News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tolak Pembatasan Operasi 16 Hari, Gabungan Sopir-Pengusaha Truk di Banyuwangi Ancam Blokade Jalan

Setelah sempat dicegat dan dilarang masuk, sejumlah sopir dan pengusaha truk menggelar aksi di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi.
Jumat, 21 Maret 2025 - 05:56 WIB
Demo Gabungan Sopir-Pengusaha Truk di Banyuwangi
Sumber :
  • Tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Setelah sempat dicegat dan dilarang masuk, sejumlah sopir dan pengusaha truk menggelar aksi di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Kamis (20/3). Mereka menolak aturan pembatasan operasional kendaraan logistik selama 16 hari.

Massa berasal dari perwakilan Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI), Persatuan Sopir Truk Indonesia (PSTI), dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO). Mereka menilai aturan tersebut merugikan sektor logistik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembatasan ini tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Dirjen dan Kakorlantas, yang melarang kendaraan barang dengan sumbu tiga atau lebih beroperasi sejak 24 Maret hingga 8 April 2025.

Kendaraan yang terkena aturan ini termasuk truk bermuatan galian, tambang, serta bahan bangunan. Namun, kendaraan pengangkut BBM, bahan pokok, hewan ternak, barang khusus dengan izin kepolisian dan ekspor-impor mendapat pengecualian.

Ketua DPC APTRINDO Banyuwangi, Slamet Barokah, menilai aturan ini terlalu lama dan berdampak besar pada ekonomi pekerja logistik.

“Kami menuntut pembatasan cukup enam hari saja, H-3 dan H+3 Lebaran, karena 16 hari terlalu lama,” ujar Slamet.

Menurutnya, aturan ini membuat sopir, pengusaha truk, dan buruh bongkar muat kehilangan pekerjaan selama hampir dua pekan. Karena tidak semua sopir dan pekerja membawa bahan logistik yang diperbolehkan menyeberang di pelabuhan.

“Kalau pembatasan hanya beberapa hari, kami bisa maklum. Tapi kalau 16 hari, kami harus berhenti total dan rugi besar,” tegas Slamet.

Slamet menegaskan aksi ini baru awal. Jika tidak ada perubahan kebijakan, mereka siap menggelar demonstrasi lebih besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat aksi damai, perwakilan sopir dan pengusaha truk telah bertemu perwakilan Pemkab Banyuwangi, GM Pelindo, KSOP, dan Dishub. Namun, mereka mengaku keputusan ada di pemerintah pusat.

“Kami pastikan akan menutup akses jalan nasional jika tuntutan kami tidak didengar,” tutup Slamet. (hoa/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Invasi Bobotoh Jadi Motivasi Tambahan Persib di Australia, Umuh Muchtar Tak Ragu Targetkan 3 Poin dari Melbourne Victory

Manajer Persib, Umuh Muchtar, optimistis Persib Bandung mampu membawa pulang poin penuh meski harus menghadapi perjalanan panjang dan padatnya jadwal pertandingan.
6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

6 Fakta Mengerikan Kasus Balita 20 Bulan Tewas di Jaksel, Ditemukan Tanda Kekerasan Lama dan Kekurangan Gizi

Kasus kematian balita 20 bulan di Kebayoran Lama mengungkap dugaan kekerasan berulang, temuan luka lama, hingga jasad yang sempat dikuburkan.
Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

Rumahnya Digedor-gedor hingga Singgung Mobil Pelat Merah, Herri Pras: Saya Keluar Layaknya Menyambut Tamu

YouTuber Herri Pras memaparkan detik-detik dirinya diduga digeruduk orang tak dikenal yang videonya viral di media sosial. Salah satu yang disinggungnya, yakni adanya kendaraan berpelat merah.
Lanskap Dunia Kerja Berubah karena AI, Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut untuk Terus Beradaptasi dan Meningkatkan Keterampilan

Lanskap Dunia Kerja Berubah karena AI, Lulusan Perguruan Tinggi Dituntut untuk Terus Beradaptasi dan Meningkatkan Keterampilan

Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Prof. Dr. Muchlas mengingatkan para lulusan agar mengembangkan kompetensi dan membangun semangat belajar sepanjang hayat
6 Fakta Polemik Herri Pras yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel, Kini Laporkan 20 Orang ke Polisi

6 Fakta Polemik Herri Pras yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel, Kini Laporkan 20 Orang ke Polisi

Video YouTuber sekaligus konten kreator Herri Pras saat didatangi sekelompok pria di kediamannya menjadi perbincangan di media sosial. Berikut 6 faktanya.
Kuwait Umumkan 2 Lawan di FIFA Matchday November, Apakah Timnas Indonesia Gagal Jadi Lawan?

Kuwait Umumkan 2 Lawan di FIFA Matchday November, Apakah Timnas Indonesia Gagal Jadi Lawan?

Kuwait memilih Suriah dan Honduras untuk FIFA Matchday November 2026. Timnas Indonesia tak masuk jadwal, sementara agenda Garuda masih menunggu kepastian PSSI.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT