News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Es Krim Diduga Jadi Korban Pengeroyokan Oknum Satpol PP Lumajang

Misrat (50) warga Desa Tegal Ciut, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, jadi korban pengeroyokan oleh oknum Satpol PP Kabupaten Lumajang.
Rabu, 14 Mei 2025 - 15:20 WIB
Pedagang Es Krim Diduga Jadi Korban Pengeroyokan
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Misrat (50) warga Desa Tegal Ciut, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, jadi korban pengeroyokan oleh oknum Satpol PP Kabupaten Lumajang.

Peristiwa pengeroyokan itu terjadi saat Misrat hendak berjualan es krim di Alun-alun Lumajang, Minggu (11/5) sekitar pukul 06.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari itu, memang Alun-alun Lumajang tidak menggelar car free day (CFD) lantaran ada agenda pemberangkatan calon jemaah haji di Pendopo Arya Wiraraja.

Misrat bercerita, saat itu ia baru saja tiba di kawasan Alun-alun Lumajang untuk menjajakan es krim jualannya menggunakan rombong yang dikayuh.

Ia menaikkan gerobaknya di trotoar alun-alun tepat di depan Masjid Agung KH. Anas Mahfud.

Tidak berselang lama, Misrat didatangi petugas Satpol PP dan menegurnya untuk tidak berjualan.

"Awalnya saya ditegur tidak boleh jualan, padahal sebelumnya gak ada pengumuman untuk tidak berjualan," kata Misrat di rumahnya, Rabu (14/5). 

Meski begitu, Misrat mengaku, mengiyakan teguran petugas Satpol PP dan memutar balik rombongnya untuk diturunkan dari trotoar dan beranjak meninggalkan alun-alun.

Namun, karena banyak orang berkerumun di depannya, ia memilih menunggu sejenak. Tiba-tiba, seorang petugas Satpol PP datang dan langsung memiting lehernya. 

Dalam sekejap petugas lainnya juga menghampiri Misrat. Ada yang menarik bajunya, memegangi tangan, dan memukulinya.

"Ada 5 orang, ada yang narik, ada yang miting ngunci leher saya, ada yang pegangi tangan saya," ceritanya.

Misrat ditarik dan dibawa ke pos penjagaan di kawasan Kantor Bupati Lumajang.

"Jadi sambil jalan ditarik ke Pemda itu saya dipukuli, jadi tarik pukul tarik pukul," ungkapnya.

Sampai disana, Misrat dilepaskan. Saat itu, ia baru sadar jika pipinya sebelah kiri sudah berlumuran darah. Tak hanya itu, pipinya juga lebam dan matanya sebelah kiri berwarna merah.

Misrat meyakini lukanya itu akibat dipukul menggunakan handy talkie (HT) milik petugas Satpol PP lantaran, ia melihat antena HT yang dipegang petugas itu rusak.

"HTnya itu antenanya ada yang patah, wah kayaknya dipukul pakai HT itu," jelasnya.

Awalnya, ia mengaku tak ingin memperpanjang masalah itu dan langsung meninggalkan petugas. Namun, ia ditantang oleh salah satu petugas untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya.

"Saya awalnya ya sudah kalau gak boleh saya mau pergi, tapi salah satu petugas itu bilang gak papa kalau mau dilaporkan," ujarnya.

Misrat pun langsung berjalan menuju Mapolres Lumajang yang hanya berjarak kurang dari 50 meter dari Kantor Bupati Lumajang untuk melaporkan perbuatan oknum Satpol PP itu.

Kini, polisi masih mendalami kasus ini. Menurut Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Pras Ardinata, korban sudah melakukam visum di RS Bhayangkara Lumajang.

Polisi juga sudah melakukan pemanggilan kepada oknum Satpol PP Lumajang yang diduga melakukan pengeroyokan.

"Kasusnya masih kami selidiki, korban sudah visum, terduga pelaku pengeroyokan juga sudah kita panggil untuk dimintai keterangan," jelas Pras.

Terpisah, Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Lumajang Mochammad Chaidir Sholeh membantah adanya aksi pengeroyokan oleh petugas Satpol PP.

Menurutnya, luka lebam hingga robek yang dialami korban lantaran tersenggol Handy Talkie yang dibawa petugas.

"Jadi waktu itu teman-teman mau menggeser dagangannya, yang bersangkutan kayak gak terima, kebetulan petugas ada yang bawa HT terus tersenggol, nah itu dianggap pengeroyokan," kata Chaidir di Lumajang. 

Chaidir menyebut, kalau itu memang betul pengeroyokan, pasti banyak saksi, mengingat, kawasan Alun-alun Lumajang saat itu banyak warga yang hendak melepas keberangkatan jemaah haji.

"Kalau memang pengeroyokan pasti kan banyak saksi, ada foto atau video dan pasti sudah viral, kan banyak orang disana," ujarnya.

Petugas Satpol PP Lumajang, kata Chaidir, sudah mengeluarkan surat imbauan untuk tidak berjualan di area alun-alun pada hari tersebut karena bertepatan dengan agenda pemberangkatan calon jemaah haji.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, surat imbauan itu tidak dihiraukan oleh pedagang. Malahan, menurut Chaidir, pedagang tidak terima saat diperingatkan secara persuasif.

"Kita sudah mengingatkan beberapa kali bahwa di daerah situ tidak ada aktivitas jual beli, sudah ada suratnya, kita sudah mengingatkan secara persuasif sekali dua kali, malah dari pedagangnya malah tidak terima saat teman-teman menggeser," pungkasnya. (wso/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Pemulihan Pasca Bencana, Ratusan KK di Sumatera Terima Bantuan

Upaya Pemulihan Pasca Bencana, Ratusan KK di Sumatera Terima Bantuan

Sejumlah pihak turut serta dalam upaya pemulihan wilayah Sumatera pasca dihantam banjir bandang dan tanah longsor.
Nasib Dean James & Nathan Tjoe-A-On Terancam! Tersandung Status WNI, Klub Belanda Larang Main dan Latihan

Nasib Dean James & Nathan Tjoe-A-On Terancam! Tersandung Status WNI, Klub Belanda Larang Main dan Latihan

Dean James dan Nathan Tjoe-A-On dihentikan sementara oleh klub Eredivisie akibat masalah status WNI dan izin kerja. Nasib keduanya kini menunggu kepastian hukum
Berita Foto: WFH Tiap Jumat Diberlakukan, ASN di Balai Kota Mulai Bersiap

Berita Foto: WFH Tiap Jumat Diberlakukan, ASN di Balai Kota Mulai Bersiap

Aktivitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di kawasan Balai Kota Jakarta Pusat terpantau tetap berjalan normal pada Rabu (1/4/2026), meskipun pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan baru berupa sistem kerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap hari Jumat.
Ironi Timnas Indonesia! 4 Mantan Lawan di Kualifikasi Justru Lolos ke Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dibantai Garuda

Ironi Timnas Indonesia! 4 Mantan Lawan di Kualifikasi Justru Lolos ke Piala Dunia 2026, Ada yang Pernah Dibantai Garuda

Empat mantan lawan Timnas Indonesia di kualifikasi justru lolos ke Piala Dunia 2026. Ironisnya, ada tim yang pernah dikalahkan skuad Garuda.
Momentum Earth Hour, Begini Cara BRI Upayakan Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

Momentum Earth Hour, Begini Cara BRI Upayakan Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata di Lingkungan Kerja

BRI mengintegrasikan prinsip keberlanjutan yang diwujudkan melalui pengelolaan energi di lingkungan kerja, seperti penggunaan teknologi hemat energi (termasuk lampu LED),
4 Negara Gagal ke Piala Dunia 2026 Ini Bisa Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Nomor 1 Italia

4 Negara Gagal ke Piala Dunia 2026 Ini Bisa Jadi Calon Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni, Nomor 1 Italia

PSSI tengah cari lawan terbaik untuk FIFA Matchday Juni 2026. Italia, Serbia, Cile, hingga Peru bisa jadi kandidat kuat uji coba Timnas Indonesia.

Trending

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal Siaran Langsung Final Four Proliga 2026 Seri Surabaya: Megawati Hangestri Reuni Lawan Kawan Lama, Jakarta Pertamina Enduro vs Electric PLN

Jadwal siaran langsung final four Proliga 2026 seri Surabaya, di mana Megawati Hangestri siap melawan kawan lamanya di pertandingan pembuka antara Jakarta Pertamina Enduro vs Jakarta Electric PLN.
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun ke posisi 122 usai dikudeta Togo. Sementara itu, Malaysia terjun bebas 17 peringkat akibat skandal pemain naturalisasi ilegal.
Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Media Vietnam Heran dengan John Herdman, Cuma Bilang Satu Kalimat Usai Timnas Indonesia Kalah, tapi Bikin Bulgaria Tersindir

Kekalahan 0-1 yang dialami Timnas Indonesia saat menghadapi Bulgaria di final FIFA Series 2026 masih jadi perbincangan. Media Vietnam heran dengan John Herdman.
Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro Rekrut Pemain Asing Pengganti Yana Shcherban, Siap Duet Bareng Megawati Hangestri di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro dikabarkan telah merekrut pemain asing baru yang berposisi sebagai outside hitter, yang siap duet dengan Megawati Hangestri di babak final four Proliga 2026.
Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Tak Habis Pikir Lihat Timnas Indonesia Kalah Lawan Bulgaria, Bung Harpa: Mainnya Enggak Oke

Bung Harpa memberikan kritikan terhadap penampilan Timnas Indonesia asuhan John Herdman yang kalah melawan Bulgaria. Menurutnya penampilan timnas tidak bagus.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT