News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyakit Mulut dan Kuku Kembali Muncul di Nganjuk, 10 Ekor Ternak Mati 90 Lainnya Terjangkit Virus

Wabah PMK kembali merebak di Kabupaten Nganjuk. Data Dinas Peternakan, sebanyak 90 ekor ternak telah terjangkit virus PMK dengan 10 diantaranya dilaporkan mati.
Selasa, 7 Januari 2025 - 18:39 WIB
Penyakit Mulut dan Kuku Kembali Muncul di Nganjuk, 10 Ekor Ternak Mati 90 Lainnya Terjangkit Virus
Sumber :
  • kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali merebak di sejumlah kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Berdasarkan laporan terbaru dari Dinas Peternakan, sebanyak 90 ekor ternak telah terjangkit virus PMK dengan 10 ekor di antaranya dilaporkan mati akibat komplikasi penyakit ini.

PMK, yang dikenal sebagai penyakit menular pada hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba, disebabkan oleh virus yang sangat mudah menyebar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit ini menyerang bagian mulut dan kuku hewan, menyebabkan luka, demam tinggi, dan penurunan berat badan yang drastis.

Salah satu peternak di Desa Wilangan Mahmud, mengaku sedikitnya di Dusun Jedong, Desa Wilangan kehilangan 10 ekor sapi dalam waktu dua minggu.

"Peternak sapi sangat terpukul. Selain kerugian finansial, peternak juga khawatir ternak lainnya bisa terjangkit. Semoga pemerintah segera memberikan bantuan," ungkap Mahmud.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Nganjuk Siti Farida mengungkapkan bahwa wabah terbaru ini kemungkinan besar dipicu oleh kurangnya pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak antarwilayah.

"Beberapa hewan ternak yang terjangkit teridentifikasi PMK," kata Farida, Selasa (7/1).

Menurut Siti Farida, sebaran virus PMK yang menjangkiti ternak sapi terjadi di enam kecamatan yaitu, Kecamatan Berbek, Loceret, Sawahan, Rejoso, Ngetos dan Kecamatan Wilangan.

Ternak sapi yang terindikasi virus PMK berjumlah 90 ekor, adapun sebarannya terjadi mulai bulan Oktober sebanyak 21 ekor, pada bulan November tiga ekor, di bulan Desember sebanyak 25 ekor.

"Jadi, merebaknya virus PMK menyerang ternak sapi di Nganjuk, mulai Oktober hingga bulan Januari, Namun, yang paling banyak terjangkir pada bulan Januari berjumlah 41 ekor," jelas Siti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mengatasi situasi ini, pemerintah telah mengambil langkah-langkah darurat, termasuk untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Selain itu sosialisasi kepada peternak mengenai tanda-tanda awal PMK dan langkah pencegahan juga dilakukan. (kso/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT