News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penyelundupan Bayi Satwa Gunakan Truk Bahan Pokok Digagalkan Polisi

Bayi satwa langka berupa kucing hutan, bayi bekantan dan elang hitam ini diselundupkan dari Kalimantan ke Surabaya, melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Naasnya, sebagian satwa langka ini tewas karena dehidrasi di dalam box penyimpanannya.
Jumat, 4 Maret 2022 - 18:48 WIB
peneylundupan bayi satwa
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, Jawa Timur - Bayi satwa langka berupa kucing hutan, bayi bekantan dan elang hitam ini diselundupkan dari Kalimantan ke Surabaya, melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Naasnya, sebagian satwa langka ini tewas karena dehidrasi di dalam box penyimpanannya.

Jalur Penyelundupan bayi satwa dengan menggunakan truk angkutan ini tergolong nekad. Berdalih sering kali beraksi terpergok petugas, para pelaku penyelundupan satwa liar kini lebih memilih menyelundupkan anakan atau bayi satwa ketimbang satwa dewasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disebabkan bayi satwa lebih mudah untuk disembunyikan di dalam kardus yang disamarkan dengan sejumlah barang kebutuhan pokok maupun sembako.

Selain mengamankan barang bukti bayi satwa langka, petugas juga mengamankan Alex Syahrudin (33), warga Liang Anggang, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan yang menyelundupkan bayi satwa langka ini.

Terungkapnya kasus ini setelah petugas mendapat informasi dari petugas Balai Karantina Hewan dan Tumbuhan Kota Surabaya, untuk menghentikan truk yang dikendarai oleh tersangka dan berhasil dihentikan di Jalan Waspada, Surabaya.

Alex Safrudin, sopir truk saat diamankan mengaku baru pertama kali masuk dalam jaringan penyelundupan satwa tersebut dan akhirnya tertangkap.

“Maafkan saya tidak tahu pak kalau binatang ini dilindungi. Saya hanya dititipi oleh pemilik satwa tersebut saat di Kalimantan dengan upah 400 ribu rupiah,” tutur Alex.

Sayangnya saat diamankan, satu bayi bekantan dan satu bayi kucing hutan ditemukan tewas. Sementara tiga ekor kucing hutan dan seekor burung elang berhasil diselamatkan.

AKBP Anton Elfrino Trisanto, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berjanji, akan mengembangkan kasus ini dengan membongkar hingga hulu jalur penyelundupan satwa liar yang diperkirakan berada di Kalimantan Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami menangkap tersangka dengan barang bukti satwa dilindungi, dimana dua diantaranya mati. Modusnya TSK membawa hewan dari Kalimantan ke Surabaya melalui kapal dengan menggunakan truk bermuatan barang pokok,” jelas Kapolres Tanjung Perak.

Polisi bekerja sama dengan BKSDA Jawa Timur dan Karantina Hewan dan Tumbuhan Jawa Timur melakukan karantina seluruh bayi satwa liar tersebut, sebelum nantinya saat sudah dewasa bisa dilepasliarkan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Viral, Pemotor di Jakbar Jadi Korban Begal Sadis, Polisi Turun Tangan

Sebuah aksi begal sadis yang terekam kamera dan viral di media sosial menimpa seorang pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat. 
Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Blak-blakan Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Bakal Kalah dari China di Piala Asia U-17 2026

Media Vietnam meragukan peluang Timnas U-17 Indonesia dan memprediksi kekalahan dari China di laga pembuka Piala Asia U-17 2026 usai performa buruk.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Respons Tegas Koh Dondy Tan soal Sertifikat Mualaf Richard Lee yang Dicabut: Yayasan punya Hak

Tengah ramai isu sertifikat mualaf Richard Lee yang dicabut Koh Hanny Kristianto menjadi perhatian publik. Juga direspons oleh Pendakwah Koh Dondy Tan
Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Salah Ucap saat Beri Sambutan di Depan Jemaah Calon Haji, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Maaf, Saya Belum Tidur

Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap kata saat hendak melepas jemaah calon haji Maluku Utara dari embarkasi 13 Makassar yang hendak bertolak ke tanah suci.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Jelang Laga Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, Satu Nama Mundur Sementara

Kabar terbaru proses naturalisasi pemain keturunan jelang perjuangan Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday Juni 2026 mendatang, ada nama baru yang muncul?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT