News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Akibat Ledakan Bom Ikan, Tiga Warga di Lumajang Terluka

Sebuah insiden ledakan keras terjadi pada salah satu rumah warga milik Sumah (60), di Dusun Tunjung, Desa Bodang, Kecamatan Padang, Lumajang, Minggu (13/10).
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 14 Oktober 2024 - 10:34 WIB
Rumah warga di lumajang hancur diduga akibat ledakan bom ikan
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Sebuah insiden ledakan keras terjadi pada salah satu rumah warga milik Sumah (60), di Dusun Tunjung, Desa Bodang, Kecamatan Padang, Lumajang, Minggu (13/10) malam.

Akibat ledakan ini, tiga penghuni rumah yakni Sumah (60), Hadi (30) mengalami luka sedang, sementara Suwarsam (60) tetangga korban yang sedang bertamu mengalami luka yang cukup parah, bahkan bagian telapak  tangan kirinya hancur akibat ledakan yang diduga bersumber dari ledakan bom ikan atau bondet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hadi, salah satu korban yang mengalami luka lecet dibagian pinggang kanannya mengaku tidak mengetahui secara pasti sumber ledakan tersebut. Ia hanya mengingat pada saat kejadian dirinya sedang berada di ruang belakang rumahnya sambil menonton televisi, sementara ibunya sedang menemui tamu di ruangan yang lain.

“Tadi saat menonton televisi tiba-tiba terdengar suara ledakan sangat keras. Saya mengira itu ledakan tabung lpg,” kata Hadi kepada tvOnenews.com di lokasi, Minggu (13/10).

Sesaat setelah ledakan terjadi, Hadi mengaku kondisi langsung gelap akibat lampu langsung padam, sementara dirinya langsung tertimpa tembok dan atap rumah hingga mengalami luka di bagian pinggang kanan.

“Langsung gelap, saya tertimpa tembok dan atap asbes. Tadi dibantu warga dan langsung diantar ke klinik. Kalau ibu lukanya agak parah di bagian pinggang kanan dan kirinya,” tambahnya.

Pantauan tvOnenews.com saat tiba di lokasi kejadian, bau belerang masih tercium sangat menyengat di sekitar lokasi kejadian ledakan. Puing-puing tembok dan atap asbes, Nampak berserakan di halaman belakang rumah.

Bercak darah segar, juga masih Nampak berceceran di sekitar ruang belakang hingga kebun di belakang rumah korban, yang merupakan bekas ceceran darah Suwarsam, yang mengalami luka cukup parah bahkan bagian telapak tangan kirinya hancur dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum dr Haryoto Lumajang.

Kepala Desa Bodang, Kuncoro yang rumahnya berdekatan dengan rumah korban, mengaku suara ledakan terdengar sangat keras hingga ke desa tetangga.

“Suara ledakannya sangat keras. Tadi terdengar satu kali. Kalau penyebab ledakan kita belum tahu apakah petasan atau bondet. Korban atas nama suwarsam ini yang paling parah,” jelas Kuncoro.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Kapolsek Padang Iptu Buriyanto menyatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait insiden ledakan di rumah warga ini, dengan memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian serta meminta keterangan sejumlah saksi maupun korban selamat.

“Untuk kedua korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit dan klinik. Saat ini kita masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab dari ledakan ini. Jadi mohon waktu semoga segera terungkap,” pungkasnya. (wso/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Eks Bos Red Bull Santer Dikabarkan akan Segera Kembali ke F1, Toto Wolff Malah Ragu hal Itu akan Terwujud

Bos Mercedes, Toto Wolff, meragukan bahwa mantan kepala tim Red Bull, Christian Horner, akan kembali ke F1 meski santer dirumorkan.
Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Bejat! Paman dan Kakek di Jaksel Cabuli Ponakan di Bawah Umur, Polisi Tegaskan Pelaku Sudah Siap Diadili

Viral jadi sorotan di media sosial, paman dan kakek melakukan pelecehan terhadap ponakan atau keluarganya sendiri. Polisi sudah turun tangan atasi kasus ini.
Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras ke Warga di Tambun Bekasi Berjumlah Tiga Orang, Ini Perannya

Polres Metro Bekasi menangkap tiga orang pelaku penyiraman air keras ke seorang warga berinisial TW (54), yang terjadi di Jalan Bumi Sani Permai, Tambun Selatan
Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Kebut Huntap-Huntara, Satgas PRR Komitmen Berikan Hidup Layak Bagi Penyintas

Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, terus mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara) untuk menyediakan tempat tinggal yang layak bagi penyintas bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Pemkab Bireuen: Bantuan Jadup Korban Banjir Mulai Disalurkan 6 April

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen Muhajir Juli menyatakan bantuan jatah hidup (jadup) untuk korban banjir dan tanah longsor di daerah itu mulai disalurka
Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dari Kawan jadi Lawan! Kara Bajema Tulis Pesan Untuk Megawati Hangestri usai Duel Sengit di Final Four Proliga 2026

Dua pemain yang berhasil membawa Jakarta BIN meraih gelar juara Proliga 2024, Megawati Hangestri dan Kara Bajema, kembali bertemu di babak final four musim ini.

Trending

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kalah Tipis dari Tim Eropa, Media Vietnam Yakin Timnas Indonesia Jadi Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak membuat pamornya meredup. Media Vietnam yakin Garuda jadi kandidat juara Piala AFF 2026.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT