Ratusan Massa LIRA Demo Pemprov Jatim, Tuntut Penuntasan Kasus Dana Hibah
- tvOne - zainal azkhari
Surabaya, tvOnenews.com – Ratusan massa dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jawa Timur bersama perwakilan DPD LIRA se-Jatim menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (12/2/2026).
Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan orasi serta membentangkan spanduk berukuran besar sebagai bentuk protes terhadap dugaan praktik korupsi dana hibah Pemprov Jatim. Aksi berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
LIRA Jatim mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI agar bertindak tegas memproses seluruh tersangka kasus korupsi dana hibah tanpa tebang pilih, selama telah memenuhi unsur alat bukti yang cukup.
Gubernur LIRA Jatim, Samsudin, mengatakan, kedatangan pihaknya bukan sekadar menyampaikan kritik, melainkan membawa data valid demi perbaikan tata kelola pemerintahan di Jawa Timur.
“Salah satu temuan utama kami adalah adanya Surat Edaran tahun 2019 yang melarang monitoring dan evaluasi di lapangan. Surat edaran itu harus segera dicabut,” ujar Samsudin.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengklaim aturan tersebut telah dicabut. Namun hingga kini, pihaknya (LIRA) belum menerima salinan resmi.
“Hal ini patut dipertanyakan agar bisa dipertanggungjawabkan kepada publik,” imbuhnya.
Samsudin menegaskan, apabila tidak ada evaluasi dan perbaikan yang serius, LIRA Jatim akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar.
“Ini bentuk kecintaan kami terhadap Jawa Timur. Saat ini dana hibah terkesan menjadi bancakan. Fakta menunjukkan hampir 25 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini,” tegasnya.
Setelah menyampaikan aspirasi, massa aksi membubarkan diri secara tertib. DPW LIRA menilai kasus ini menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah untuk segera berbenah dalam pengelolaan anggaran publik. (zaz/gol)
Load more