GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelindo Petikemas Terapkan Teknologi Terumbu Buatan APR untuk Dorong Wisata Berkelanjutan Karimunjawa

PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melalui Program TJSL tegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi biru dan pariwisata berkelanjutan dengan menerapkan teknologi terumbu buatan Artificial Patch Reef (APR)
Selasa, 16 Desember 2025 - 16:32 WIB
Teknologi Terumbu Buatan APR
Sumber :
  • tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi biru dan pariwisata berkelanjutan dengan menerapkan teknologi terumbu buatan Artificial Patch Reef (APR) di kawasan Karimunjawa, Jawa Tengah.

Berkolaborasi dengan Universitas Diponegoro (Undip), PT Pelindo Terminal Petikemas menyerahkan empat unit APR dengan kapasitas sekitar 600 koloni karang kepada kelompok nelayan “Omah Karang”. Teknologi ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekosistem terumbu karang sekaligus menjadi daya tarik wisata bahari yang ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peresmian pemasangan APR dilakukan di Dukuh Nyamplungan, Desa Karimunjawa, dan dihadiri oleh masyarakat nelayan, pemerintah desa dan kecamatan, serta perwakilan Balai Taman Nasional Karimunjawa, pada 10 Desember 2025.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menyampaikan bahwa penerapan teknologi APR dirancang untuk memberikan manfaat lingkungan sekaligus sosial-ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Kami berharap teknologi APR ini dapat memperkuat ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam menikmati manfaat pariwisata Karimunjawa secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sebelumnya, kelompok nelayan Omah Karang telah mengembangkan wisata adopsi karang dengan metode konvensional. Melalui penerapan APR–Coral Adoption, pengelolaan wisata menjadi lebih terstruktur dan terukur, sekaligus meminimalkan potensi kerusakan terumbu karang alami.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha masyarakat, PT Pelindo Terminal Petikemas juga menyalurkan bantuan 10 set peralatan selam skin diving serta mesin vacuum untuk pengemasan olahan ikan teri. Selain wisata bahari, aktivitas penangkapan ikan tradisional seperti ikan teri juga berpotensi dikembangkan menjadi produk olahan sebagai oleh-oleh khas Karimunjawa.

Widyaswendra menambahkan bahwa program TJSL ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Program TJSL ini tidak hanya difokuskan pada pelestarian ekosistem laut, tetapi juga pada upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir. Kolaborasi dengan akademisi dan masyarakat lokal menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan dalam jangka panjang,” jelasnya.

Wisata adopsi karang sendiri semakin diminati, terutama di kalangan generasi muda, sebagai bentuk wisata berkelanjutan yang menggabungkan rekreasi dan edukasi lingkungan. Wisatawan tidak hanya menikmati keindahan bawah laut, tetapi juga dilibatkan langsung dalam proses restorasi terumbu karang.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KAPPI Perkenalkan Kopi Nusantara di Momentum Imlek : Merayakan Akulturasi Budaya dan Semangat Nasionalisme

KAPPI Perkenalkan Kopi Nusantara di Momentum Imlek : Merayakan Akulturasi Budaya dan Semangat Nasionalisme

Indonesia sejak lama dikenal sebagai ruang perjumpaan berbagai budaya. Tradisi lokal tumbuh dan berkembang berdampingan dengan pengaruh budaya yang datang melalui perdagangan dan migrasi dari berbagai penjuru dunia.
Pria Asal Jawa Tengah Diamankan Satres Narkoba Polres Dumai Bawa 10 Kilogram Sabu

Pria Asal Jawa Tengah Diamankan Satres Narkoba Polres Dumai Bawa 10 Kilogram Sabu

Polres Dumai berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan dan perdagangan narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 10.435 gram atau 10 kilogram. Penangkapan
Donald Trump Panik Selat Hormuz Ditutup Iran, AS Izinkan Rusia Pasok Minyak Global

Donald Trump Panik Selat Hormuz Ditutup Iran, AS Izinkan Rusia Pasok Minyak Global

Amerika Serikat (AS) mulai terlihat panik usai Iran menutup jalur perdagangan energi dunia yakni Selatan Hormuz.
Charles Leclerc Jagokan Rival di F1 GP Australia 2026? Terang-terangan Akui Mercedes Sedikit Lebih Cepat daripada Ferrari

Charles Leclerc Jagokan Rival di F1 GP Australia 2026? Terang-terangan Akui Mercedes Sedikit Lebih Cepat daripada Ferrari

Jelang balapan utama F1 GP Australia 2026 yang akan berlangsung pada hari Minggu (8/3/2026) besok, Charles Leclerc memberikan pernyataan cukup mengejutkan.
LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Ditargetkan Selesai dan Beroperasi Agustus 2026

LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai Ditargetkan Selesai dan Beroperasi Agustus 2026

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin mengungkapkan progres pembangunan proyek LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai.
Dijagokan Menjadi Juara F1 2026, George Russel Tanggapi Hal Tersebut Dengan Santai: Itu Tak Berpengaruh!

Dijagokan Menjadi Juara F1 2026, George Russel Tanggapi Hal Tersebut Dengan Santai: Itu Tak Berpengaruh!

George Russell menanggapi santai prediksi yang menempatkan nya sebagai kandidat kuat juara dunia F1 2026.

Trending

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

2 Bintang Andalan Timnas Indonesia Dibidik Juventus Jelang FIFA Series 2026, Siapa Saja Sosoknya?

Kabar baik jelang FIFA Series 2026, dua pemain Timnas Indonesia Jay Idzes dan Emil Audero dilaporkan masuk radar Juventus usai tampil impresif di Liga Italia.
Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Pernah Diajak Shin Tae-yong TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, Pemain Jerman Berdarah Sukabumi Ini Sempat Ikut Seleksi Persib Bandung

Persib Bandung sempat kedatangan mantan anak asuh Shin Tae-yong asal Jerman yang pernah ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia jelang Liga 1 musim 2023 lalu.
Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

Betapa Bahagianya Doktif setelah Richard Lee Ditahan Polda Metro Jaya: Segala Tipu Daya DRL Dapat Jawabannya

dr Samira Farahnaz atau Dokter Detektif (Doktif) bahagia Polda Metro Jaya tahan dr Richard Lee atas kasus dugaan pelanggaran konsumen terkait produk kecantikan.
Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral, Pak Guru Rusly di Sabu NTT Cium dan Peluk Siswa Laki-laki di dalam Kelas, Begini Pengakuannya

Viral di media sosial, seorang guru bernama Rusly Lingu Djara (32) yang mengajar di SMP Negeri 2 Sabu Timur mencium dan memeluk para siswa lelaki dalam kelas.
3 Pemain Lokal yang Bisa Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

3 Pemain Lokal yang Bisa Gantikan Thom Haye di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026

Tanpa Thom Haye yang terkena sanksi FIFA, Timnas Indonesia bisa mencoba tiga pemain lokal ini di FIFA Series 2026. Ada siapa saja?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT