News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Semangat Ikuti Vaksinasi Booster, Satpam Lansia di Gresik Kaget Dapat Hadiah Rice Cooker

Satpam Lanjut usia (lansia), bernama Kusni berusia 63 tahun itu mendapatkan kejutan hadiah berupa bingkisan alat elektronik rice cooker
Rabu, 9 Maret 2022 - 07:35 WIB
Kusni, satpam lansia saat menerima hadiah rice cooker
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur- Seorang Satpam sebuah pabrik di Kabupaten Gresik, dibuat kaget bukan main usai menjalani vaksinasi dosis ketiga (booster) di Graha Asuka, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Satpam Lanjut usia (lansia), bernama Kusni berusia 63 tahun itu mendapatkan kejutan hadiah berupa bingkisan alat elektronik rice cooker.

Pria paruh baya asal Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah tersebut mengaku ikut antre vaksinasi sejak pagi hari. Dirinya tidak ingin mendapatkan nomor antrean terakhir, karena takut akan mengganggu kerjanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kan siangnya kerja, jadi pilih antre sejak pagi. Alhamdulilah malah dapat alat masak buat istri dirumah," ujar Kusni dengan muka bahagia.

Sebelum menjalani vaksinasi booster, Kusni yang masih berseragam satpam lengkap dengan rompi warna kuning itu terlebih dulu menjalani screening. Saat nomor urutnya dipanggil, dia langsung cekatan membuka kancing bajunya untuk menerima dosis vaksin booster AstraZeneca. 

Usai menjalani vaksinasi Covid- 19 dosis ke- 3, Kusni langsung bergegas pergi sambil membawa bingkisan hadiah untuk kembali berjaga di pos satpam di depan perusahaan tempatnya bekerja. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis datang ke lokasi vaksinasi Covid- 19 guna meninjau vaksinasi pekerja yang di gelar salah satu pabrik di kawasan Manyar Gresik menyatakan, sebanyak 200 dosis diberikan selama vaksinasi yang berlangsung sejak pagi hingga siang. 

"Kami sengaja memberikan bingkisan hadiah pada peserta vaksin booster yang telah lanjut usia, karena semangatnya ikut mensukseskan program vaksinasi Covid- 19. Hadiah itu berisi peralatan rumah tangga elektronik Rice Cooker," kata Azis. 

Nur Azis menegaskan, jika jajarannya siap mengawal jalannya vaksinasi Covid- 19 kepada warga. Selain vaksinasi bagi lansia yang belum menerima dosis vaksin dan vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Intinya TNI-Polri siap membantu jika ada warga yang membutuhkan pertolongan untuk menjalani vaksinasi Covid- 19, "pungkas Azis. (M.Habib/rey)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Ini yang Harus Dilakukan Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok Hingga Letter C Tahun 1967-1997 yang Tak Berlaku Lagi Sejak 2 Februari 2026

Kabar terbaru untuk pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997. Kini semua itu sudah mulai tidak berlaku lagi pada 2 Februari 2026.
Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Raih Rising Star MCN Award, HDA Kelola Lebih Dari 7000 Kreator

Torehan Haluan Digital Agency (HDA) sebagai peraih Rising Star MCN Award dalam ajang Indonesia Summit 2026 yang digelar oleh Tokopedia dan TikTok Shop, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan berbasis sistem dan kolaborasi tim.
Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Publik Belanda Murka, Jordi Cruyff dan Manajemen Ajax Disebut Serampangan Usai Rekrut Maarten Paes

Gelombang kritik tengah menghantam Ajax. Publik Belanda geram dengan Jordi Cruyff dan manajemen yang 'asal-asalan' pilih pemain usai datangkan Maarten Paes.
BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

BoP Belum Jatuhkan Sanksi ke Israel, Menlu Sugiono: Statement Bersama Sudah Jadi Sikap Kolektif

Menlu RI, Sugiono menegaskan hingga kini BoP belum mengambil tindakan institusional maupun menjatuhkan sanksi resmi terhadap Israel, meski serangan ke Jalur Gaza terus berlanjut setelah pembentukan dewan tersebut.
Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Kasus 'Goreng Saham' IPO PIPA, Ini Profil dan Jajaran Direksinya

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka usai melakukan penggeledahan di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/2/2026).
Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Isu Kesiapan Sistem jadi Sorotan dalam Pameran Bisnis IFBEX 2026

Sejumlah pelaku industri menilai, banyak bisnis yang berfokus pada ekspansi penjualan dan pembukaan cabang, namun belum sepenuhnya menyiapkan fondasi sistem kerja yang memadai

Trending

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Isi Surat Memilukan Bocah SD di NTT Nekat Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena: Mama Saya Pergi Dulu

Begini isi surat memilukan yang ditulis bocah SD di NTT yang nekat bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena. Surat tersebut ditujukan untuk ibunya.
Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Terang-terangan 3 Pemain Asing dan Keturunan Ini Nyatakan Ingin Bela Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman membuka peluang hadirnya tambahan pemain naturalisasi guna memperkuat Skuad Garuda. Di era kepemimpinannya, sejumlah ... -
Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Heboh Pengakuan Artis Denada Akui Ressa sebagai Anak, Ingatkan Ceramah Buya Yahya Ada Orang Tua Zalim

Kasus dugaan penelantaran anak yang menyeret nama artis Denada menjadi sorotan publik. Kini sudah mengakui Ressa sebagai anak.
Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden Memalukan di Liga Italia, Bintang Inter Milan Blak-blakan Minta Maaf ke Emil Audero

Insiden memalukan mewarnai lanjutan pekan ke-23 Serie A. Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, secara resmi menyampaikan permintaan maaf kepada kiper Emil Audero menyusul aksi pelemparan kembang api dari tribun pendukung Nerazzurri yang mengarah langsung ke sang penjaga gawang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT