GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Terhimpit Masalah Ekonomi, Pria di Kota Malang Tewas Gantung Diri

Seorang pria paruh baya ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumahnya di kawasan Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (6/2/2025).
Jumat, 7 Februari 2025 - 10:14 WIB
Diduga Masalah Ekonomi, Pria di Kota Malang Tewas Gantung Diri
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Seorang pria paruh baya ditemukan tewas dengan cara gantung diri di rumahnya di kawasan Kecamatan Sukun, Kota Malang, Kamis (6/2/2025).

Identitas korban diketahui bernama Hidayat Daud (50) warga Jalan Kolonel Sugiono No 50 Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kapolsek Sukun AKP Yoyok Ucuk Suyono melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto mengatakan, berdasarkan keterangan saksi bernama Saiful Arifin (44) bahwa sekitar pukul  09.30 WIB, saksi Saiful tiba di rumah (TKP) usai mengantar anak korban ke sekolah.

"Saat itu Saiful ketika hendak masuk ke dalam rumah diketahui bahwa pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam lalu saksi memanggil korban namun tidak ada jawaban," ujar Yuris kepada awak media, Kamis (6/2) siang.

Kemudian Saiful meminta tolong kepada saksi 2 bernama Yuni Astutik (50), tetangga korban, untuk membuka paksa jendela rumah .

"Begitu kedua saksi membuka paksa pintu rumah dan mereka langsung ke dalam rumah korban, sontak mereka kaget melihat korban sudah meninggal dunia dengan cara gantung diri di tangga rumahnya dengan mengunakan tali tampar warna cokelat," imbuhnya.

Selanjutnya, oleh saksi Saiful, kejadian ini dilaporkan ke perangkat RT hingga dilaporkan ke petugas kepolisian setempat.

Mendapat laporan ini, petugas Reskrim dari Polsek  Sukun, Bhabinkabtimas Ciptomulyo dan Inafis Polresta Malang langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

"Saat petugas datang kelokasi, jenazah korban sudah diturunkan oleh saksi Saiful dan dibantu warga sekitar. Dan menurut keterangan saksi, pada tubuh korban tidak terdapat tanda-tanda penganiayaan dan diduga korban gantung diri karena masalah ekonomi," tutur Yuris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pihak keluarga korban tidak berkenan untuk dilakukan autopsi ke rumah sakit setempat dan keluarga sudah ikhlas kalau ini musibah.

"Pihak keluarga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi dan sudah ikhlas karena ini musibah," pungkasnya. (eco/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

Pertamina Goes To Campus 2026 Resmi Dibuka, Cari Mahasiswa Kreatif dan Inovatif

PGTC 2026 dirancang sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya membawa bekal akademis, tetapi ada pendekatan-pendekatan praktis.
Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Ajak Pelajar Alor Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis demi Masa Depan

Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian Ajak Pelajar Alor Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis demi Masa Depan

Ketum TP PKK Tri Tito Karnavian mendorong pelajar Alor memanfaatkan Cek Kesehatan Gratis untuk kesehatan mental, TBC, dan masa depan.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Lantik Brigjen Muhammad Nas Jadi Kapuspen TNI Baru

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Lantik Brigjen Muhammad Nas Jadi Kapuspen TNI Baru

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melantik Brigjen TNI Muhammad Nas sebagai Kapuspen TNI baru di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur.
Polisi Pastikan Model Ansy Jan De Vries Bukan Korban Begal, Ternyata Luka di Kepala Akibat Bisul Pecah

Polisi Pastikan Model Ansy Jan De Vries Bukan Korban Begal, Ternyata Luka di Kepala Akibat Bisul Pecah

Polisi mengungkap fakta baru dibalik pernyataan Model atau MUA Ansy Jan De Vries yang mengaku menjadi korban begal hingga mengalami luka bacok di kepala.
Tak Mau Pensiun dengan Penyesalan, Pyo Seung-ju Incar Gelar Juara V league dengan Pink Spiders Sebelum Akhiri Kariernya

Tak Mau Pensiun dengan Penyesalan, Pyo Seung-ju Incar Gelar Juara V league dengan Pink Spiders Sebelum Akhiri Kariernya

Eks hitter andalan Red Sparks dan Timnas Voli Korea Selatan, Pyo Seung-ju memiliki target tinggi di V league 2026/2027.
Purbaya: Tekanan ke Rupiah Akibat Persepsi Pasar, Bukan Fundamental

Purbaya: Tekanan ke Rupiah Akibat Persepsi Pasar, Bukan Fundamental

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tidak memiliki kekhawatiran akan terulangnya krisis ekonomi di Indonesia. Usai menghadiri

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT