News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aksi Turun Jalan Mahasiswa Jombang Tuntut Cabut Revisi UU TNI, Diwarnai Bakar Ban di Depan Kantor DPRD

Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jombang Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jombang, Jalan Wahid Hasyim, Sabtu (29/3)
Minggu, 30 Maret 2025 - 10:09 WIB
Aksi demo Mahasiswa Jombang di depan kantor DPRD Jombang dengan membakar ban
Sumber :
  • Rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Jombang Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Jombang, Jalan Wahid Hasyim, pada Sabtu sore (29/3). Mereka menuntut pencabutan revisi Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI) yang disahkan pada 20 Maret 2025.

Aksi yang dimulai pukul 16.00 WIB ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, yang semuanya mengenakan pakaian hitam dengan pita kuning sebagai simbol penolakan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Massa juga membawa spanduk dengan berbagai pesan protes terhadap pengesahan UU TNI, yang dinilai tidak melibatkan partisipasi masyarakat.

Massa memulai aksinya dengan long march dari Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang menuju Gedung DPRD Jombang, meski cuaca hujan. 

Dalam orasi mereka, massa mengajak masyarakat dan wakil rakyat untuk bersama-sama menolak revisi UU TNI yang dianggap berpotensi membahayakan sistem demokrasi di Indonesia.

"Kami meminta DPRD Jombang bersama masyarakat dan mahasiswa untuk menolak revisi UU TNI," tegas salah satu orator dalam aksi tersebut.

Meskipun aksi sempat diwarnai dengan pembakaran ban bekas di tengah jalan sebagai simbol protes, demonstrasi tetap berlangsung damai. Aparat kepolisian menjaga ketat jalannya aksi, dilengkapi dengan mobil water cannon. Seorang perwakilan DPRD Jombang sempat menemui massa di depan gerbang gedung untuk merespons tuntutan mereka.

Koordinator aksi, Muhammad Hidayatulluh, menyatakan bahwa sekitar 200 orang berpartisipasi dalam demonstrasi ini. Ia juga menekankan adanya tujuh tuntutan utama yang disuarakan, dengan fokus pada penolakan revisi UU TNI. 

"Tuntutan kami jelas, kami menolak revisi UU TNI karena ini sangat membahayakan demokrasi Indonesia," ungkap Hidayatulluh.

Hidayatulluh berharap DPRD Jombang dapat memberikan dukungan nyata terhadap tuntutan mereka. Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan bertemu dengan Ketua DPRD Jombang pada hari berikutnya untuk mendiskusikan tindak lanjut dari aksi ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Harapan kami, dewan bisa berkomitmen untuk menolak revisi UU TNI demi kepentingan rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Berikut tujuh tuntutan utama massa aksi:
1.    Cabut revisi UU TNI
2.    Tolak perluasan fungsi TNI dalam ranah intelijen dan siber
3.    Tolak penambahan kewenangan TNI dalam operasi militer selain perang, khususnya di ranah siber
4.    Bubarkan komando teritorial
5.    Kembalikan TNI ke barak
6.    Copot TNI aktif yang menduduki jabatan sipil
7.    Lindungi perempuan dan kaum marginal dari nilai-nilai militerisme yang dianggap intimidatif, represif, dan patriarkis. (roi/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT