GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Batal Ujian, Akibat Pemilik Tanah Halangi Siswa Masuk Sekolah

Ratusan siswa SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) Lumajang, batal mengikuti ujian, lantaran pemilik tanah tempat berdirinya sekolah melakukan blokade untuk menghalangi siswa masuk sekolah
Jumat, 27 Mei 2022 - 19:23 WIB
pemilik tanah tempat sekolah berdiri halangi siswa ikuti ujian
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, Jawa Timur - Ratusan siswa SMK Wira Yudha Sakti Nusantara (WYSN) Lumajang, batal mengikuti ujian, lantaran pemilik tanah tempat berdirinya sekolah melakukan blokade untuk menghalangi siswa masuk sekolah, Jumat (27/5). 

Ratusan siswa pun harus menunggu di depan gerbang sekolah, di Jalan Veteran, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terdapat tumpukan pasir dan batu yang menghalangi gerbang sekolah. Gerbang sekolah juga digembok oleh pemilik tanah. Saat para siswa hendak membersihkan tumpukan pasir, pihak pemilik tanah langsung menghalangi. Adu mulut antara siswa dan pemilik tanah pun tak terhindarkan. 

Abel, salah satu siswa kelas 2 SMK WYSN mengatakan, bahwa ia dan teman-temannya melakukan protes karena harus menjalani ujian akhir. 

"Ini lo kita mau ujian, ujiannya pakai barcode harus masuk disana, nanti kalau kami gak lulus bagaimana," kata Abel di depan sekolah, Jumat (27/5).

Para siswa akhirnya diizinkan masuk ke sekolah sekitar pukul 10.00 WIB, setelah jajaran Polres Lumajang mendatangi lokasi dan melakukan mediasi dengan kedua pihak. 

Informasi yang berhasil dihimpun, SMK WYSN sebelumnya menyewa lahan kepada Teguh Budi Darmainan selama 20 tahun. Namun pada tahun 2019, pihak sekolah digugat oleh pemilik tanah karena dianggap melanggar perjanjian sewa kontrak. 

Proses peradilan perdata di Pengadilan Negeri Lumajang pun digelar. Hasilnya pihak sekolah dinyatakan kalah. Pihak sekolah juga sempat melakukan banding ke Mahkamah Agung (MA), namun hasilnya tetap tidak berpihak kepada sekolah. 

Akhirnya, pihak sekolah harus rela mengembalikan lahan yang disewanya beserta bangunan yang berdiri disana. 

Kepala SMK WYSN Lumajang, Sri Diana mengatakan dilakukannya blokade oleh pemilik lahan membuat 250 dari 300 siswanya gagal mengikuti ujian. Sebab, ujian sekolah menggunakan sistem online yang sudah diatur jamnya, sehingga ketika siswa tidak login di waktu yang ditentukan maka, ujiannya dinyatakan batal. 

"Siswa tidak bisa ujian, karena ini online pakai barcode, jadi ada dua mata pelajaran tadi yang tidak bisa diikuti siswa gara-gara ini," kata Diana. 

Diana juga menegaskan keterlibatan siswanya dalam ketegangan yang terjadi pagi tadi bukan atas arahan sekolah. Menurutnya, pihak sekolah telah profesional dan tidak ingin melibatkan siswanya dalam konflik sekolah. 

"Kita tidak melibatkan siswa, tapi karena memang jadwalnya siswa ujian jadi tadi pagi mereka disana, kita profesional," tegasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Diana berharap agar pemilik lahan mematuhi perjanjian yang telah disepakati. 
Sebelumnya kedua belah pihak sepakat untuk memberikan relaksasi proses pengosongan gedung sampai tanggal 27 Juni 2022. 

"Harapannya ikuti saja prosedurnya, supaya siswa ini tidak terganggu, mereka kesini hanya ingin belajar," pungkasnya. (wso/hen) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Pemprov DKI Hadirkan E-Reklame, Layanan Pajak Reklame Lebih Cepat dan Transparan

Lebih dari sekadar kemudahan administratif, penggunaan E-Reklame juga menjadi bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang modern dan transparan.
Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar Rekaman CCTV Detik-detik Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras, Polisi Bakal Lakukan Analisa

Beredar rekaman CCTV terkait penyiraman air keras yang dilakukan oleh diduga dua orang tak dikenal (OTK) terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I-Talang, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam.
Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Posko Nasional ESDM RAFI 2026 Resmi Dibuka, PLN Pastikan Kesiapan Pasokan Listrik dan SPKLU Aman Terkendali

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap mendukung arahan Pemerintah dengan memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman dan terkendali.
KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, 27 Orang Diciduk Terkait Fee Proyek

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, 27 Orang Diciduk Terkait Fee Proyek

KPK membeberkan OTT yang menyeret Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman berkaitan dengan dugaan penerimaan uang atau fee dari proyek-proyek di Cilacap.
Puluhan Orang Ikut Ditangkap KPK  Bersama Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT Ketiga Selama Ramadhan

Puluhan Orang Ikut Ditangkap KPK Bersama Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dalam OTT Ketiga Selama Ramadhan

KPK tangkap 27 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) kesembilan tahun 2026 sekaligus ketiga pada bulan Ramadhan 1447 Hijriah, termasuk Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman.
4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Masuk Radar Timnas Indonesia usai PSSI Resmi Mengumumkan sedang Menjalani Prosesnya

4 Pemain Keturunan yang Diprediksi Masuk Radar Timnas Indonesia usai PSSI Resmi Mengumumkan sedang Menjalani Prosesnya

4 pemain keturunan diprediksi masuk radar naturalisasi PSSI setelah FIFA Series 2026. Ada striker Liga Belanda hingga gelandang Arsenal U-21 yang siap bela Timnas.

Trending

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Terpopuler Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit dari Persib, Satu Pemain Maung Bandung Dipanggil, dan FIFA Beri Kode Garuda Tampil di Piala Dunia?

Tiga berita Timnas Indonesia paling populer di tvOnenews, dari Thom Haye pamit dari Persib Bandung, Putros dipanggil timnas, hingga FIFA menyorot Indonesia.
Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Tiba di Tanah Air, Pemain Rp10 Miliar Ini Bisa Jadi 'Pelayan' di Timnas Indonesia untuk Gantikan Posisi Miliano Jonathans

Bung Ropan menyebut, salah satu pemain Timnas Indonesia bernilai miliaran rupiah cocok dipilih John Herdman untuk menggantikan Miliano Jonathans. Siapa dia?
Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

Bengkel di Lembang Akan Digusur, Dedi Mulyadi Lakukan Hal Tak Terduga kepada Pemiliknya

​​​​​​​Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi temui pemilik bengkel di Lembang yang akan digusur. Ia melakukan hal tak terduga saat menertibkan bangunan liar.
Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Blak-blakan Legenda Timnas Italia Semprot Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia Lakukan Kesalahan Naif di Sassuolo

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, turut jadi sorotan setelah klubnya US Sassuolo menelan kekalahan dalam lanjutan Serie A. Legenda Italia beri komentar pedas.
Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Media Italia Tak Habis Pikir dengan Emil Audero, Cremonese Gagal Menang tapi Kiper Timnas Indonesia Itu Tembus 200 Laga di Serie A

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kembali mencuri perhatian di Italia usai mencatatkan pencapaian penting dalam karier profesionalnya. Media Italia takjub.
Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Lebih dari Dua Tahun Tak Main Bareng Megawati Hangestri, Giovanna Milana Selangkah Lagi Angkat Trofi di Liga Jepang

Dua tahun setelah keduanya tak bekerja sama di Red Sparks, sahabat Megawati Hangestri yakni Giovanna Milana selangkah lagi menorehkan tinta emas di liga Jepang.
Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Pantas Saja Dedi Mulyadi Cabut Izin SMK IDN Boarding School, Rupanya Ini yang Terjadi Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi mencabut izin operasional SMK IDN Boarding School di Kabupaten Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT