News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Panjang, Warga Nganjuk Disuguhi Bau Sampah yang Tak Pernah Diangkut

Libur panjang Natal dan Tahun Baru yang seharusnya menjadi momen bahagia, warga Nganjuk justru terganggu oleh bau tidak sedap yang berasal dari tumpukan sampah.
Selasa, 24 Desember 2024 - 14:27 WIB
Libur Panjang, Warga Nganjuk Disuguhi Bau Sampah yang Tak Pernah Diangkut
Sumber :
  • kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Libur panjang Natal dan Tahun Baru yang seharusnya menjadi momen bahagia bagi warga Nganjuk justru terganggu oleh bau tidak sedap yang berasal dari tumpukan sampah. Sampah-sampah tersebut diduga tidak diangkut selama beberapa hari, sehingga menimbulkan keluhan dari masyarakat.

Di pasar hewan Kelurahan Kedondong, Kecamatan Bagor, tumpukan sampah terlihat menggunung. Kondisi ini diperparah dengan hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan bau busuk semakin menyengat dan mencemari lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu warga, Subagyo Widiyanto, yang tinggal di sekitar tempat pembuangan sementara (TPS) Kedondong mengeluhkan kondisi tersebut.

“Seharusnya libur panjang ini jadi momen kumpul keluarga, tapi kita malah terganggu bau sampah. Anak-anak juga jadi malas keluar rumah karena baunya parah,” ujarnya.

Keluhan juga datang dari warga lain. Mereka menyatakan bahwa tumpukan sampah yang tidak diangkut ke TPS, sehingga berdampak lingkungan.

Lebih lanjut Subagyo menyebut bahwa sampah tersebut enggan diangkut oleh petugas, disebabkan oleh banyaknya sampah kotoran hewan dari pasar hewan, yang tercampur dengan sampah organik dan nonorganik.

"Jadi, petugas hanya mengangkut sampah organik dan non organik, namun ketika sampah tersebut tercampur dengan kotoran hewan, kemungkinan itu penyebabnya sampah tersebut tidak diangkut oleh petugas ke TPS," kata Subagyo, Selasa (24/12).  

Meskipun keberadaan tumpukan sampah di pasar hewan tersebut dilaporkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Nganjuk. Namun, respons tersebut dinilai lambat oleh warga. Mereka berharap pemerintah daerah lebih sigap mengatasi permasalahan ini.

"Apalagi tumpukan sampah tidak hanya mengganggu kenyamanan tetapi juga berpotensi menimbulkan penyakit," jelas Subagyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan situasi seperti ini, warga mendesak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani permasalahan sampah secara berkelanjutan.

"Libur panjang yang seharusnya menjadi momen bahagia justru berubah menjadi keluhan akibat buruknya pengelolaan sampah," pungkas Subagyo. (kso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.
Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Lima Calon Manajer KDMP Meninggal Dunia, Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pemerintah Hentikan Program Latsarmil

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mengungkap lima orang calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) meninggal dunia saat mengikuti pelaksanaan pelatihan dasar militer (Latsarmil).
Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Kenakan Baju Berlogo PSI, Jokowi: Kalau Sudah Memakai, Artinya Tahu Sendiri

Presiden Ketujuh Joko Widodo (Jokowi) mengaku berupaya memenuhi seluruh undangan yang diterimanya selama dua hari melakukan perjalanan di Provinsi Lampung.
Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran Tuduh Washington Langgar Kesepakatan Damai

Iran mengecam serangan Amerika Serikat terhadap sejumlah lokasi di sepanjang pesisir selatannya dan menuduh Washington melanggar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta pakta yang baru ditandatangani untuk mengakhiri perang.
Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor Pertandingan AVC Men's Cup 2026: Boy Arnez dan Fauzan Nibras Menggila! Bawa Timnas Voli Indonesia ke Final 

Top Skor pertandingan AVC Men's Cup 2026 pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan tuan rumah, India, menghadapi Timnas Voli Indonesia, Sabtu 27 Juni.

Trending

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

Deretan Fakta Misteri Kasus Kematian Tragis ASN Pemkab Bangkalan di Bandara Juanda

RYS (50) aparatur sipil negara (ASN) sebagai Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan ditemukan tewas membusuk dalam mobil dinas di area parkir Bandara Juanda.
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT