News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Puncak Arus Mudik Gunakan KA di Daop 8 Surabaya Terjadi Hari Ini, Capai 49.103 Penumpang

Puncak arus mudik lebaran 2025 dengan menggunakan moda transpotasi kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya terjadi hari ini, 28 maret 2025 atau H-3 lebaran.
Jumat, 28 Maret 2025 - 15:14 WIB
Puncak Arus Mudik di Daop 8 Surabaya
Sumber :
  • tim tvone - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Puncak arus mudik lebaran 2025 dengan menggunakan moda transpotasi kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya terjadi hari ini, 28 maret 2025 atau H-3 lebaran. Sejak Jumat pagi gelombang penumpang mendatangi sejumlah stasiun di Daop 8, diantaranya Stasiun Gubeng, Surabaya. Jumlah pemudik pada puncak mudik lebaran ini mencapai 49.103 penumpang. 

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 49.103 pelanggan menggunakan moda transportasi kereta api, terdiri dari 27.569 pelanggan yang naik dan 21.534 pelanggan turun menggunakan Kereta Api pada hari ini, Jumat (28/3). Data diambil jam 09.00 dan masih akan terus bertambah. Jumlah ini merupakan terbanyak selama masa Angkutan Lebaran 2025 Di Daop 8 Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengungkapkan bahwa pada periode masa angkutan lebaran tanggal 21 Maret – 11 April 2025, tercatat hari ini merupakan puncak arus mudik para pelanggan yang menggunakan moda transportasi kereta api.

KAI Daop 8 Surabaya mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api pada periode Angkutan Lebaran 2025. Pada masa Angkutan Lebaran ini, mulai 21 hingga 28 Maret tercatat Daop 8 telah memberangkatkan sebanyak 317.520 penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 169.087 pelanggan yang naik dan 148.433 pelanggan yang turun di stasiun wilayah Daop 8 Surabaya. Data diambil jam 09.00 dan masih akan terus bertambah.

Selama masa angkutan lebaran 2025, setiap harinya KAI Daop 8 Surabaya memberangkatkan 58 KA jarak jauh, terdiri dari 49 KA jarak jauh regular dan 9 KA jarak jauh tambahan. 

"Total tempat duduk yang disediakan per hari berjumlah 25.966 tempat duduk,” jelas Luqman Arif.

Untuk memastikan kenyamanan perjalanan, Luqman mengimbau pelanggan untuk segera memesan tiket melalui aplikasi online. 

Sebagai langkah antisipasi ramainya puncak arus mudik KAI Daop 8 menyarankan pelanggan dapat berangkat lebih awal menuju stasiun untuk mengantisipasi terjebak kemacetan di jalan raya menuju stasiun yang berujung terlambat sampai dan ketinggalan kereta. 

"Dalam menghadapi lonjakan penumpang dan memperlancar proses boarding, KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau seluruh pelanggan untuk memastikan membawa identitas resmi dan tiket perjalanan guna memperlancar proses boarding,” tambah Luqman. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai alternatif, pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan face recognition yang tersedia di berbagai stasiun wilayah Daop 8 Surabaya yakni di Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang. Dengan teknologi ini, proses boarding menjadi lebih praktis tanpa perlu menunjukkan tiket fisik atau identitas.

"Kami mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan saat lebaran. KAI terus berkomitmen memberikan layanan terbaik, memastikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan," tandasnya. (msi/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna meminta maaf soal kasus Amsal Sitepu. Begini katanya.
Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Imigrasi Belanda Investigasi 25 Pemain Naturalisasi Termasuk Pilar Timnas Indonesia, Nasib Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On Terancam

Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND) tengah jadi sorotan setelah buka investigasi terhadap puluhan pesepak bola keturunan termasuk di Timnas Indonesia.
Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Disindir Ramadhan Sananta, Mantan Penerjemah Shin Tae-yong Balas Ucapan Sang Striker Timnas Indonesia

Mantan penerjemah Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, Jeong Seok-seo atau Jeje merespons sindiran dari Ramadhan Sananta yang belakangan viral di media sosial.
Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia Desak DK PBB Bertindak Tegas terkait Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon, Ancaman Serius pada Perdamaian

Indonesia menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian RI di Lebanon bukan insiden biasa, melainkan pelanggaran berat terhadap hukum internasional serta ancaman nyata bagi perdamaian.
Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Padahal Calvin Verdonk Main Penuh, Media Prancis Nilai Timnas Indonesia Solid tapi Kurang Inisiatif di Final FIFA Series

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series 2026 ternyata ikut menjadi perhatian media Eropa. Media Prancis menyoroti performa penuh Calvin Verdonk.
Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Viral Nakes Joget di Ruang Operasi, Perawat RSUD Aceh Tengah Minta Maaf: Saya Janji Tidak Mengulanginya Lagi

Beberapa petugas medis lain yang berada di lokasi terlihat menyadari aksi tersebut, sementara proses pembedahan tetap berjalan.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Tolak Klub Belanda Demi Persipura, Wonderkid Timnas Indonesia Ini Justru Nikmati Hidup Jadi PNS

Bagi para pencinta sepak bola tanah air, khususnya Timnas Indonesia dan Persipura Jayapura, pemain yang akrab disapa Bochi ini sudah menjadi legenda sejak lama.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT