GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Pertama Puasa, Warga Dusun Sumberlangsep Kembali Terisolir Akibat Jalur Diterjang Lahar Dingin Semeru

Hujan lebat mengakibatkan Gunung Semeru memuntahkan banjir lahar dingin, dan menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang.
Kamis, 19 Februari 2026 - 09:55 WIB
Hari Pertama Puasa, Warga Terisolir Akibat Jalur Diterjang Lahar Dingin Semeru
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiharto

Lumajang, tvOnenews.com – Hujan lebat yang terjadi di hulu sungai, mengakibatkan Gunung Semeru kembali memuntahkan banjir lahar dingin dalam dua hari terakhir, dan menerjang aliran Sungai Regoyo di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Kamis (19/2). 

Aliran lahar yang menghanyutkan material vulkanik sisa awan panas guguran berupa pasir, lumpur dan batu berukuran ini, mengalir deras di sepanjang hilir Sungai Besuk Kobokan dan Besuk Lanang, hingga memenuhi bantaran Sungai Regoyo di Desa Jugosari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Khoirul, banjir lahar dingin Gunung Semeru yang terjadi dalam dua hari terakhir ini, cukup membuat warga resah, terutama warga Dusun Sumberlangsep yang selalu terisolir setiap lahar datang.

"Kemarin dua hari terisolir karena lahar susulan datang lagi. Ndak aja jalur lain, jembatan limpas sudah putus akibat lahar sebelumnya," kata Khoirul, Kamis (19/2).

Meskipun aliran lahar masih cukup deras dan belum surut total, namun warga terpantau tetap nekat melintas untuk beraktivitas.

“Sejak kemarin sore hingga pagi ini,warga tetap nekat nyebrang meskipun arusnya masih cukup deras. Kasihan, padahal ini hari pertama puasa. Mudah-mudahan tidak terjadi lahar susulan,” jelasnya.

Warga berharap agar pemerintah segera memperbaiki jembatan limpas yang putus sebelum lebaran tiba, agar aktifitas warga bisa kembali normal.

"Harapan kami ya semoga segera diperbaiki," ungkapnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Daerah Kabupaten Lumajang, menghimbau agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi semua rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh PVMBG.

"Seperti yang kita ketahui, saat ini Gunung Semeru masih berstatus siaga atau level 3. Beberapa hari sebelumnya, juga telah terjadi beberapa kali erupsi disertai awan panas guguran. Jadi masyarakat harus tetap waspada terhadap potensi ancaman bencana susulan baik banjir lahar, guguran lava maupun awan panas guguran," terang Isnugroho, Kalaksa BPBD Kabupaten Lumajang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isnugroho juga meminta kepada masyarakat, agar selalu memperhatikan tanda-tanda alam serta peringatan yang diberikan oleh petugas dan relawan yang juga telah disiagakan di sejumlah titik rawan. Warga juga diimbau mematuhi radius larangan melakukan aktivitas demi pengurangan resiko bencana.

"Masyarakat dilarang melakukan aktivitas pada radius 6 kilometer di atas puncak, serta 13 kilometer dari puncak di sepanjang aliran besuk kobokan. Rekomendasi ini harus benar-benar dipatuhi demi keselamatan bersama," pungkasnya. (wso/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Remaja di Tangsel, Polisi Bakal Periksa Pelapor Hingga Saksi

Empat anak diduga menjadi korban pencabulan oleh remaja di kontrakan wilayah Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan.
Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Bikin Gaduh dengan Sebut Mobil F1 2026 seperti Formula E, Max Verstappen Kembali Buka Suara: Saya Tidak Peduli!

Pemilik empat gelar juara dunia, Max Verstappen, sempat membuat paddock F1 2026 gaduh setelah dirinya mengomentari mobil yang akan digunakan pada musim ini.
Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Masih Penasaran Main di Asia, Sergio Castel Targetkan Juara Super League

Kemenangan Persib 1-0 dari Ratchaburi FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (18/2/2026) tak cukup untuk membalas agregat di laga tandang leg pertama 3-0.
Bulan Ramadan, Anggota DPD RI Ingatkan Tempat Hiburan Malam Taat Aturan

Bulan Ramadan, Anggota DPD RI Ingatkan Tempat Hiburan Malam Taat Aturan

Anggota DPD RI, Fahira Idris mengingatkan agar semua tempat hiburan malam (THM) di Jakarta untuk taat aturan terkait operasional di momen Ramadan.
Serahkan Draft ke Baleg, Menteri HAM Pigai Targetkan RUU Masyarakat Adat Rampung Tahun Ini

Serahkan Draft ke Baleg, Menteri HAM Pigai Targetkan RUU Masyarakat Adat Rampung Tahun Ini

Menteri Pigai akhirnya telah menyerahkan draft RUU Masyarakat Adat ke Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan menargetkan aturan ini bisa dirampungkan tahun ini.
BPBD Lampung Tetapkan Siaga Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir Februari

BPBD Lampung Tetapkan Siaga Darurat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem hingga Akhir Februari

Analis Bencana BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat, mengatakan saat ini wilayah Lampung masih berada dalam fase hidrometeorologi basah yang telah dimulai sejak dasarian dua, tepatnya 11 Oktober 2025.

Trending

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ...

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Kisah Pilu Punch, Bayi Monyet di Jepang Bawa Boneka Orangutan Gegara Dibuang sang Ibu: Kini Temukan Induk Asuhnya

Seekor bayi monyet, Punch selalu membawa boneka orangutan di Kebun Binatang Ichikawa, Jepang. Ia mulai diterima kera lain dan mendapat induk asuhnya viral.
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT