News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PT BALAD Investasi di Sumenep, Kolaborasi dengan Konsultan Perikanan PBB untuk Budidaya Laut Ramah Lingkungan

Memiliki ekosistem laut yang masih natural serta wilayah maritim yang sangat strategis, PT Bandar Laut Dunia (BALAD) Akhirnya menancapkan langkahnya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Selasa, 21 Januari 2025 - 16:45 WIB
Serius Investasi di Sumenep, PT Balad Datangkan Konsultan Perikanan PBB
Sumber :
  • tvOne - veros afif

Sumenep, tvOnenews.com - Memiliki ekosistem laut yang masih natural serta wilayah maritim yang sangat strategis, PT Bandar Laut Dunia (BALAD) Akhirnya menancapkan langkahnya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Mengawali dengan mendirikan 50 petak keramba Lobster di teluk Pengelek Desa Saobi Kecamatan Kangayan, PT Balad memberikan bukti nyata keseriusannya mengelola dan memaksimalkan potensi alam Sumenep, dengan tetap menjaga ekosistem bawah laut dan perairan digugusan kepulauan Kangean dan Sapeken.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hari ini kami membawa tenaga ahli kami yang nantinya akan fokus di hilirisasi LOKETARU (Lobster, Kerapu, Teripang dan Rumput Laut), sehingga dapat terwujudnya budidaya di wilayah laut dengan konsep 'Blue Economi', yaitu budidaya yang tanpa mencemari lingkungan laut dan pemukiman warga, bahkan nantinya kami akan turut serta menjaga kelestarian laut Sumenep ", ungkap HRM Khalilur R. Abdullah Syahlawiy, owner BALAD group.

Gus Lilur (sapaan akrab) juga menuturkan bahwa dalam rencana investasi jangka panjang, tentunya pihaknya sangat profesional, yakni salah satunya dengan melakukan kolaborasi dengan ahli budidaya laut selevel internasional, yaitu Philip Gu, yang merupakan sosok pria yang menjabat sebagai konsultan bidang perikanan PBB, sehingga menurutnya, besar harapan dimasa depan, Sumenep akan menjadi jujukan budidaya Nasional bahkan Asia.

"Sengaja kami datangkan Philip Gu, karena beliau yang ahli dibidang budidaya LOKETARU, karena nilai invetasi kami besar kedepannya,” tutur Gus Lilur.

Sementara itu, Philip Gu, mengaku sangat kagum dengan potensi laut di Kabupaten Sumenep, selain dengan tujuan investasi, dirinya menyebutkan bahwa ini merupakan pilot project hilirisasi budidaya di wilayah laut yang akan menjadi sumber referensi dunia. Dengan pengalaman serta keilmuannya, dirinya yakin, Sumenep akan banyak dikunjungi berbagai negara di dunia, untuk belajar tentang bagaimana budidaya di wilayah laut tanpa mencemari lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tidak semata-mata tentang investasi, akan tetapi ini merupakan edukasi budidaya di laut dengan menggunakan tekhnologi terbaik, sehingga tidak mencemari lingkungan laut dan pemukimaa masyarakat,” terang Philip Gu.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyambut baik investasi yang dicanangkan oleh PT BALAD, pihaknya memiliki harapan besar, khususnya dampak positif dari investasi yang berlokasikan di gugusan Kepulauan Kangean-Sapeken, khususnya dari sisi terjaganya ekosistem lingkungan laut, meningkatnya perekonomian dan terserapnya tenaga kerja, yang memprioritaskan SDM lokal.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan  ESDM

Penyuplai Penyelundupan 23,793 Kilogram Emas Diduga Penambang Ilegal, Ini yang Dikatakan ESDM

Penyuplai para sindikat penyelundupan ekspor emas ke luar negeri diduga perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI)
Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Tengah Malam KPK Geledah Rumah Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Anggraheni

Rumah pribadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, Vinna Ledy Anggraheni jadi lokasi penggeledahan
Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Pendakwah Indonesia UAH Meminta Kepolisian Memproses Viralnya Video Promosi Alkohol dengan Hafalan Al-Quran

Beberapa waktu lalu media sosial dihebohkan, dengan video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menyita perhatian publik dan berbagai pihak hingga viral
Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Atasi Kekeringan, Korsel Kerahkan Damkar dan Militer

Kekeringan yang terjadi di Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan, semakin parah. Guna mengatasi hal itu, truk tangki air pemadam kebakaran dan kendaraan militer dari seluruh penjuru negeri dikerahkan.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Putin Berkunjung ke Pulau Etorofu, Jepang Protes Keras

Kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Pulau Etorofu, Kamis, memicu reaksi keras dari Tokyo. Pasalnya, pulau itu juga diklaim Jepang terkait dengan posisi pulau-pulau tersebut yang berada di lepas pantai Pulau Hokkaido, Jepang.

Trending

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Fantastis, Pegawai Pajak Simpan Uang Ratusan Juta dan Emas 1,3 Kilogram Hasil Kejahatan di Rumah Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ungkap logam mulia 1,3 kilogram dan uang tunai Rp100 juta didapatkan dari penggeledahan di salah satu rumah pegawai pajak yang berada di Malang.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana Ngamuk Namanya Dikaitkan Lagi dengan Ridwan Kamil, Singgung Dugaan Upaya Pembungkaman

Lisa Mariana bereaksi keras karena namanya kembali dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT