GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lindungi Peternak Sidoarjo, Pemprov Jatim bersama Pemkab Sidoarjo Pantau Kesehatan Hewan Ternak

Pemprov Jatim bersama Pemkab Sidoarjo antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku/PMK di Kabupaten Sidoarjo. Hewan-hewan ternak akan dipantau kesehatannya
Senin, 27 Januari 2025 - 13:38 WIB
wabah PMK
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnenews.com - Pemprov Jatim bersama Pemkab Sidoarjo antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku/PMK di Kabupaten Sidoarjo. Hewan-hewan ternak di Kabupaten Sidoarjo akan dipantau kesehatannya. Dua instansi pemerintah tersebut membentuk tim penanganan PMK. Terdapat beberapa tim yang dibentuk, diantaranya tim vaksinator dinas, tim dari Unair, tim dari UWK serta tim dari PDHI dan petugas teknis kecamatan. Tim tersebut akan dididampingi petugas dari TNI dan Polri. Tim-tim tersebut akan berkeliling kepeternakan-kepeternakan milik warga Sidoarjo. 

Seluruh tim dikumpulkan, apel dipimpin langsung Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi didampingi Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Dedyk Wahyu Widodo. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jatim Indyah Aryani hadir dalam apel tersebut. Hadir pula Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati serta beberapa Kepala OPD Sidoarjo mengikuti Apel Siaga Tanggap Cepat Penanganan PMK tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sambutannya, Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan Apel Siaga Tanggap Cepat Penanganan PMK kali ini. 

Dikatakannya kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi terkait akan penanggulangan dan pencegahan PMK khususnya di Kabupaten Sidoarjo. Diutarakannya peningkatan kasus penyakit PMK mulai Desember 2024 hingga sekarang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. 

“Penyakit mulut dan kuku sangat menular pada hewan ternak berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan babi dan mengakibatkan kerugian ekonomi sangat besar yang berdampak terhadap perdagangan produk ternak,” ucapnya.

Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi menyebutkan data kasus PMK di Kabupaten Sidoarjo per Januari 2025 ada sebanyak 147 ekor sakit, 17 ekor potong paksa dan 9 ekor mati. Kasus itu terjadi di 10 kecamatan di Sidoarjo. Diantaranya di Kecamatan Sukodono, Wonoayu, Taman, Candi, Porong, Tarik, Balongbendo, Waru, Gedangan dan Jabon.

“Pengendalian penyakit PMK pada ternak dapat dilakukan dengan dua hal, yakni dengan intervensi pencegahan dan dengan intervensi pengobatan,” ujarnya.

H. Subandi menjabarkan pengendalian penyakit PMK dengan intervensi pencegahan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Diantaranya dengan vaksinasi, sanitasi kandang serta pengawasan kesehatan dan komunikasi, Informasi dan Edukasi/KIE. Sedangkan pengendalian penyakit PMK dengan intervensi pengobatan yakni dengan terapi suportif pada ternak yang sakit seperti pemberian antibiotik, analgesik dan antipiretik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada saat ini, populasi hewan rentan penyakit PMK di Kabupaten Sidoarjo pada sapi potong sebanyak 5150 ekor, sapi perah sebanyak 1149 ekor, kambing 32.895 ekor, dan domba 15.743 ekor,”ujarnya.

Masih dikatakan Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi, penggunaan vaksin PMK akan disesuaikan dengan droping vaksin dari APBN sebanyak 3500 dosis.  Pelaksanaannya dilakukan mulai tanggal 20-25 Januari 2025. Seluruh tim penanganan PMK akan dilibatkan. Selain itu tim penanganan PMK juga akan melakukan desinfeksi kandang secara teratur. Sebanyak 120 liter desinfektan akan dibagikan. Pelaksanaan desinfektan dibantu oleh tim dari Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, petugas BPBD Sidoarjo serta anggota TNI dan Polri yang akan dilanjutkan secara rutin oleh peternak. Seluruh ternak rentan di Kabupaten Sidoarjo juga akan diberikan vitamin dan obat cacing secara gratis. Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo juga akan melakukan pemantauan kesehatan ternak secara teratur.
 
“Komunikasi, informasi dan edukasi ke seluruh peternak di Kabupaten Sidoarjo juga dilaksanakan oleh petugas teknis Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo bersama TNI dan Polri,” ucapnya. (khu/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia dan Persita Tangerang Meninggal Dunia

Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia dan Persita Tangerang Meninggal Dunia

Legenda Timnas Indonesia Elly Idris meninggal dunia pada usia 63 tahun di Ciputat. Sosok yang berjasa bagi Persita dan sepak bola nasional itu meninggalkan warisan besar.
Din Syamsudin Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Cs Merupakan Bentuk Kriminalisasi

Din Syamsudin Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Cs Merupakan Bentuk Kriminalisasi

Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsudin menyebut penetapan tersangka Roy Suryo Cs terkait tudingan ijazah palsu Jokowi adalah kriminalisasi.
Nasib Guru yang Lucuti Pakaian Puluhan Siswa SD Kini di Ujung Tanduk, KPAI: Tidak Ada Alasan Disiplin Sekolah

Nasib Guru yang Lucuti Pakaian Puluhan Siswa SD Kini di Ujung Tanduk, KPAI: Tidak Ada Alasan Disiplin Sekolah

Hanya karena kehilangan uang, oknum guru tega memaksa 22 siswanya menanggalkan pakaian di dalam kelas. Aksi ini memicu reaksi keras dari KPAI.
KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar

KPK Hibahkan Aset Koruptor Senilai Rp16,39 Miliar ke Pemprov Jabar

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan aset rampasan negara senilai Rp16,39 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tyson Fury Sudahi Kontroversi dengan Oleksandr Usyk, The Gypsy King Kini Fokus Comeback Lawan Arslanbek Makhmudov

Tyson Fury Sudahi Kontroversi dengan Oleksandr Usyk, The Gypsy King Kini Fokus Comeback Lawan Arslanbek Makhmudov

Tyson Fury telah mengakhiri kontroversinya pasca dua kali bertarung dengan Oleksandr Usyk di masa lalu. The Gypsy King kini memilih fokus di duel comebacknya melawan Arslanbek Makhmudov.
Sempat Dilarang FIFA, Striker Keturunan Ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia usai PSSI Pastikan John Herdman Tak Dapat Pemain Keturunan Baru

Sempat Dilarang FIFA, Striker Keturunan Ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia usai PSSI Pastikan John Herdman Tak Dapat Pemain Keturunan Baru

Sempat dilarang FIFA, striker naturalisasi ini kini berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 setelah PSSI memastikan tak tambah pemain baru.

Trending

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 Kalah Dua Kali dari China, Nova Arianto Resmi Diganti Jelang Piala Asia U-17 2026

Nova Arianto resmi diganti sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 menjelang Piala Asia U-17 2026. Dia hanya ditunjuk untuk sementara dalam dua laga uji coba melawan China.
Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Teks Khutbah Jumat 13 Februari 2026: Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira

Berikut teks khutbah Jumat 13 Februari 2026 spesial jelang Ramadhan 2026/1447 H "Menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan Gembira".
Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Sebentar Lagi Eligible Dinaturalisasi! 3 Pemain Ini Bisa Jadi Duet Mengerikan Ole Romeny di Timnas Indonesia, Nomor 2 Pernah Tolak Persib

Tiga pemain asing Super League hampir eligible dinaturalisasi untuk Timnas Indonesia. John Herdman berpeluang mendapat tandem tajam bagi Ole Romeny di depan.
Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Ragnar Oratmangoen Bisa Jadi Kunci Timnas Indonesia Datangkan Bek Belgia Berdarah Surabaya, John Herdman Tertarik?

Dalam arahan John Herdman, pencarian bek tangguh kembali mengarah ke Eropa. Kali ini radar Timnas Indonesia tertuju ke rekan setim Ragnar Oratmangoen di Belgia.
Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Pantas Saja Namanya Mendunia, Amalan Sunnah ini yang Selalu Dibawa Megawati Hangestri Setiap Bertanding

Ada satu amalan sunnah selalu dibawa Megawati Hangestri. Bisa menjadi contoh yang baik.
Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi Diperiksa di Polresta Solo terkait Tudingan Ijazah Palsu, Ditanya 10 Pertanyaan Salah Satunya soal Alur Pembuatan Skripsi

Jokowi diperiksa di Polresta Solo pada Rabu (11/2/2026) sore terkait laporan Jokowi ke Polda Metro Jaya soal dugaan pencemaran nama baik atas kasus dugaan ijazah palsu.
Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia asal Jepang Ini Pernah Buka-bukaan soal Besaran Gajinya di Liga 1

Taisei Marukawa disebut-sebut berpeluang dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) membela Timnas Indonesia. Pemain asal Jepang itu hampir lima tahun
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT