GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Protes Pagar Beton Tutup Akses Jalan, Warga Kalijudan Patoki Tanah Mereka

Pagar beton yang dibangun sebuah pengembang mengelilingi tanah sengketa dengan perkampungan diprotes warga Kalijudan, Surabaya karena menutup akses jalan.
Rabu, 5 Februari 2025 - 15:40 WIB
Protes Pagar Beton Tutup Akses Jalan, Warga Kalijudan Patoki Tanah Mereka
Sumber :
  • sandi irwanto

Surabaya, tvOnenenews.com - Tak hanya pagar laut yang dikeluhkan nelayan di Tangerang, namun pagar beton yang dibangun sebuah pengembang mengelilingi tanah sengketa dengan perkampungan juga diprotes warga Kalijudan, Surabaya karena menutup akses jalan. Warga meminta pagar tersebut dibongkar sehingga warga bisa leluasa beraktivitas. Selain itu, tak ingin tanahnya diserobot pihak lain, warga juga mematok tanah mereka dengan mendirikan papan plang

Dengan membawa papan plang, puluhan warga Kalijudan Surabaya melakukan pematokan di tanah miliknya di kawasan MERR Mulyosari, Surabaya. Mereka mematok papan nama di atas tanah milik mereka yang terancam dikuasai oleh pihak lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekhawatiran warga ini muncul setelah tanah yang mereka miliki dipagari beton oleh pihak pengembang. Akibatnya, warga setempat  tidak bisa memasuki area tanah milik mereka dari perkampungan yang lokasinya bersebelahan. Apalagi akses jalan masuk ke tanah mereka juga diportal, sehingga warga tak bebas untuk merawat lahan.

Warga mengaku memiliki sertfikat tanah tersebut sejak tahun 1978. Namun di sekitar tahun 2000 muncul sertifikat baru atas nama orang lain. Bahkan, saat ini lahan yang dulunya sawah milik warga, sebagian sudah digunakan untuk perumahan dan gudang besi tua.

Menurut Edy Sofyan, Wakil Ketua LPMK Kalijudan, belakangan ini warga mengetahui bahwa tanah mereka sudah memiliki surat tanah baru atas nama orang lain. Tanah mereka telah dijual ke pihak lain tanpa sepengtahuan mereka. Diduga, hal ini melibatkan oknum kelurahan dan BPN Surabaya. Kemunculan dua sertifikat ini memicu polemik.

“Jadi, kami warga di sini menduga tanah ini dijual oleh oknum kelurahan dan pegawai BPN. Senyampang ada bersih-bersih di BPN terkait pagar laut yang disampaikan pak Menteri ATR/BPN, kami juga mendesak oknum-oknum BPN di Surabaya yang telah memperjualbelikan tanah warga juga dibersihkan, karena ini sangat merugikan warga,” jelas Edy Sofyan.

“Warga Kalijudan ini meminta pagar beton yang mengililingi tanah kami itu dibongkar. Hal ini karena menghambat aktivitas warga. Biasanya kalau kami ada acara seperti Agustusan atau kerja bakti, kami bisa melewati jalan yang kini dibangun pagar beton itu. Bahkan mobil PMK yang biasanya bisa lebih cepat lewat sini, harus memutar lebih jauh untuk menuju ke perkampungan Kalijudan,” imbuhnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Satu Nama Pemain Diaspora kembali Bocor, Kali Ini Eks Kapten Jerman Dikabarkan Sedang Dipantau John Herdman untuk Timnas Indonesia

Pemain muda berdarah Surabaya yang berkarier di Jerman mencuat sebagai sosok yang dipantau Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Siapa sosok diaspora itu?
Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Pascal Struijk Akhirnya Bela Timnas Indonesia Usai Diabaikan Belgia dan Belum Dilirik Belanda? Bek Liga Inggris Itu Pernah Bilang Begini

Peluang Pascal Struijk membela Timnas Indonesia kembali menjadi perbincangan. Bek Leeds United itu kini berada di persimpangan setelah tak masuk skuad Belgia.
Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Inovasi Pangan-Energi Ini Bikin Prabowo Gembira: Bukan Pura-Pura, Negara-Negara Panik karena Krisis

Presiden Prabowo dibuat senang dengan pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang yang dianggap merupakan terobosan penting di tengah krisis energi global.
Orang Dalam Bocorkan Proses Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate: Rumit

Orang Dalam Bocorkan Proses Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate: Rumit

Proses transfer Megawati Hangestri ke Hyundai Hillstate ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Orang dalam klub membocorkan alasan Hyundai sempat ragu merekrut Megatron?
Imbas Siswinya Kritis di LCC MPR, SMAN 1 Pontianak Diprediksi Jadi Sekolah Favorit Paling Diburu di Kalbar

Imbas Siswinya Kritis di LCC MPR, SMAN 1 Pontianak Diprediksi Jadi Sekolah Favorit Paling Diburu di Kalbar

Nama SMAN 1 Pontianak mendadak jadi sorotan publik usai salah satu siswinya, Ocha. viral karena berani mengkritik keputusan juri saat ajang LCC MPR RI 2026.
Mauricio Souza Buka Suara soal Masa Depannya di Persija usai Comeback Lawan Persik, Bertahan atau Pergi?

Mauricio Souza Buka Suara soal Masa Depannya di Persija usai Comeback Lawan Persik, Bertahan atau Pergi?

Persija Jakarta menang 3-1 atas Persik Kediri, tetapi masa depan Mauricio Souza masih abu-abu karena kontraknya habis akhir musim ini.

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Kaesang Pangarep Terpilih Jadi Ketua Timses Calon Ketua HIPMI, Terlihat Hadiri Malam Kolaborasi Daerah

Ketua Tim Pemenangan calon ketua Hipmi Reynaldo Bryan, Kaesang Pangarep hadiri acara “Malam Kolaborasi Daerah” yang diselenggarakan oleh tim sukses (timses) Reynaldo Bryan, di Plataran Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (15/5/2026).
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT