GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Pencurian Motor Guru SD di Mojokerto Digagalkan Polisi

Polisi menyita barang bukti sepeda motor Vario milik pelaku, 1 kunci sepeda motor yang sudah dipotong dan 2 ponsel.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 10 Maret 2026 - 13:04 WIB
Pencuri motor guru SD di Mojokerto digagalkan polisi.
Sumber :
  • tvOne - Ika Nurulla

Mojokerto, tvOnenews.com - Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto menggagalkan pencurian sepeda motor guru SDN Watukenongo 1, Kecamatan Pungging. Polisi menangkap dua pelaku yang salah satunya residivis curanmor.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan menuturkan penangkapan pencurian itu berawal dari patroli rutin pada Senin (9/3). Sekitar pukul 14.00 WIB, tim patroli tersebut melihat 2 pria dengan gerak-gerik mencurigakan melintas di jalan Desa Watukenongo, Kecamatan Pungging.

 

Polisi pun mengikuti dua pria yang berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario merah nopol N 3488 TDZ tersebut. Setelah berputar-putar, kedua pelaku berhenti di depan SDN Watukenongo 1 sekitar pukul 14.20 WIB.

 

"Tim Resmob membuntuti karena gelagat mereka mencurigakan. Diduga akan melakukan pencurian sepeda motor," terangnya kepada jurnalis tvonenews.com, Selasa (10/3).

 

Benar saja, salah satu pelaku sempat menghampiri sepeda motor hitam di tempat parkir SDN Watukenongo 1. Namun, pelaku mengurungkan niatnya. Sebab motor matik milik guru itu dilengkapi kunci ganda.

 

Tim dari Unit Resmob yang sejak awal mengintai, akhirnya melakukan penyergapan persis di depan SDN Watukenongo 1. Penangkapan dua pencuri ini untuk mencegah mereka melanjutkan perburuan sepeda motor di Mojokerto.

 

"Saat kami geledah, kedua pelaku membawa 2 kunci T dan 6 mata kunci T yang akan mereka gunakan untuk mencuri sepeda motor," jelas AKP Aldhino.

 

Selain itu, polisi juga menyita barang bukti sepeda motor Vario milik pelaku, 1 kunci sepeda motor yang sudah dipotong dan 2 ponsel. Tim patroli yang dipimpin Kanit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto Iptu Sukron Makmun membawa kedua pelaku ke markasnya untuk diperiksa.

 

Kedua pelaku yaitu Abdul Yunus (25), warga Dusun Rembang, Desa Plososari, Grati, Pasuruan dan Suta (27), asal Dusun Krajan, Desa Sebalong, Nguling, Pasuruan. Ternyata, salah satu pelaku merupakan residivis curanmor.

 

"Yunus residivis perkara yang sama," ungkap Iptu Sukron.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Setelah menggali informasi lebih dalam, lanjut Sukron, Yunus dan Suta diduga terlibat dua kasus pencurian sepeda motor di Pasuruan. Yaitu Honda BeAT milik Edy Riwanto (32) di Jalan Kedanten, Desa Wonokoyo, Beji, Pasuruan pada 16 Februari 2026 dan Honda Scoopy nopol AG 4380 OBL milik Zainur Rohmah (19) di kos Dusun Wonokoyo Wetan, Desa Wonokoyo pada 28 Januari 2026.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Nasib 252 Santri dan Santriwati Usai Ponpes Ndholo Kusumo yang Diasuh Kiai Ashari Ditutup Kemenag

Begini nasib dari ratusan santri dan santriwati Ponpes Ndholo Kusumo yang ditutup Kemenag RI setelah pengasuhnya yaitu Kiai Ashari ditetapkan sebagai tersangka.
Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Geram Lihat Kekumuhan di Cirebon, Dedi Mulyadi Ungkap 4 Keraton akan Dipercantik: Kita Bukan Menjual Keraton

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti rendahnya durasi kunjungan wisatawan di Kota Cirebon yang rata-rata hanya bertahan satu hari. 
Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui Salah dan Minta Maaf, MC Lomba Cerdas Cermat MPR Ungkap Kesedihannya: Banyak yang Merayakan Jatuhnya Aku

Akui salah dan minta maaf, Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR RI Provinsi Kalimantan Barat ungkap kesedihan serta kejadian yang dialaminya usai viral.
Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Pesan Haru Kurniawan Dwi Yulianto Pada Mathew Baker Cs Usai Buat Timnas Indonesia U-17 Tersingkir di Piala Asia U-17

Kekalahan Timnas Indonesia U-17 atas Jepang di Lapangan A Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, Selasa (12/5/2026) menutup perjuangan Kurniawan Dwi Yulianto di Piala Asia U-17. 
Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Reaksi Kurniawan Dwi Yulianto Usai Gagal Antarkan Timnas Indonesia U-17 ke Perempat Final Piala Asia: Mohon Maaf Atas Kegagalan Ini

Kegagalan ke babak perempat final Piala Asia U-17 2026 ini memastikan Timnas Indonesia U-17 gagal kembali tampil di Piala Dunia U-17 untuk tiga edisi beruntun. 
Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Puluhan Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual, LPSK Bongkar Fakta Mengerikan di Balik Sanksi Pesantren

Sebuah pondok pesantren di Tlogowungu, Kabupaten Pati, kini berada di bawah pengawasan ketat setelah munculnya dugaan skandal kekerasan seksual yang melibatkan santriwati. 

Trending

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Awalnya Disuruh Mijat dan Temani Tidur, Santriwati Ponpes Pati Ungkap Perbuatan Tak Pantas Kiai Ashari Selama Bertahun-tahun

Santriwati Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, ungkap perbuatan tak pantas Kiai Ashari selama bertahun-tahun: Awalnya disuruh mijat hingga temani tidur.
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

AFC: Timnas Indonesia U-17 Alami Kekecewaan Paling Menyakitkan di Piala Asia U-17

Timnas Indonesia U-17 kalah dari Jepang dengan skor akhir 1-3 di Lapangan A Kawasan Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, pada Selasa (12/5/2026) malam. 
Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Jadi Satu-satunya yang Gagal ke Piala Dunia U-17 di Grup B, Tertutup Pintu Terakhir Timnas Indonesia U-17 Lolos Walau FIFA Sudah Izinkan

Skor akhir 3-1 kemenangan Jepang atas Timnas Indonesia U-17 di laga pekan terakhir Grup B memastikan perjalanan Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 berakhir. 
Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Siswi SMAN 1 Pontianak yang Berani Koreksi Juri LCC Ditawari Beasiswa ke Tiongkok hingga Pekerjaan Setelah Lulus

Josepha Alexandra, siswi kelas 11 SMAN 1 Pontianak yang berani sanggah kekeliruan juri LCC 4 Pilar MPR RI di Kalbar ditawari beasiswa kuliah S1 ke Tiongkok.
MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

MC Lomba Cerdas Cermat Ikut Terseret dalam Polemik Jawaban Siswi Disalahkan Juri, Kini Sampaikan Maaf

Seusai Terseret dalam polemik jawaban siswi yang disalahkan juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI, sang MC yang bertugas Shindy Lutfiana menyampaikan permohonan maaf
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT