News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Istighosah dan Seminar Pengusulan KH Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional, Dukungan Kian Kuat

Nama tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga pejuang Kemerdekaan, KH Muhammad Yusuf Hasyim kembali diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.
Kamis, 29 Mei 2025 - 21:59 WIB
Pengusulan KH Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Nama tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang juga pejuang Kemerdekaan, KH Muhammad Yusuf Hasyim kembali diusulkan sebagai Pahlawan Nasional.

Pengusulan nama Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional tersebut kali ini digelar di sebuah pondok pesantren di Surabaya, dengan istrighosah dan seminar, terkait sepak terjang putra pendiri NU KH Hasyim Ashari ini, di bidang keagamaan, pendidikan dan kebangsaan. Diharapkan dengan pengusulan nama tersebut bisa disetujui oleh Pemerintah Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seminar pengusulan gelar KH Muhammad Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional kembali dilaksanakan di pondok pesantren Amanatul Ummah di Jalan Siwalankerto Utara 2 Surabaya. Pengusulan gelar Pahlawan Nasional bagi putra Pendiri Nahdlatul Ulama Hasyim Ashari ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, diantaranya dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan tokoh NU Profesor KH Asep Syaifuddin Chalim, serta Prof Usep Abdul Matin, seorang Sejarahwan, yang juga menulis buku profil KH Yusuf Hasyim. 

Menurut Profesor KH Asep Syaifuddin Chalim, KH Yusuf Hasyim sangat patut menyandang gelar pahlawan nasional. Pria yang akrab disapa Mbah Ud ini memiliki perjalanan hidup luar biasa, tidak hanya dalam bidang keagamaan, pejuang kemerdekaan, pendidik, politisi, namun juga berkontribusi bagi NKRI serta kemajuan bangsa Indonesia.

KH. Asep menjelaskan, bahwa dokumen-dokumen penting dan buku-buku mengenai perjalanan hidup KH. Yusuf Hasyim telah disiapkan sebagai bahan pertimbangan bagi Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) maupun Sekretariat Negara.

“KH Yusuf Hasyim mulai berjuang sejak usia 12 tahun. Salah satu jasa terbesarnya adalah menyelamatkan Madiun dari potensi menjadi negara bagian penjajah pada masa itu,” ungkap KH. Asep.

Dirinya juga menekankan bahwa informasi ini penting untuk diketahui publik agar proses pengusulan gelar tidak menemui hambatan di tingkat pusat.

KH. Yusuf Hasyim dikenal luas sebagai tokoh NU yang berperan strategis dalam bidang militer dan pendidikan pesantren. Selain memimpin Laskar Hizbullah, beliau juga aktif dalam diplomasi kemerdekaan serta menjaga kedaulatan wilayah Indonesia pasca-Proklamasi.

“Jika bukan karena perjuangan beliau, mungkin sebagian wilayah Jawa Timur akan jatuh ke tangan asing,” ujar KH. Asep.

Melalui istighosah dan seminar ini, masyarakat Jawa Timur berharap pemerintah pusat segera mengabulkan pengusulan gelar Pahlawan Nasional kepada KH. Yusuf Hasyim sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya yang luar biasa bagi bangsa dan negara.

Sementara itu, Gubernur Khofifah menjelaskan, pentingnya forum semacam ini untuk memperkuat ingatan kolektif bangsa atas jasa para ulama dalam perjuangan kemerdekaan dan menjaga keutuhan NKRI.

“Seminar ini bukan sekadar bentuk dukungan agar KH. Yusuf Hasyim dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, tetapi juga sebagai upaya mendokumentasikan keteladanan beliau untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Meurutnya, KH. Yusuf Hasyim, yang dikenal sebagai tokoh sentral NU dan tokoh militer santri, telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga keutuhan bangsa, termasuk keterlibatannya dalam peristiwa 10 November serta perjuangannya menahan upaya penguasaan Madiun oleh kekuatan asing.

“Karena itu, beliau adalah tokoh yang cukup layak diberi gelar Pahlawan Nasional karena kiprah dan perjuangannya tersebut,” ucap Khofifah

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turut hadir dalam istighosah dan pengusulan gelar KH Muhammad Yusuf Hasyim sebagai Pahlawan Nasional, para akademisi, tokoh NU seperti Ketua PW NU Jawa Timur KH Abdul Hakim Mahfudz, Kepala Badan Penyelenggara Haji Indonesia KH M Irfan Yusuf, Prof Usep Abdul Matin, Sejarawan yang juga menulis buku profil KH Yusuf Hasyim.

Dukungan terhadap pengusulan KH Muhammad Yusuf Hasyim sebagai pahlawan nasional semakin menguat, bukan hanya seorang ulama, tetapi juga pejuang yang telah berkontribusi besar dalam mempertahankan kemerdekaan, serta membangun karakter kebangsaan melalui pendidikan di pesantren. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemuda Mabuk Rusak Palang Pintu Perlintasan KA di Sleman, Berujung Diringkus Polisi

Pemuda Mabuk Rusak Palang Pintu Perlintasan KA di Sleman, Berujung Diringkus Polisi

Seorang pemuda inisial S (24) harus berurusan dengan polisi setelah diduga merusak palang pintu perlintasan JPL 734 di Gamping, Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. 
Sokong Pemerataan Akses Pendidikan, Kawendra Tambah Sarana di Ponpes Lumajang

Sokong Pemerataan Akses Pendidikan, Kawendra Tambah Sarana di Ponpes Lumajang

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian terus menggenjot peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Genjot Peningkatan Mutu, Legislator Kawendra Tambah Sarana Pendidikan di Jember

Genjot Peningkatan Mutu, Legislator Kawendra Tambah Sarana Pendidikan di Jember

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian terus menggenjot peningkatan kualitas pendidikan di pesantren.
LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

LLDikti Wilayah III dan X Lepas Ratusan Mahasiswa Program KKN di Sumbar

Sebanyak 138 mahasiswa dari 37 perguruan tinggi di DKI Jakarta dan Sumatra Barat (Sumbar) resmi dilepas sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Sumatra Barat 2026 bertajuk 'Bangkik Basamo Mambangun Nagari' di Universitas Budi Luhur.
Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Pemerintah Pastikan Belum Ada Komplain dari Negara Tetangga Terkait Asap Karhutla

Hingga Senin (10/8) ini, Pemerintah Indonesia menyatakan belum menerima keluhan dari negara-negara tetangga terkait gangguan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 
Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Jeff Bezos Sebentar Lagi Jadi Pemilik Liverpool

Pendiri Amazon, Jeff Bezos, dikabarkan semakin dekat dengan kesepakatan untuk membeli sekitar sepertiga saham klub Liga Premier Inggris, Liverpool.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Prabowo Resmi Kirim Nama Calon Gubernur BI ke DPR, Hanya Satu Nama: Destry Damayanti!

Pemerintah hanya mengusulkan satu nama, yakni Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti yang saat ini menjabat sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur BI.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Jakarta dan Bandung Jadi Panggung FIFA ASEAN Cup 2026, Pemerintah Provinsi Pastikan Kesiapan Stadion Gelora Bung Karno dan Si Jalak Harupat 

Edisi pertama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026 ini akan digelar pada jeda internasional FIFA Matchday, September-Oktober 2026 mendatang.  
Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Mengenal Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka Raki Jatim 2026 yang Diduga Minta Pacar Aborsi, Benarkah Anak Pejabat?

Siapa Tio Ferdian Rahmana, Runner Up Raka-Raki Jatim 2026? Simak profil, pendidikan, perjalanan, serta fakta soal isu dirinya anak pejabat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT