GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Khofifah Resmikan OPOP Training Center ITS Surabaya

Gubernur Khofifah meresmikan OPOP Training Center (OTC) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Minggu, 21 Desember 2025 - 08:02 WIB
Gubernur Khofifah Resmikan OPOP Training Center ITS Surabaya
Sumber :
  • Tim tvone - tim tvone

Surabaya, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan OPOP Training Center (OTC) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Rabu (17/12).

Peresmian ini menjadi tonggak penting penguatan ekosistem pengembangan ekonomi pesantren berbasis inovasi dan teknologi di Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Turut mendampingi peresmian Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Dardak, Rektor ITS Bambang Pramujati, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa.

Gubernur Khofifah menyampaikan rasa bangga atas progres program Eko-Tren One Pesantren One Product (OPOP) yang diinisiasinya sejak periode pertama kepemimpinannya. Kehadiran OTC ITS dinilainya sebagai bukti keberhasilan sinergi lintas sektor dalam membawa program OPOP naik kelas.

"Alhamdulillah, OPOP ini sudah direplikasi di beberapa provinsi. Pastinya kita harus improve dengan beberapa sinergi yang sudah kita bangun. Dan sekarang ini mendapat penguatan dari sangat banyak sektor melalui ITS," ujarnya.

Menurutnya, OPOP Training Center akan berperan mendampingi pesantren dan pelaku usaha OPOP secara komprehensif, mulai dari desain produk, pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), sertifikasi halal, hingga peningkatan kualitas manajemen usaha.

"OPOP Training Center ini akan membersamai mulai dari desain produk, penggunaan AI, sertifikasi halal, dan seterusnya. Oleh karena itu, kami menyampaikan terima kasih atas sinergi semua elemen strategis untuk pengembangan One Pesantren One Product ini," imbuhnya.

Khofifah menegaskan, penguatan tersebut sangat penting agar produk pesantren mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, kualitas kemasan, desain, dan strategi pemasaran menjadi kunci agar produk pesantren tidak kalah dengan produk komersial lainnya.

"Maka sangat banyak pelaku-pelaku usaha dari ultra mikro, kecil, dan menengah yang pasti bermimpi untuk bisa mendapatkan produk dengan kualitas packaging yang indah. Dan tentu look nice itu menjadi penting supaya marketnya bisa menjangkau lebih luas dan lebih luas," ungkapnya.

Selain itu, pemanfaatan teknologi dan AI melalui OTC ITS diharapkan mampu meningkatkan efisiensi produksi, inovasi produk, hingga perluasan akses pasar bagi pelaku usaha pesantren.

"Pertemuan kali ini tidak sekedar meresmikan OPOP Training Center, tetapi bahwa ada nilai tambah yang luar biasa jika kita bisa maksimalkan sinergitas ini. Jadi pelaku usaha di OPOP atau pengurus OPOP saya rasa akan memiliki kesempatan yang luar biasa untuk bisa memaksimalkan seluruh produk dan menjangkau pasar dan lebih luas lagi," terangnya.

OTC ITS sendiri terletak di sebelah Inkubator dan Layanan Bisnis Inovasi milik ITS. Rektor ITS Bambang Pramujati mengatakan, pemilihan lokasi ini adalah untuk memudahkan koordinasi yang ekosistemnya masih menjadi satu kesatuan.

"Karena kami di ILBI setiap tahun menggandeng berbagai perusahaan dan mitra untuk mendampingi untuk mengembangkan startup. Jadi ekosistemnya sudah terbentuk. Harapannya tentu agar OPOP ini bukan sekadar program pemberdayaan, tapi juga inovasi. Karena kita tahu pesantren merupakan bagian penting elemen bangsa dalam perjalanan pembangunan di Indonesia," tuturnya.

Lebih jauh, Rektor Bambang mengatakan bahwa OPOP sejalan dengan tagline ITS "Advancing Humanity". Sehingga, kampus akan senantiasa terus berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat.

"Dengan ITC ITS ini, kami bisa aktif berkolaborasi dan membantu. Cita-cita kita agar pesantren bisa lebih mandiri lewat teknologi dan produk-produknya bisa diterima oleh pasar," katanya.

"Jadi kami tentunya berharap bahwa produk pesantren ini tidak lagi hanya dibeli karena kasihan atau karena kewajiban sesama umat. Tetapi kami berharap bahwa itu memang dibeli karena kualitasnya memang unggul, kemasannya menarik, dan manajemennya profesional," pungkas Rektor Bambang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyerahkan penghargaan kepada beberapa kepala daerah atas dukungan dan dedikasinya dalam Pengembangan Ekonomi Pesantren dan Pelaksanaan Program Eko Tren OPOP Jatim. Yakni kepada Bupati Mojokerto, Bupati Banyuwangi yang diwakili oleh Wakil Bupati Banyuwangi, serta Bupati Ngawi yang diwakili oleh Wakil Bupati Ngawi. Tak hanya itu, ada juga penghargaan untuk Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat yang diberikan kepada Kantin Stovit Cafetaria Universitas Airlangga Kampus A.

Gubernur Khofifah juga memberikan santunan BPJS Ketenagakerjaan (Santunan Kematian) kepada satu ahli waris Marbhot Musholla Maryam Keputih Sukolilo dengan jumlah Rp42 juta. Dirinya juga memberikan santunan kepada ahli waris Mekanik PT. Kharisma Duta Utama sekaligus beasiswa untuk putrinya yang berkuliah di ITS dengan jumlah Rp.151.044.130. Dilakukan juga penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Dinas Koperasi UKM Provinsi Jawa Timur dengan DRPM ITS tentang Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah di Provinsi Jatim. (hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Padahal Sudah Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Megawati Hangestri Tak Kunjung Berangkat ke Korea

Padahal Sudah Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Ternyata Ini Alasan Megawati Hangestri Tak Kunjung Berangkat ke Korea

Meski sudah resmi gabung Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri ternyata belum bisa berangkat ke Korea Selatan. Agen Megatron akhirnya bongkar alasan sebenarnya.
TRENDING: Kabar Bahagia Sherly Tjoanda Siapkan 100 Sapi, hingga Dedi Mulyadi Minta Situs Sejarah Tak Dikaitkan Klenik

TRENDING: Kabar Bahagia Sherly Tjoanda Siapkan 100 Sapi, hingga Dedi Mulyadi Minta Situs Sejarah Tak Dikaitkan Klenik

Beragam kabar dari kepala daerah kembali menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial. Mulai dari Sherly Tjoanda hingga Dedi Mulyadi.
IHSG Ditutup Ambles 1,85 Persen usai Sempat Anjlok Hampir 5 Persen, BEI Minta Investor Tak Panik

IHSG Ditutup Ambles 1,85 Persen usai Sempat Anjlok Hampir 5 Persen, BEI Minta Investor Tak Panik

IHSG ditutup melemah 1,85 persen setelah sempat anjlok hampir 5 persen. BEI meminta investor tetap tenang dan mengatur strategi investasi.
Ole Romeny Habiskan Waktu Liburan di Lombok Jelang Pemanggilan Timnas Indonesia, Berbaur Bersama Anak-anak

Ole Romeny Habiskan Waktu Liburan di Lombok Jelang Pemanggilan Timnas Indonesia, Berbaur Bersama Anak-anak

Ole Romeny menyelesaikan debutnya bersama klub asal Inggris, Oxford United. Sayangnya, Oxford United gagal bertahan di Championship dengan terdegradasi ke kasta ketiga Liga Inggris, League One. 
Pramono Anung: 3.362 CCTV Jakarta Kini Dikelola Polda Metro Jaya Lewat Integrasi Sistem

Pramono Anung: 3.362 CCTV Jakarta Kini Dikelola Polda Metro Jaya Lewat Integrasi Sistem

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan sebanyak 3.362 CCTV di Jakarta dikelola oleh Polda Metro Jaya. Hal itu disampaikan usai penandatangan nota
KPK Datangi Rumah Warga di Pacitan, Diduga Lakukan Penggeledahan

KPK Datangi Rumah Warga di Pacitan, Diduga Lakukan Penggeledahan

Rombongan petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi sebuah rumah di Desa Bangunsari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Trending

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler Kemarin: Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi, KDM Minta Ubah Pandangan soal Situs Sunda, Sikap Tegas SMAN 1 Pontianak

Terpopuler kemarin: Sherly Tjoanda kirim 100 ekor sapi, KDM minta ubah pandangan soal situs Sunda, hingga reaksi warganet atas sikap tegas SMAN 1 Pontianak.
Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

Melanie Subono Sentil Sikap Dewan Juri LCC Kalbar yang Enggan Minta Maaf: Anak Kecil Aja Tahu, Bukan Urusan Instansi

MPR RI memberikan pernyataan untuk menanggapi desakan publik kepada dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) di Kalimantan Barat untuk memberikan permintaan maaf.
KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

KDM Tiba-Tiba Minta Maaf ke Warga Jawa Barat usai Puncak Kirab Mahkota Binokasih di Bandung: Saya Mohon Maaf

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) tiba-tiba minta maaf ke warga Jawa Barat usai puncak Kirab Mahkota Binokasih di Kota Bandung. Ada apa?
Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

Trend Terpopuler: Pengakuan Josepha Alexandra Dipanggil ke Istana, hingga Cerita Sherly Tjoanda Jatuh Cinta Pada Benny Laos

pengakuan siswi SMAN 1 Pontianak setelah dipanggil ke Istana. kisah Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda pertama kali jatuh cinta dengan mendiang Benny Laos
Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Selain Kirim 100 ekor Sapi di Berbagai Wilayah, Sherly Tjoanda juga Buka Harga Pangan Murah

Kabar baik untuk warga Maluku, karena Sherly Tjoanda ingin meningkatkan ekonomi warganya dan berbagi daging sapi
News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

News Terpopuler: Klien Wedding Jadi Korban Shindy Lutfiana MC LCC Kalbar, hingga Josepha Alexandra Mendapat Ancaman

Pemilik WO pernah kecewa dengan sikap Shindy Lutfiana, MC Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat. Kondisi Josepha Alexandra setelah diduga mendapat ancaman
Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Dedi Mulyadi Kaget Tiba-tiba Didatangi Pendeta dan Akademisi Papua, KDM: Saya Gubernur Jabar, Bukan Menteri

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi kaget karena tiba-tiba didatangi pendeta dan akademisi dari Papua. Dedi Mulyadi heran padahal dirinya bukan menteri, hanya gubernur
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT