GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Finger Print masih Belum Maksimal, SD di Nganjuk dapat Instruksi Upgrade ke Scan Face Absen Pemindai Wajah

Pengadaan alat absensi siswa fingerprint dan scane face atau pemindai wajah di sejumlah SDN di Kabupaten Nganjuk, diduga terdapat kecurangan dalam prosesnya.
Selasa, 11 Maret 2025 - 13:01 WIB
Finger Print di SD masih Belum Maksimal
Sumber :
  • tim tvone - kasianto

Nganjuk, tvOnenews.com - Pengadaan alat absensi siswa fingerprint dan scane face atau pemindai wajah di sejumlah SDN di Kabupaten Nganjuk, diduga terdapat kecurangan dalam prosesnya. Menurut laporan, terdapat indikasi manipulasi dalam pengadaan tersebut.

Pada tahun 2018, SDN di Kabupaten Nganjuk telah menerima alat absensi fingerprint. Namun, manfaat dari pengadaan tersebut belum dirasakan secara optimal. Meskipun demikian, sekolah-sekolah tersebut kembali menerima instruksi untuk melakukan pengadaan alat absensi dengan teknologi pemindai wajah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manfaat dari pengadaan fingerprint pada tahun 2018, di SDN seluruh Kabupaten Nganjuk masih belum maksimal, seluruh SDN seluruh Kabupaten Nganjuk kembali mendapatkan instruksi untuk pengadaan fingerface pada tahun 2023.

Seluruh lembaga SDN di Kabupaten Nganjuk melakukan pengadaan fingerprint pada tahun 2018 berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan dari dinas pendidikan Kabupaten Nganjuk.

Namun pada tahun 2019 fingerprint tersebut sudah mulai tidak digunakan untuk absen. Menurut informasi dari sejumlah lembaga SDN, fingerprint hanya digunakan sekitar kurang lebih 3 bulan saja untuk absen, bahkan ada yang mengatakan fingerprint tidak digunakan sama sekali dikarenakan tidak terintegrasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk.

"Sehingga mereka para tenaga pendidik masih tetap menyetorkan absensi secara manual ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, melalui Koordinasi Wilayah (Korwil) pendidikan Kecamatan setempat," kata salah satu Kepala Sekolah SDN di Nganjuk.
 
"Pengadaan finger print tahun 2018 belum maksimal pemanfaatannya, kemudian pada tahun 2023 kembali mendapatkan instruksi untuk mengadakan lagi berupa fingerface," ujar salah satu kepala sekolah tersebut.

Hal ini sangat mengejutkan, ketika sejumlah kepala sekolah yang sempat dikonfirmasi media, mengaku penggunaan fingerprint maupun fingerface hanya sebagai bahan atau alat latihan saja.

"Jadi, pada intinya meskipun finger print tersebut sudah terpasang, namun, seluruh SDN masih menyetorkan absensi manual kepada Korwil pendidikan Kecamatan setempat, karena fingerprint yang ada, belum terintegrasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk," ucap salah satu Kepala SDN kepada tvOnews.com.

Kepala SDN itu mengatakan bahwa pengadaan fingerprint tersebut berdasarkan surat perintah dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk.

"Jadi pertama ada surat edaran dulu dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, nah baru setelah itu ada musyawarah bersama, dan dalam musyawarah tersebut membahas tentang pengadaan fingerprint," kata Kepala SDN yang enggan disebutkan.

Saniran, Kepala SDN 2 Berbek, ketika dikonfirmasi mengatakan pengadaan alat absensi sudah dua kali, yang pertama adalah fingerprint dan yang kedua adalah fingerface.

"Awalnya alat tersebut digunakan untuk absensi, dari hasil absensi tersebut diinstruksikan untuk di print out yang hasilnya disetorkan ke Korwil Pendidikan Kecamatan Berbek, namun setelah pembayaran alat absensi tersebut lunas sudah tidak ada lagi instruksi absen," ungkap Saniran.

Menurut Saniran pengadaan dua unit alat absensi tersebut berdasarkan surat edaran dari Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, yang pertama surat edarannya itu tertulis atau dalam bentuk kertas dan yang kedua dalam bentuk dokumen file yang dikirim via aplikasi WhatsApp.

"Surat edaran yang pertama suratnya itu dokumen tertulis di kertas, untuk yang kedua itu sudah tidak tertulis melainkan berbentuk file pdf yang dikirim via aplikasi WhatsApp," jelas Saniran.

Sementara di tempat terpisah Moch Jainuri Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, mengatakan bahwa seluruh lembaga pendidikan sudah memiliki alat absensi berupa fingerprint pengadaan tahun 2018.

"Karena saat itu mungkin masih menggunakan jempol, dan akhirnya kena covid, dan pada saat covid itulah tidak bisa pakai finger lagi, dan harus pakai retina, akhirnya pada tahun 2023, finger yang ada diganti yang bisa online, bukan baru tapi upgrade," kata Jainuri.

Terkait Ketika surat edaran, Jainuri mengaku lupa, Ia menjelaskan bahwa pengadaan tersebut sudah berlangsung lama.

Menurut Jainuri, bukan pengadaan lagi melainkan untuk upgrade alat absensi yang ada.

"Bukan pengadaan lagi, namun saya lupa ada atau tidaknya, namun tahun 2018 kan sudah ada fingerprint, kayaknya itu tidak ada surat edaran," ucap Jainuri.

Jainuri menegaskan bahwa tidak ada surat edaran, melainkan hanya ada instruksi berupa lisan untuk mengupgrade alat absensi tersebut.

"Tidak ada itu, yang ada secara lisan instruksi untuk upgrade gitu saja," tegas Jainuri.

Lebih lanjut Jainuri menambahkan bahwa rencana kedepannya ketika guru melakukan absensi akan terintegrasi ke Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk.

"Namun sampai hari ini baru dikoneksi lokal, karena server backbonnya dinas belum cukup," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kami tidak nyangka kalau tidak bisa mengcover semuanya, untuk pemanfaatan lebih lanjut kami juga menunggu kebijakan dari pimpinan," tandasnya.

Sebagai informasi tambahan, pengadaan fingerprint tahun 2018 dan fingerface pada tahun 2023 berdasarkan pengakuan dari sejumlah Kepala SDN yang diterima menggunakan anggaran yang bersumber dari dana BOS. (kso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Reaksi Wasit Majed Al-Shamrani usai Dihujat Bobotoh dalam Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi di ACL 2, Malah Pamer Ini

Reaksi Wasit Majed Al-Shamrani usai Dihujat Bobotoh dalam Laga Persib Bandung Vs Ratchaburi di ACL 2, Malah Pamer Ini

Majed Al-Shamrani akhirnya bereaksi usai dihujat Bobotoh setelah laga Persib vs Ratchaburi. Unggahan Instagram wasit Arab Saudi itu langsung jadi perbincangan.
Saksi Ahli Tegaskan Unsur Pemerasan Terpenuhi, Terdakwa Jekson Sihombing Dinilai Langgar Pasal 368 KUHP

Saksi Ahli Tegaskan Unsur Pemerasan Terpenuhi, Terdakwa Jekson Sihombing Dinilai Langgar Pasal 368 KUHP

Dalam persidangan, saksi ahli hukum pidana dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Septa Candra, menyatakan bahwa unsur-unsur tindak pidana pemerasan dan pengancaman dinilai telah terpenuhi berdasarkan alat bukti serta keterangan para saksi yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Tidak Lagi Takut Puasa, Ibu Menyusui Tetap Banyak ASI Selama Ramadhan ala dr Zaidul Akbar

Tidak Lagi Takut Puasa, Ibu Menyusui Tetap Banyak ASI Selama Ramadhan ala dr Zaidul Akbar

Berikut tips asi lancar selama puasa ramadhan ala dr Zaidul Akbar. Bisa dicoba, karena manfaatnya luar biasa.
Buktikan Diri Pantas di Level Eropa, Francesco Pio Esposito Jadi Titik Terang dalam Kekalahan Inter Milan

Buktikan Diri Pantas di Level Eropa, Francesco Pio Esposito Jadi Titik Terang dalam Kekalahan Inter Milan

Di tengah malam dingin Norwegia yang terasa menggigit, Inter Milan nyaris pulang tanpa harapan. Namun satu nama muda, Francesco Pio Esposito sukses bersinar.
Pelaku Usaha Ungkap Serangkaian Tantangan Wujudkan Kedaulatan Energi

Pelaku Usaha Ungkap Serangkaian Tantangan Wujudkan Kedaulatan Energi

Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) serta Satgas Energi BPP HIPMI menyorot soal tantangan mengenai realisasi swasembada energi atau energi security yang ditarget Pemerintah Indonesia pada Tahun 2026 ini.
Viral! Jamaah Masjid Gelar Nobar Laga Persib Vs Ratchaburi FC di Tengah Shalat Tarawih Perdana: Dapat Dunia Akhirat

Viral! Jamaah Masjid Gelar Nobar Laga Persib Vs Ratchaburi FC di Tengah Shalat Tarawih Perdana: Dapat Dunia Akhirat

Viral video menampilkan kondisi masjid yang sedang melaksanakan shalat tarawih tetapi menayangkan pertandingan Persib Bandung melawan Ratchaburi FC di televisi

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Pantas Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Berbondong-bondong Pindah ke Super League, Bung Harpa Singgung soal Gaji

Bung Harpa mencoba menelusuri apa penyebab banyaknya pemain naturalisasi yang memutuskan untuk pindah ke Super League. Salah satu yang disorot soal gaji mereka.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Teks Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Ramadhan, Jangan Sampai Kita Hanya Mendapat Lapar dan Dahaga

Teks Khutbah Jumat 20 Februari 2026: Ramadhan, Jangan Sampai Kita Hanya Mendapat Lapar dan Dahaga

Teks khutbah Jumat 20 Februari 2026 tema Ramadhan, berjudul "Ramadhan, Jangan Sampai Kita Hanya Mendapat Lapar dan Dahaga".
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT