pinjaman, baru menyadari adanya masalah ketika pihak bank mulai menagih cicilan.

"Kami berhasil menangkap tersangka setelah melakukan serangkaian penyelidikan. Tersangka S ini di Hongkong. Namun, berkat kerja sama dengan Biro Hubungan Luar Negeri Kejagung RI dan Atase Kejaksaan RI di Hongkong, kami berhasil membawa tersangka kembali ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," ungkap Eri Yudianto.

Proses penangkapan tersangka S di Hongkong berlangsung lancar, meskipun memerlukan waktu. Setelah tersangka berhasil dipulangkan ke Indonesia, Kejari Pacitan segera menahannya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Saat ini, Kejari Pacitan masih melakukan penyelidikan terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam skema penipuan ini. Salah satunya adalah mantan perangkat desa yang turut membantu tersangka S dalam membuat surat-surat yang diperlukan untuk pengajuan pinjaman.

Selain itu, penyelidikan juga mencakup pihak bank yang mencairkan pinjaman tanpa verifikasi yang ketat, sehingga memungkinkan terjadinya penyalahgunaan identitas warga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami terus mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dari pihak bank yang mencairkan pinjaman sebesar 1,6 miliar rupiah tersebut. Setiap pihak yang terbukti terlibat atau lalai dalam kasus ini akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," lanjut Eri Yudianto.

Sementara itu, para korban yang berjumlah 47 orang sebagian besar adalah warga desa setempat yang tidak menyadari bahwa identitas mereka telah disalahgunakan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemprov Jabar Tegaskan Milangkala Tatar Sunda Bukan Upaya Pergantian Nama Provinsi

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengklarifikasi kabar yang beredar di media sosial mengenai isu pergantian nama provinsi. 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Tren Penikmat Meningkat, Jurnalis Ikut Pelatihan Pembuatan dan Usaha Kopi

Usaha kopi rumahan hingga gerai sederhana kini semakin mudah ditemui dan mampu menjangkau pasar di tingkat lokal.
Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Setelah Adam Alis, Marc Klok Kini Kasih Bonus untuk Julio Cesar Usai Cetak Gol Kemenangan bagi Persib Bandung

Kapten Persib Bandung Marc Klok jawab spekulasi Bobotoh yang bilang jika dirinya akan kasih bonus ke Julio Cesar yang cetak gol kemenangan atas PSM Makassar.
Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Seusai Banding, Nasib Ibrahim Arief Kini di Tangan PT: Segera Ditahan atau Tetap Bebas?

Penanganan perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret Ibrahim Arief alias Ibam kini memasuki babak baru.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 

Trending

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Shindy Lutfiana Angkat Bicara Usai Diserang Netizen Imbas Lomba Cerdas Cermat Kalbar: DM-nya Bawa-bawa Fisik dan Anak

Buntut polemik Lomba Cerdas Cermat yang digelar di Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik. Pernyataan yang dilontarkan MC dinilai memperkeruh suasana
Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Sherly Tjoanda Ungkap Alasan Selalu Tampil Cantik di Hadapan Publik: Almarhum Suami Saya Suka Tanya Soal Ini

Gubernur Sherly Tjoanda ungkap alasan selalu tampil cantik di hadapan publik, bahkan katanya almarhum suaminya suka menanyakan soal itu.
Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Dedi Mulyadi Kena Semprot DPRD! Perayaan Milangkala Tatar Sunda Disebut Tak Sesuai Sejarah, Pemprov Jabar Diminta Tanggung Jawab

Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi terkait perayaan Milangkala Tatar Sunda menuai kritik pedas dari parlemen. 
Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Gelaran Nobar Film Dokumenter Pesta Babi Bagi Kaum Muda Banjir Dukungan

Film dokumenter 'Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita' tengah menjadi sorotan hangat publik dengan berbagai kontroversinya.
Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Alasan Dedi Mulyadi Minta Mahkota Binokasih dan Prasasti Batutulis Segera Dikaji Secara Ilmiah

Pandangan masyarakat terhadap benda-benda bersejarah yang sering dianggap keramat atau mistis kini ingin diubah oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Suporter PSM Makassar Invasi Lapangan Stadion Gelora BJ Habibie, Pemain Persib Bandung Kena Tendang

Pemain Persib Bandung kena tendangan suporter PSM Makassar yang menginvasi lapangan Stadion Gelora BJ Habibie buntut kekecewaan timnya kalah di pekan ke-33.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT