News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Meningkat, 18 Pasien Meninggal dalam Tiga Bulan Terakhir

Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia turut berdampak pada meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat.
Kamis, 12 Maret 2026 - 16:27 WIB
Kasus Pneumonia di RSUD Jombang
Sumber :
  • tvOne - rohmadi

Jombang, tvOnenews.com – Bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia turut berdampak pada meningkatnya gangguan kesehatan masyarakat.

Di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kondisi cuaca ekstrem tersebut memicu peningkatan kasus pneumonia atau infeksi saluran pernapasan, terutama pada anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data dari RSUD Jombang menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga bulan terakhir tahun 2026 tercatat 18 pasien pneumonia meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut. Mayoritas korban berasal dari kelompok usia balita.

Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran, menjelaskan bahwa kondisi cuaca yang tidak menentu berpengaruh pada menurunnya daya tahan tubuh masyarakat sehingga memicu meningkatnya kasus infeksi saluran pernapasan.

“Bencana hidrometeorologi yang terjadi saat ini berdampak pada kondisi kesehatan masyarakat, salah satunya meningkatkan kasus infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia,” ujarnya, Kamis (12/3).

Menurut Pudji, sepanjang tahun 2025 tercatat 1.279 kasus pneumonia di RSUD Jombang dengan angka kematian mencapai 138 orang. Sementara itu, pada tahun 2026 hingga Maret tercatat 176 kasus pneumonia dengan 38 pasien meninggal dunia.

Saat ini, pihak rumah sakit masih merawat 18 pasien pneumonia, dengan tiga pasien di antaranya menjalani perawatan intensif di ICU sentral karena mengalami kondisi kegawatan.

Sebagian besar pasien yang mengalami kondisi serius adalah balita karena struktur saluran pernapasan mereka masih lebih pendek dan sempit dibandingkan orang dewasa.

“Pada balita, ketika terjadi pembengkakan pada saluran napas akibat infeksi virus, dampaknya bisa sangat serius. Berbeda dengan orang dewasa yang saluran napasnya lebih panjang dan lebar sehingga gejalanya tidak seberat pada anak,” jelasnya.

Pasien pneumonia di RSUD Jombang umumnya dirawat di Ruang Perawatan Anak Srikandi, sementara pasien dengan kondisi kritis langsung mendapatkan penanganan di ICU sentral.

Melihat tren peningkatan kasus tersebut, pihak rumah sakit mengimbau masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan saat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Orang tua juga diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak-anak mereka karena balita menjadi kelompok yang paling rentan terkena pneumonia.

“Kami mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh dan memantau kesehatan anak, terutama saat cuaca ekstrem seperti sekarang,” kata Pudji. (roi/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Heboh, Sultan Brunei Cabut Gelar Kerajaan Menantunya

Sultan Brunei Hassanal Bolkiah disebut telah mencabut gelar kerajaan “Yang Amat Mulia Pengiran Anak Isteri” yang disandang menantunya, Pengiran Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah.
Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral! Video Seorang Ibu Diduga Ditendang oleh Putrinya karena Tidak Bisa Ambil Foto yang Bagus

Viral sebuah video diduga anak tendang ibunya di daerah Kalimantan Barat. Aksi si perempuan yang diduga menendang sang Ibu, memancing amarah warga sekitar
Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Hina Pasien BPJS di Threads, Dokter Elda Putri Dinonaktifkan 3 Bulan dari PPDS UGM Usai Ditarik dari Stase Sardjito

Polemik dokter Elda Putri Rahardini yang menjadi sorotan setelah unggahannya di media sosial (medsos) terkait pasien BPJS Kesehatan berujung pada sanksi akademik. 
Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Airlangga Optimistis ETF Emas RI Bisa Salip India dan Singapura: Ada 153 Ton Emas Senilai US$20 Miliar

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto optimistis Indonesia dapat mengejar dan melampaui sejumlah negara di kawasan melalui pengembangan ETF emas.
Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Potensi Besar Gas Pangkah, Pertamina Dorong Produksi Gas Bumi untuk Industri Jawa Timur

Pertamina melihat Wilayah Kerja Pangkah di Gresik, Jawa Timur, bukan sekadar aset migas yang sudah berproduksi.
Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT