News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buron Selama 5 Tahun, Pria Terpidana Kasus Pencabulan Anak Ini Berhasil Disergap Tim Tangkap Buronan Kejari Surabaya

Tim Tangkap Buronan (Tim Tabur) berhasil menangkap buron kasus pencabulan anak yang telah kabur semenjak 2018.
Rabu, 11 Mei 2022 - 16:38 WIB
Tim Tabur Kejari Surabaya Berhasil Menyergap Buron Pencabulan Anak, Rabu (11/5/2022)
Sumber :
  • tvone - zainal azhari

Surabaya, Jawa Timur – Tim Tangkap Buronan (Tim Tabur) berhasil menangkap buron selama lima tahun yang kabur semenjak 2018.

Buron tersebut adalah Ali Shodiqin, mantan Kepala Sekolah di Surabaya Barat. Ali Shodiqin ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan Kejari Surabaya, Rabu (11/5).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ali merupakan terpidana ketiga yang berhasil diamankan Tim Tangkap Buronan selama sejak Januari tahun 2022. Sebelumnya, tim Tabur Kejari Surabaya pernah menangkap Musnaam, terpidana kasus pemalsuan yang ditangkap di Blitar, dan Hariman terpidana kasus penipuan yang ditangkap di perumahan mewah Dian Istana.

Kasi Intelijen Kejari Surabaya Khristiya Lutfiasandhi, yang mewakili Kajari Surabaya Danang Suryo Wibowo mengatakan terpidana berhasil diamankan di sekitar Trosobo Taman Sidoarjo. 

“Terpidana ditangkap oleh Tim gabungan Pidum dan Intelijen di sekitar rumah orang tuanya sekitar jam 11.00 WIB tanpa perlawanan,” kata Kasi Intel, Rahu (11/5).

Setelah menjalani proses swab antigen, terpidana dibawa ke Rutan Kelas 1 Surabaya di Medaeng untuk menjalani pidana badan selama 5 tahun dan pidana denda sebesar Rp. 60.000.000 subsider 2 bulan penjara sesuai putusan Mahkamah Agung RI No.: 2008 K/Pid.Sus/2021 tanggal 2 Agustus 2021.

Di mana terpidana terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana melakukan kekerasan dan perbuatan cabul terhadap anak secara berlanjut sebagaimana diatur di dalam Pasal 80 Jo Pasal 76C UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Saat ini yang bersangkutan sudah ditahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," jelas Khristiya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpidana yang diketahui sempat menjabat sebagai Kepala Sekolah di salah satu SMP swasta Surabaya ini telah melakukan tindakan cabul terhadap beberapa murid laki-laki karena dianggap nakal dan tidak salat Dhuhur berjamaah dengan cara memegang alat vital korban.

Akibatnya korban merasa ketakutan dan trauma serta melaporkannya kepada orang tua. Orang tua siswa yang tidak terima atas perlakuan terpidana akhirnya melaporkannya ke Polda Jatim. (zaz/Bel)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 17 September 2026: Cancer Panen Dana Segar

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 17 September 2026: Cancer Panen Dana Segar

Pada 17 September 2026, beberapa zodiak diprediksi memiliki peluang lebih besar untuk merasakan perkembangan positif dalam kondisi finansial. Siapa yang hoki?
Maarten Paes Tiba-Tiba Jadi Starter Lagi, Pelatih Ajax Amsterdam Ungkap Alasan Cadangkan Marc-Andre ter Stegen

Maarten Paes Tiba-Tiba Jadi Starter Lagi, Pelatih Ajax Amsterdam Ungkap Alasan Cadangkan Marc-Andre ter Stegen

Pelatih Ajax Amsterdam, Michel Sanchez, menjelaskan alasan untuk mencadangkan Marc-Andre ter Stegen. Dalam laga kontra Willem II Tilburg, Maarten Paes bermain sebagai starter.
Pernikahan Anti-Mainstream, Pasangan Asal Salatiga Ini Datangkan Pedagang Jajanan SD sebagai Vendor

Pernikahan Anti-Mainstream, Pasangan Asal Salatiga Ini Datangkan Pedagang Jajanan SD sebagai Vendor

Anti-mainstream, pasangan asal Salatiga ini hadirkan pedagang jajanan langganan di pesta pernikahan. Ada telur gulung, bakso hingga suvenir sayur!
Baru Saja Hancurkan Conor Benn, Ryan Garcia Mulai Bahas Rematch dengan Gervonta Davis

Baru Saja Hancurkan Conor Benn, Ryan Garcia Mulai Bahas Rematch dengan Gervonta Davis

Seusai meraih kemenangan spektakuler atas Conor Benn, Ryan Garcia kini mulai membuka peluang untuk kembali berhadapan dengan rival lamanya, Gervonta Davis.
Ketua Majelis Syura PKS: Demokrasi Harus Lahirkan Pemimpin Berintegritas Bukan Sekadar Pemenang

Ketua Majelis Syura PKS: Demokrasi Harus Lahirkan Pemimpin Berintegritas Bukan Sekadar Pemenang

Ketua Majelis Syura PKS Sohibul Iman menegaskan Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang mampu mengubah besarnya potensi bangsa menjadi kekuatan nasional yang
Apa Kabar Solmangat? Mantan Penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks, Kini Tinggal di Indonesia

Apa Kabar Solmangat? Mantan Penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks, Kini Tinggal di Indonesia

Menilik kabar terbaru Kim Yoon-sol alias Solmangat selaku mantan penerjemah Megawati Hangestri di Red Sparks. Ia belum lama ini membawa kabar bahagia serta menjalani aktivitas yang berbeda sejak tak lagi menjadi penerjemah di Liga Voli Korea.

Trending

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Menguak Tabir Penyebab Utama Purbaya Dicopot sebagai Menkeu: Ini adalah Momentum

Purbaya Yudhi Sadewa, kini menjadi sorotan publik, usai dirinya dicopot Presiden Prabowo sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia. Tidak sedikit
Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Buka Suara Usai Suaminya Dicopot Prabowo, Singgung Orang Jahat

Istri Purbaya Yudhi Sadewa, Ida Yulidina merespons pencopotan suaminya dari jabatan Menteri Keuangan (Menkeu) oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia bilang kalau...
Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Berkelakar Usai Dipecat Jadi Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Ikan Mujair, Ikan Nila di Kolam

Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa berkelakar usai dirinya dipecat dari jabatannya. Dia akan memancing di kolam sambil memikirkan kenapa dirinya dipecat. 
KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

KPK Ungkap Peran Fahd Arafiq dalam Kasus HGB Summarecon: Jadi Penampung Uang Korupsi ATR/BPN

Erwin dan Fakhry kemudian menyetorkan uang tersebut kepada mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, yang diduga juga termasuk salah satu orang kepercayaan Nusron Wahid.
Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Terpopuler: Kata Anak Purbaya Yudhi Sadewa Usai Ayahnya Dicopot hingga Peringatan Media Korea untuk Megawati

Tiga berita jadi sorotan pembaca tvOnenews.com Selasa (15/9), mulai dari respons putra Purbaya Yudhi Sadewa usai sang ayah dicopot hingga Megawati Hangestri.
Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Resmi Menjabat, Menkeu Suahasil Nazara Ucapkan Terima Kasih saat Bertemu Purbaya

Prosesi serah terima jabatan Menkeu Purbaya ke Suahasil Nazara, berlangsung di Aula Mezzanine, Kementerian Keuangan, Jakarta pada Selasa (15/9).
Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

Terbongkar Orang Kepercayaan Nusron Wahid Terima Rp1,5 Miliar dari Presdir Summarecon

KPK mengatakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menerima uang Rp1,5 miliar dari Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk Adrianto Pitojo Adhi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT