GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berkas Perkara Dugaan Ijazah Palsu Kades Kangayan Dikembalikan, Warga Harap Proses Hukum Profesional

Usai dikembalikannya berkas perkara dugaan ijazah palsu Kepala Desa (Kades) Kangayan ke penyidik Polres Sumenep oleh Kejaksaan Negeri Sumenep, hingga saat ini, berkas tersebut belum juga dilengkapi dan dilimpahkan kembali.
Rabu, 9 Oktober 2024 - 17:08 WIB
Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep
Sumber :
  • tvOne - veros

Sumenep, tvOnenews.com - Usai dikembalikannya berkas perkara dugaan ijazah palsu Kepala Desa (Kades) Kangayan ke penyidik Polres Sumenep oleh Kejaksaan Negeri Sumenep, hingga saat ini, berkas tersebut belum juga dilengkapi dan dilimpahkan kembali.

Hal ini terbukti dari belum diterimanya berkas perkara tersebut oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep, yang terkait dengan dugaan ijazah palsu yang menyeret Kades Kangayan atas nama A-R, yang telah berstatus tersangka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, secara formal, sejak tanggal 17 September 2024, jaksa penyidik telah mengembalikan berkas perkara itu ke polisi dengan alasan belum lengkap (P19).

"Kami belum menerima berkas perkaranya, jadi prosesnya masih di Polres Sumenep," ungkap Kasi Intel Kejari Sumenep, Moch Indra Subrata.

Sesuai prosedur, penyidik Polres Sumenep sudah bisa melengkapi dan mengembalikan berkas perkara ijazah palsu yang menyeret Kades Kangayan, A-R, dengan tenggat waktu 14 hari setelah ditetapkan status hukumnya.

Ketika hendak dikonfirmasi terkait perkembangan kasus tersebut, penyidik Satreskrim Polres Sumenep mengaku tidak memiliki kewenangan untuk berbicara, dan menyarankan untuk menghubungi bagian Humas Polres Sumenep.

"Silakan ke Humas, saya tidak memiliki wewenang untuk menjawabnya," singkatnya.

Menanggapi proses hukum kasus dugaan ijazah palsu ini, Samsuri, seorang warga Kangayan, mengaku sangat mendukung dan mempercayakan sepenuhnya proses hukum kepada pihak yang berwenang. Ia merasa bahwa kasus ini sudah terlalu lama berproses, sehingga berdampak signifikan terhadap perkembangan Desa Kangayan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami masyarakat awam, hanya bisa percaya kepada petugas kepolisian. Namun, jangan terlalu lama. Kami (masyarakat) di bawah sangat terdampak, masa sejak 2020 hingga hari ini, tahun 2024, belum juga selesai," terang Samsuri.

Sebelumnya, Kades Kangayan Kecamatan Kangayan Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, A-R, saat ini berstatus tersangka karena kasus ijazah palsu. A-R dilaporkan ke Polres Sumenep pada Senin (22/7/2020), dengan laporan yang terdaftar dengan nomor: LP/16/VII/RES.1.9/2020/Reskrim/SPKT/Polsek Kangayan, dan hingga saat ini, proses hukum sejak dilaporkan beberapa tahun lalu, tidak kunjung selesai. (ver/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berawal dari Tetesan Misterius, Mobil Boks di Bandung Ini Dikejar Polisi, Ternyata Angkut Barang Tak Terduga

Berawal dari Tetesan Misterius, Mobil Boks di Bandung Ini Dikejar Polisi, Ternyata Angkut Barang Tak Terduga

Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung berhasil mengejar mobil boks yang mengeluarkan tetesan misterius di jalur wisata Soreang.
Pesan Menyentuh Pratama Arhan, Tahun Ini Lebaran sebagai Duda dan Tanpa Sosok Ayah: Ada yang Kurang

Pesan Menyentuh Pratama Arhan, Tahun Ini Lebaran sebagai Duda dan Tanpa Sosok Ayah: Ada yang Kurang

​​​​​​​Pesan haru Pratama Arhan saat Lebaran 2026 tanpa sang ayah. Ia ungkap perasaan campur aduk antara bahagia berkumpul dan sedih karena ada yang hilang.
Meski Tersingkir, Marc Klok Bilang Begini soal Elkan Baggott Akhirnya Kembali Bela Timnas Indonesia

Meski Tersingkir, Marc Klok Bilang Begini soal Elkan Baggott Akhirnya Kembali Bela Timnas Indonesia

Meski tak masuk skuad, Marc Klok tetap dukung Elkan Baggott kembali ke Timnas Indonesia. Ia sebut sang bek sebagai aset penting Garuda.
Full Senyum atau Tekanan? Debut John Herdman dan Comeback Elkan Baggott Jadi Sorotan

Full Senyum atau Tekanan? Debut John Herdman dan Comeback Elkan Baggott Jadi Sorotan

Timnas Indonesia bersiap membuka lembaran baru saat menghadapi Saint Kitts dan Nevis national football team pada ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jumat (27/3/2026) malam WIB.
Tak Banyak yang Tahu, Bintang Persib ini Ngaku Sudah 'Kantongi' Gaya John Herdman Sebelum Dipanggil untuk FIFA Series

Tak Banyak yang Tahu, Bintang Persib ini Ngaku Sudah 'Kantongi' Gaya John Herdman Sebelum Dipanggil untuk FIFA Series

Kedatangan Eliano Reijnders ke pemusatan latihan Timnas Indonesia membawa keuntungan tersendiri. Bintang Persib itu akui sudah cukup kenal gaya John Herdman.
Lonjakan Arus Balik Idulfitri 1447 H, Volume Kendaraan Menuju Jakarta Lewat GT Cikampek Utama Naik 49 Persen

Lonjakan Arus Balik Idulfitri 1447 H, Volume Kendaraan Menuju Jakarta Lewat GT Cikampek Utama Naik 49 Persen

Jasamarga melaporkan 133.091 kendaraan terpantau menuju arah Jakarta melalui Gerbang Tol Cikampek Utama pada periode hari H hingga H+2 Lebaran (21–23 Maret).

Trending

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Ketiban Untung Jelang Hadapi Saint Kitts and Nevis, Garuda Kini Melejit

Jelang laga kontra Saint Kitts and Nevis, Timnas Indonesia mendapat kabar menggembirakan dari FIFA. Peringkat dunia skuad Garuda dipastikan mengalami kenaikan.
Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Dipecat Red Sparks, Wipawee Srithong Tampil Gemilang di Final Four Liga Voli Thailand 2026

Wipawee Srithong mampu tampil gemilang di final four Liga Voli Thailand 2026 usai dipecat oleh Red Sparks beberapa waktu lalu.
Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Maarten Paes dan Ole Romeny Sudah Gabung, 15 Pemain di Latihan Perdana Timnas Indonesia

Sebanyak 15 pemain telah bergabung dalam latihan terbuka untuk media ini. Seluruh pemain dari Super League dan beberapa pemain Timnas Indonesia abroad pun telah bergabung. 
Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

Megawati Hangestri Gagal Comeback, Pesan Tegas PSSI, Keputusan John Herdman Pilih Cahya Supriadi Dipertanyakan

3 berita sport terpopuler: Megawati Hangestri jadi sorotan di Korea, PSSI kirim pesan tegas untuk fans Garuda, hingga keputusan John Herdman dipertanyakan.
Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Tak Mau Pendam Lagi, Patrick Kluivert Akhirnya Buka Suara soal Kegagalannya Bersama Timnas Indonesia

Patrick Kluivert akhirnya buka suara soal kegagalannya bersama Timnas Indonesia. Singgung soal target ke Piala Dunia 2026 sangat berat.
Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret John Herdman dari Skuad Final Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Marc Klok Langsung Beri Respons Berkelas

Dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Marc Klok tak larut sedih dan memilih latihan mandiri di GBLA hingga tuai pujian warganet.
Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Agen Megawati Hangestri Bocorkan Red Sparks Bukan Satu-satunya Tim yang Incar Megatron untuk Liga Voli Korea Musim Depan

Nama bintang voli Idnoensia yang berasal dari Jember, Megawati Hangestri, belakangan mendadak kembali menjadi perbincangan hangat di Korea Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT