News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tambang Pasir Ilegal Akibatkan Rusaknya Habitat Penyu Laut di Pulau Bawean Gresik

Mulai maraknya praktik tambang pasir ilegal di pesisir pantai Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, yang mengakibatkan habibat Penyu laut mengalami kerusakan, membuat masyarakat Bawean yang tergabung di perkumpulan peduli konservasi Bawean (PPKB) resah
Jumat, 11 Maret 2022 - 08:56 WIB
Warga pasang spanduk larangan tambang pasir ilegal di pantai Bawean
Sumber :
  • tvone - habib

Gresik, Jawa Timur- Mulai maraknya praktik tambang pasir ilegal di pesisir pantai Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, yang mengakibatkan habibat penyu laut mengalami kerusakan, membuat masyarakat Bawean yang tergabung di perkumpulan peduli konservasi Bawean (PPKB) resah. Oleh karenanya mereka terus berusaha mengingatkan para penambang, dan mengajak masyarakat pulau Bawean menjaga wilayah konservasi dan ekosistem penyu laut, yang berada di kaki bukit Bandara Harun Tohir Desa Tanjung Ori pulau Bawean. 

PPKB juga mendesak keseriusan pemerintah Kabupaten Gresik untuk menjaga ekosistem penyu laut, seiring dengan adanya kerusakan habitat akibat tambang pasir diduga ilegal dan semakin sempitnya tempat pendaratan, karena eksploitasi pengambilan penyu dan telurnya untuk diperjualbelikan. Kondisi tersebut merupakan suatu kerugian secara ekologi dan ekonomi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua Perkumpulan Peduli Konservasi Bawean Muhammad mengatakan, ada berbagai langkah strategis yang dapat ditempuh, dengan penekanan utama pada program-program penyadaran masyarakat akan pentingnya upaya pelestarian penyu dan habitatnya. 

“Kami akan melakukan program-program  yang bersifat community based, (program berbasis community/ kelompok dan penyadaran masyarakat yang nantinya akan bermanfaat serta meningkatkan kesadaran kritis masyarakat,” ucapnya, Jumat (11/3/2022).

Menurutnya, upaya strategis untuk menjaga keberadaan dan kelangsungan hidup penyu laut, perlu dilakukan upaya penyelamatan atau pelestarian penyu di Pulau Bawean dengan melibatkan Pemerintah dan masyarakat setempat.

“Akibat penambangan pasir ilegal, dapat mengubah morfologi pantai dan mengakibatkan habitat penyu bertelur lambat dan menghilang khususnya di pulau bawean. Populasinya semakin sedikit bahkan hampir punah,” paparnya. 

Ketua Tim survei lapangan Perkumpulan Peduli Konservasi Bawean, Yusra menambahkan, berdasarkan hasil survei lapangan penyu bertelur diketahui mulai bulan januari lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Penyu yang singgah di pantai bawah bukit bandara Harun Tohir diketahui ada dua jenis yaitu penyu hijau dan penyu sisik, ternyata dua jenis tersebut ketika bertelur tidak dalam waktu yang sama. Penyu hijau biasanya dijumpai warga bertelur pada bulan Agustus dan September, sedangkan kalau penyu sisik bulan November dan Januari,” ungkap Yusra. 

Ia menyebut, jumlah telur ke dua jenis penyu tersebut juga berbeda. Jika penyu hijau biasanya bertelur sekitar 80-90 butir, sedangkan penyu sisik sekitar 125 butir sekali bertelur.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal Pertandingan Tanjung Verde Sebelum Berlaga di Piala Dunia 2026: Ada Timnas Indonesia?

Jadwal Pertandingan Tanjung Verde Sebelum Berlaga di Piala Dunia 2026: Ada Timnas Indonesia?

Tanjung Verde dilaporkan bakal menghadapi Timnas Indonesia sebelum Piala Dunia 2026. Duel tersebut kabarnya akan dilangsungkan di antara bulan Mei atau Juni mendatang.
Sepanjang 2025, MA Sanksi 220 Hakim dan Aparatur Peradilan, 50 Disanksi Berat

Sepanjang 2025, MA Sanksi 220 Hakim dan Aparatur Peradilan, 50 Disanksi Berat

Ketua MA Sunarto menyampaikan, selama 2025 terdapat 220 sanksi disiplin yang dijatuhkan. 
Megatron Meredup? Ini Persamaan Performa Megawati Hangestri di Proliga dan V-League bersama Red Sparks

Megatron Meredup? Ini Persamaan Performa Megawati Hangestri di Proliga dan V-League bersama Red Sparks

Megawati Hangestri Pertiwi kembali membuktikan bahwa performanya tak meredup usai bersinar di V-League Korea bersama Red Sparks. Konsistensi di Proliga 2026.
Truk Mundur Tak Kuat Menanjak di Ciracas, Tabrak Dua Mobil dan Sepeda Motor

Truk Mundur Tak Kuat Menanjak di Ciracas, Tabrak Dua Mobil dan Sepeda Motor

Truk tak kuat menanjak di Jalan Raya PKP Ciracas, Jakarta Timur, mundur dan menabrak tiga kendaraan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pembalap Indonesia Andi Gilang Resmi Gabung JDT Racing Team di ARRC 2026

Pembalap Indonesia Andi Gilang Resmi Gabung JDT Racing Team di ARRC 2026

Pembalap Indonesia, Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang resmi bergabung dengan tim JDT Racing di Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026.
Masa Depan AC Milan Cerah, Aset Berharganya Kian Bersinar di Tim Akademi dan Banjir Peminat Jelang Bursa Transfer

Masa Depan AC Milan Cerah, Aset Berharganya Kian Bersinar di Tim Akademi dan Banjir Peminat Jelang Bursa Transfer

Perkembangan pesat Emanuele Sala bersama Milan Futuro mulai menjadi buah bibir di Italia. Talenta muda AC Milan itu perlahan tampil makin bersinar di akademi.

Trending

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Deretan Kesaksian Korban Kekerasan Seksual yang Menyeret Nama Mohan Hazian, Korbannya Mulai dari Usia 17 Tahun

Begini deretan kesaksian korban kekerasan seksual yang menyeret nama pemilik Thanksinsomnia, Mohan Hazian. Salah satunya ternyata kejadian 8 tahun yang lalu.
5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

5 Fakta Baru Kasus Mohan Hazian Diduga Lakukan Pelecehan Seksual yang Berujung Pemecatan Sang Owner

Berikut 5 fakta baru soal perkembangan kasus Mohan Hazian, sosok di balik merek streetwear lokal kenamaan Thanksinsomnia, yang diduga lakukan pelecehan seksual.
Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Namanya Jawa Banget, Striker Keturunan yang Menggila di Liga Belanda Ini Layak Masuk Radar Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali mendapat sinyal positif dari Eropa. Kali ini datang dari sosok striker muda berdarah Jawa yang mencuri perhatian di Liga Belanda.
Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Siapa Sih Mohan Hazian? Owner Brand Lokal yang Seketika Viral Buntut Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual

Berikut profil lengkap dan perjalanan hidup Mohan Hazian, penulis sekaligus owner brand lokal streetwear Thanksinsomnia terlibat dugaan kasus pelecehan seksual.
Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Mohan Hazian Terseret Isu Dugaan Pelecehan Seksual, Bermula dari Utas Pengalaman Talent Photoshoot hingga Sebut Tuduhan Itu Berefek ke Dirinya dan Keluarganya

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian terseret kasus dugaan pelecehan seksual. Dugaan tersebut menjadi viral di media sosial. Ini duduk perkaranya.
AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

AFC Jatuhkan Sanksi Berat ke PSSI di Piala Asia Futsal 2026, Vietnam Ikut Terseret

Federasi Sepak Bola Asia (AFC) mengambil langkah tegas dengan menjatuhkan sanksi berat kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) atas pelanggaran keamanan dan ketertiban selama gelaran Kejuaraan Futsal Asia 2026.
Klarifikasi Mohan Hazian soal Isu Pelecehan Seksual yang Seret Namanya: Kalian Pasti Baca dari X, Lu Semua Harus Tahu Ini Sangat Merugikan Gua

Klarifikasi Mohan Hazian soal Isu Pelecehan Seksual yang Seret Namanya: Kalian Pasti Baca dari X, Lu Semua Harus Tahu Ini Sangat Merugikan Gua

Owner brand Thanksinsomnia Mohan Hazian menyampaikan klarifikasinya soal isu pelecehan seksual yang menyeret namanya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT