Satpol PP Nganjuk Amankan Tujuh Wanita Malam saat Razia di Bulan Ramadhan
- tim tvOne
Nganjuk, tvOnenews.com - Petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI, dan Polri Kabupaten Nganjuk mengamankan tujuh perempuan yang diduga sebagai wanita malam atau penghibur saat menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah titik pada bulan suci Ramadan, Sabtu malam (14/3).
Razia yang dilakukan pada malam hari tersebut menyasar lokasi yang kerap dijadikan tempat mangkal para wanita malam, yaitu di wilayah Guyangan, Kecamatan Bagor, dan tempat hiburan malam yang bandel.
Di kawasan Guyangan, Kecamatan Bagor, petugas mengamankan empat wanita yang sedang duduk dan diduga kuat menunggu pelanggan.
Sementara itu, di sejumlah kafe di Terminal Truk Guyangan, petugas juga mengamankan wanita yang sedang nongkrong di warung kopi.
Selanjutnya, petugas menggeledah sejumlah warung dan kafe. Di lokasi, petugas berhasil mengamankan minuman keras dari berbagai merek.
Selain di kawasan Guyangan, petugas juga menyisir warung yang diduga menjual minuman keras di wilayah Kecamatan Pace, Sukomoro, dan warung di depan Pabrik Saruta.
Hasilnya, petugas mengamankan 68 botol miras berbagai merek dan 58 botol arak jowo.
Kepala Satpol PP Nganjuk, Nafhan Tohawi, mengatakan operasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan menghormati suasana bulan Ramadan agar tetap kondusif di tengah masyarakat.
“Pada razia kali ini kami mengamankan tujuh perempuan yang diduga sedang mangkal. Mereka kemudian kami bawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan,” ujarnya.
Selain dilakukan pendataan, para perempuan tersebut juga diberikan pembinaan serta peringatan agar tidak kembali melakukan aktivitas serupa, terlebih pada bulan Ramadan yang seharusnya dihormati.
Lebih lanjut, Nafhan menambahkan, razia kedua di bulan suci ramadan ini, berhasil mengamankan ratusan miras dan sejumlah wanita malam.
Setelah di lakukan pembinaan ketujuh wanita malam, di pulangkan ke rumah masing masing.
Razia penyakit masyarakat ini akan terus dilakukan secara berkala oleh Satpol PP bersama aparat terkait selama bulan Ramadan.
“Langkah ini diharapkan dapat menjaga ketertiban umum serta menciptakan suasana yang lebih nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” harap Nafhan.
Pemerintah Kabupaten Nganjuk juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan dan melaporkan jika menemukan aktivitas yang dinilai mengganggu ketertiban umum. (kso/gol)
Load more