News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Laporan Dugaan Pencurian Dihentikan, Kubu Pelapor Kecewa Polisi Tak Lakukan Pemeriksaan Terhadap Terlapor

Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.
Selasa, 30 Juni 2026 - 03:04 WIB
Laporan Dihentikan, Kubu Pelapor Mengadu ke Kapolri
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Polres Metro Jakarta Pusat memilih menghentikan penyelidikan kasus dugaan pencurian yang dilaporkan oleh Bangun Paulus Tudungta.

Laporan polisi Nomor LP/B/536/II/2026/SPKT/Polres Metro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya itu dihentikan melalui Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan tertanggal 20 April 2026 dengan alasan peristiwa tersebut dinilai bukan merupakan tindak pidana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mrespins hal tersebut, Kuasa hukum Bangun Paulus Tudungta, Iskandar Halim Munthe mengajukan keberatan atas penghentian penyelidikan laporan kliennya itu. 

Menurutnya penghentian penyelidikan dilakukan secara prematur karena sosok yang diduga melakukan pencurian yakni VL belum pernah dimintai keterangan oleh penyidik.

Perkara bermula ketika Bangun Paulus Tudungta mengetahui adanya transaksi mencurigakan di rekening bank miliknya pada 17 Februari 2026. 

Berdasarkan data mutasi rekening yang diperoleh dari pihak bank, dalam rentang waktu pukul 05.23 WIB hingga 05.40 WIB terjadi serangkaian transfer dan penarikan tunai dengan total kerugian mencapai Rp19.250.000.

Setelah menelusuri lokasi mesin ATM, Bangun Paulus mendatangi minimarket tempat transaksi berlangsung dan melihat rekaman CCTV. 

Iskandar menjelaskan rekaman tersebut memperlihatkan seseorang yang diduga adalah VL sedang melakukan transaksi di mesin ATM pada waktu yang sama dengan seluruh transaksi yang tercatat pada rekening korban.

"Penyelidikan dihentikan sebelum pihak yang diduga melakukan pencurian diperiksa. Padahal terdapat bukti transaksi dan rekaman CCTV yang seharusnya diuji melalui pemeriksaan para saksi dan terlapor," ujar Iskandar, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Iskandar juga menilai penghentian penyelidikan berpotensi menghilangkan kesempatan untuk mengungkap secara utuh dugaan tindak pidana pencurian. 

Mereka berpendapat bahwa seluruh alat bukti yang tersedia semestinya diuji melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang profesional, bukan dihentikan sebelum pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat dilakukan.

Atas dasar itu, kubu Bangun Paulus telah mengajukan pengaduan kepada Kapolri dan sejumlah instansi pengawas internal Polri, KPK serta 14 Instansi lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka meminta agar laporan dugaan pencurian tersebut dibuka kembali, dilakukan pemeriksaan terhadap VL beserta seluruh saksi yang relevan, serta dilakukan evaluasi terhadap penyidik yang menangani perkara.

Iskandar menegaskan bahwa langkah tersebut ditempuh demi memperoleh kepastian hukum bagi korban dan memastikan dugaan pencurian dapat diperiksa secara objektif, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(ant/raa)
 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Voli Asian Games 2026 Hari Ini: Vietnam Vs Qatar Jadi Pembuka, Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Voli Asian Games 2026 Hari Ini: Vietnam Vs Qatar Jadi Pembuka, Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini, Rabu (16/9/2026). Rangkaian pertandingan akan dibuka dengan laga antara Vietnam vs Qatar, sedangkan Timnas Voli Putri Indonesia belum bertanding di hari pertama.
Karier Bisa Melejit! 7 Shio Paling Beruntung Besok 17 September

Karier Bisa Melejit! 7 Shio Paling Beruntung Besok 17 September

Karier 7 shio ini diprediksi makin bersinar besok 17 September 2026. Ada peluang emas dan kabar mengejutkan yang bisa membuka jalan menuju kesuksesan!
Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Link Live Streaming Asian Games 2026: Ada Tim Modern Pentathlon Indonesia Main

Link Live Streaming Asian Games 2026: Ada Tim Modern Pentathlon Indonesia Main

Link live streaming Asian Games 2026 hari ini, Rabu (16/9/2026). Sebanyak lima atlet Indonesia akan mengawali perjuangan dari cabang olahraga (cabor) modern pentathlon di Aichi-Nagoya, Jepang.
Sassuolo Resmi Buka Suara, Jay Idzes Menepi Sebulan dan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sassuolo Resmi Buka Suara, Jay Idzes Menepi Sebulan dan Absen Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Sassuolo telah membuat pernyataan resmi pada Selasa (15/9/2026) kemarin malam WIB. Jay Idzes dipastikan mengalami cedera pada otot pahanya.
Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Emil Audero dan Maarten Paes Bawa Kabar Baik Sekaligus

Rapor Lengkap Para Pemain Abroad Timnas Indonesia: Emil Audero dan Maarten Paes Bawa Kabar Baik Sekaligus

Sebanyak empat pemain Timnas Indonesia yang berkarier abroad memberikan kabar baik untuk John Herdman. Termasuk di antaranya adalah dua penjaga gawang, Emil Audero dan Maarten Paes.

Trending

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Hattrick! Fahd Arafiq Tiga Kali Tersandung Kasus Korupsi, Ini Daftarnya

Hattrick! Fahd Arafiq Tiga Kali Tersandung Kasus Korupsi, Ini Daftarnya

Fahd Arafiq pernah menjadi tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan Al-Quran tahun 2011-2012 dan pengadaan laboratorium komputer pada MTs di Kementerian Agama.
Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Kronologi Lengkap Serda Ahmad Tewas Dikeroyok Seniornya, Harusnya Beli Mi Kuah Malah Mi Goreng

Dugaan kekerasan itu disebut bermula dari persoalan sepele. Serda Ahmad diminta membeli mi kuah oleh seniornya di TNI AU akan tetapi ia pulang membawa mi goreng
John Herdman Dibuat Pusing oleh Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Absen dii FIFA ASEAN Cup Usai Sassuolo Ungkap Kondisi Cedera

John Herdman Dibuat Pusing oleh Jay Idzes, Kapten Timnas Indonesia Absen dii FIFA ASEAN Cup Usai Sassuolo Ungkap Kondisi Cedera

Kemenangan Jay Idzes bersama Sassuolo atas Juventus dibayar mahal dengan cedera yang menerpa sang pemain Timnas Indonesia di Stadion Monzu, Senin (14/9/2026) dini hari WIB. 
Selengkapnya

Viral